Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 74


__ADS_3

Renata masih


dikafe sambil merenungkan apa yang harus dia lakukan untuk kakaknya dan juga


kaira. Dalam hatinya, “Aku harus kasih tau kak Raffa kalau sebenarnya Kaira


masih cinta sama kakak. Ok aku mau telfon dia dulu.”


“Hallo kak?” kata Renata.


“Ada apa?” Tanya Raffa.


“Kak, ada yang


mau aku sampaikan tentang Kaira.” Kata Renata.


“Sudahlah, aku


tidak ingin semakin terluka karena terus memikirkan dia Ren, aku akan berusaha


untuk mengikhlaskan dia.” Kata Raffa.


“Kaira masih


mencintai kakak dan hubungan dia dengan calon suaminya itu sudah berakhir, aku


baru saja bertemu dengan Kaira.” Kata Renata.


“Terus?” Tanya Raffa.


“Kok tanya


balik, ini kesempatan kakak untuk bisa kembali lagi dengan dia dan memulai


semuanya dari awal lagi, kalau perlu ajak dia tinggal disana juga kak.” Kata


Renata.


“Aku takut akan menyakitinya.” Kata Raffa.


“Kakak kan


sudah berjanji bahwa kakak akan membahagiakan dan mencintainya dengan tulus.”


Kata Renata.


“Iya tapi aku juga ragu kalau dia akan menerimaku lagi.” Kata Raffa.


“Kakak tenang


saja, aku akan bantu. Aku akan suruh dia pergi kesana untuk menemui kakak ya.”


Kata Renata.

__ADS_1


“Jangan, pasti dia akan menolak.” Kata Raffa.


“Aku ada ide kak, pokoknya kakak tunggu saja ya.” Kata Renata.


 


Setelah percakapan mereka di telfon selesai, Renata segera pergi menemui sekretarisnya.


“Pak, Aku mau minta tolong.” Kata Renata.


“Iya bu, apa yang bisa saya lakukan?” Tanya sekretarisnya.


“Tolong cari


dan selidiki wanita ini, dia tinggal dimana lalu kerja dimana. Setelah itu


pesankan satu tiket ke jepang atas nama wanita ini.” Kata Renata sambil


menyerahkan foto Kaira.


“Baik bu.” Kata sekretaris.


**


Dua minggu


kemudian, Kaira pulang dari suatu tempat, dia kaget ketika di depan rumahnya


ada Arka yang sedang menunggunya.


kemana? Kenapa tidak mengangkat telfon dariku? Lalu kau kemana saja bahkan


tidak pernah lagi ke restoran.” Tanya Arka.


“Aku sibuk bekerja.” Kata Kaira.


“Memangnya kau kerja dimana?” Tanya Arka.


“Di restoran makanan jepang. Pulanglah, hari ini aku sangat lelah dan ingin istirahat.” Kata Kaira.


“Kau tega melakukan ini semua terhadapku?” bentak Arka.


“Jadi kau


menyalahkanku? Mari kita saling instropeksi diri masing-masing. Aku sangat


lelah dan tidak ingin bertengkar denganmu, lagipula kita juga sudah tidak ada


hubungan apapun. Oh iya aku akan segera pindah ke tempat lain, jadi beri aku


waktu mungkin tiga hari cukup untuk segera mengosongkan rumah ini. Maafkan aku


dan semoga kamu segera menemukan wanita idaman yang jauh lebih baik dan

__ADS_1


berharga disbanding diriku yang hanya seorang wanita mantan istri bos mu yang


penuh dengan masalah dan luka.” Kata Kaira.


“Apa kurangku dibanding Raffa?” Tanya Arka.


“Kau terlalu


baik untukku dan kau juga terlalu egois untukku tanpa mengerti bagaimana


perasaanku. Kau selalu memaksakan kehendakmu. Pulanglah kau terlihat sangat


lesu dan letih. Maafkan aku, kau boleh membenciku seumur hidup atau kau juga


boleh tidak memaafkan aku, mungkin kau merasa aku seorang wanita yang tidak tau


diri tidak tau berterima kasih. Namun aku ingin menemukan kebahagiaanku tanpa


adanya paksaan atau kehendak seseorang.” Kata Kaira.


“Kalau memang


itu maumu aku tidak bisa berkata-kata lagi, asal kau tau aku menyukaimu dengan


tulus bukan karena balas dendam dengan Raffa.” Bentak Arka.


“Terima kasih


atas ketulusanmu, semoga Tuhan segera mengirimkanmu seorang wanita yang pantas


untukmu mas. Maafkan aku.” Kata Kaira.



“Bolehkah aku memelukmu untuk yang terakhir kalinya?” Tanya Arka.


“Maaf. Bagaimana jika kita berjabat tangan saja.” Kata Kaira.


“Baik. Semoga


kau selalu bahagia dimanapun kau berada. Restoranku masih terbuka untukmu.”


Kata Arka.


“Iya, semoga


kau juga segera menemukan seorang wanita yang pantas bersanding denganmu.” Kata


Arka.


Lalu Arka segera pergi dan Kaira segera masuk rumah.


 

__ADS_1


Pengumuman :


Terimakasih atas dukungan dan saran baiknya bagi saya, Yuk mari kita budayakan saling menghargai sesama karya orang lain. Mohon maaf jika masih banyak kesalahan dan kekurangan author dari segi apapun. Dan untuk para pembaca yang tidak suka dengan cerita ini, saya mohon untuk tidak perlu dilanjutkan lagi membacanya ya daripada harus memberikan komentar yang tidak sepantasnya. Terimakasih.


__ADS_2