Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Part 40


__ADS_3

Feya menangis terus karena tidak


tahan dengan perkataan teman-temannya.


“Menangislah sepuasmu, aku tau


pasti kamu sakit hati dengan meereka.” Kata Jerry.


“Bagimana kamu tau kalau aku


sedang bersama teman-temanku?” Tanya Feya.


“Aku melihat statusmu di social


media kalau kamu sedang di mall tersebut lalu aku menghampirimu. Aku juga


sangat kesal dengan mereka, jangan berteman dengan mereka lagi.” Kata Jerry.


“Aku juga tidak mau bertemu


dengan mereka lagi.” Kata Feya.


“Kita jalan-jalan yuk.” Kata


Jerry.


“Ok, hibur aku ya kak hari ini.”


Kata Feya.


Tiba-tiba Arabella menelfon


Jerry.


“Hallo, kamu dimana sayang?


Temain aku ke pesta ulang tahun temanku ya nanti malam.” Kata Arabella.


“Aku tidak bisa, maafkan aku.”


Kata Jerry.


“Kenapa? Memangnya kamu sibuk


apa? Bukankah hari ini kamu sedang senggang ya? Pokoknya kamu harus temani


aku.” Kata Arabella lalu menutup telfonnya.


“Maafkan aku ya, aku harus


menemaninya pergi.” Kata Jerry.


“Iya tidak apa-apa kok, sebagai

__ADS_1


gantinya hari ini kamu harus traktir aku makan siang.” Kata Feya.


“Ok, kamu mau makan apa?” Tanya Jerry.


“Aku ingin makan pasta.” Kata Feya.


“Baiklah kita makan pasta, kita berangkat sekarang ya.” Kata Jerry.


Setibanya di restoran, mereka tidak sengaja bertemu dengan teman Arabella,


untung saja Jerry mengetahuinya akhirnya Jerry segera menarik tangan Feya dan


masuk kedalam mobil kembali.


“Ada apa kak?” Tanya Feya.


“Aku melihat teman Arabella disana, bisa gawat kalau mereka mengetahui


kita. Kita cari restoran yang lain saja ya.” Kata Jerry.


“Oh baiklah, makan di ruang vip saja kak agar kita berdua aman dan tenang.”


Kata Feya.


“Bagus juga ide kamu, kenapa aku tidak berpikir sampai sana ya.” Kata


Jerry.


“Pesan sekarang kalau begitu kak.” Kata Feya.


“Kak cepat menunduk.” Kata Feya.


“Ada apa sih memangnya?” Tanya Jerry.


“Tadi aku melihat tante Renata bersama suami dan anaknya. Bisa gawat kalau


mereka melihatku bersama kak Jerry.” Kata Feya.


“Sebenarnya aku ingin mengajakmu berlibur bersama namun kita harus


beralasan apa ya?” Tanya Jerry.


“Liburan bersama? Wah aku mau banget kak, tapi kemana kak?” Tanya Feya.


“Bagaimana jika berlibur ke Bali saja? Hanya kita berdua saja.” Kata Jerry.


“Wah aku setuju banget kak, ayo kak kita pergi kesana. Tapi kita harus


memikirkan alasan apa yang tepat.” Kata Feya.


“Aku ada ide, aku akan bilang pada Arabella bahwa aku akan mengunjungi


saudaraku yang tinggal di Bali, aku akan bilang kalau saudaraku mengajakku

__ADS_1


melakukan perjalanan bersama dengan begitu aku tidak harus mengajak Arabella.”


Kata Jerry.


“Lalu bagaimana denganku kak? Aku harus menggunakan alasan apa?’ Tanya


Feya.


“Bilang saja kamu pergi bersama teman-temanmu, kamu dan teman-temanmu pergi


berlibur bersama.” Kata Jerry.


“Tapi kak Arabella itu tau semua teman-temanku, pasti mami dan papi juga


akan bertanya sampai detail kak.” Kata Feya.


“Bilang saja ke salah satu temanmu yang bisa kamu percaya, bilang pada


temanmu bahwa kamu membutuhkan bantuanmu. Selesai kan.” Kata Jerry.


“Tapi siapa ya, ah aku tau aku akan meminta bantuan kepada Rania saja, dia


itu baik banget dan aku yakin dia akan membantuku. Sebagai balasannya aku akan


membelikan dia oleh-oleh untuknya.” Kata Feya.


“Nah itu baru ide yang bagus. Jadi kita pergi kapan?” Tanya Jerry.


“Minggu depan saja kak, tapi bagaimana dengan kuliah kakak?” Tanya Feya.


“Aku saat ini sedang libur semester.” Kata Jerry.


“Pantas saja kakak mau mengajakku keluar, tapi kak sebelum kita berdua


pergi kakak harus mengajak kak Arabella pergi berdua terserah kemana agar dia


tidak curiga dan tidak meminta untuk ikut.” Kata Feya.


“Iya, aku juga sudah memikirkan hal itu kok. Aku akan mengajaknya makan


malam romantis setelah itu aku akan bilang padanya bahwa aku akan pergi


berlibur.” Kata Jerry.


“Yes, semoga rencana kita berhasil ya kak.” Kata Feya.


“Harus berhasil dong.” Kata Jerry.


“Kak sudah jam segini, kita pulang saja yuk, lagipula setelah ini kakak


akan pergi bersama kak Arabella ke pesta. Kalau kakak terlambat bisa curiga


dia. Sekarang antarkan aku ke mall tadi untuk mengambil mobilku.” Kata Feya.

__ADS_1


“Baiklah, maaf ya kita tidak jadi pergi makan berdua.” Kata Jerry.


“Tidak apa-apa kak yang penting kita jadi berlibur bersama.” Kata Feya.


__ADS_2