
Grand opening tempat fitness milik Kaira dan temannya pun dibuka. Acara grand opening tersebut bebarengan
dengan acara di sekolah anaknya, sehingga hanya Raffa yang menghadiri undangan di sekolah anaknya bersama Mayang. Sedangkan Kaira menghadiri acara di tempat kerjanya.
**
“Pa, kenapa mami tidak ikut ke acara di sekolahnya Kei? Padahal nanti Kei akan tampil nyanyi sama
teman-temannya Kei.” Tanya Kei kepada papanya.
“Mami kamu sibuk Kei.” Jawab Raffa singkat.
“Mami nya Kei sibuk karena ada urusan kerjaan, yang penting kan papi nya Kei bisa datang, Kei juga ditemenin
sama ibu juga.” Hibur Mayang.
“Temen-temennya Kei yang datang mama sama papanya.” Kata Kei sedih.
“Anggap saja nanti ibu Mayang itu ibunya Kei. Ayo turun sudah sampai.” Kata Raffa.
Kemudian Kei dan teman-temannya segera menampilkan pertunjukan sedangkan Raffa dan Mayang duduk di barisan para wali murid. Setelah selesai, Kei ingin berfoto dengan papanya.
“Papi.” Panggil Kei.
“Wah anak papi tadi keren sekali penampilannya.” Kata Raffa.
“Pa ayo kita foto bareng diatas panggung.” Ajak Kei.
“Ayo, May minta tolong difotokan ya.” kata Raffa.
“Baik tuan.” Jawab Mayang.
Namun Kei tetap sedih karena ibunya tidak bisa datang.
“Loh kenapa masih cemberut sih?” Tanya Raffa.
“Soalnya mami tidak bisa ikut, pa boleh tidak foto bareng sama ibu Mayang tapi sama papi juga.” Tanya Kei.
__ADS_1
“Boleh, coba panggil ibu.” Kata Raffa.
“Ibu ibu ayo foto sama Kei sama papi juga.” Kata Kei.
“Jangan Kei, ibu kan jelek terus bajunya juga jelek nggak pantas kalau foto sama kalian.” Kata Mayang.
“Please mau ya ibu, soalnya mami nggak bisa datang. Ayo ibu.” Paksa Kei.
“Ayolah May tidak apa-apa kok, lagipula Kei yang meminta.” Kata Raffa.
“Tapi tuan saya kan hanya baby sitter tidak pantas jika saya berfoto bersama tuan dan Kei. Nanti kalau nyonya tau pasti dia akan merasa kecewa dan tersinggung tuan.” Jawab mayang polos.
“Ayolah, kalau masalah itu biar aku yang urus, seharusnya dia sebagai ibunya bisa meluangkan waktu sebentar
untuk anaknya. Tapi dia justru sibuk dengan kerjaannya.” Kata Raffa.
Akhirnya Mayang pun bersedia untuk berfoto bareng Raffa dan Kei. Kei pun sangat senang bahkan dia memeluk
erat Mayang dan papanya.
“Mau makan dimana Kei?” Tanya Raffa.
“Kei ingin makan sushi pa.” Kata Kei.
“Ok, lets go.” Ajak Raffa.
“Sedikit demi sedikit keluarga ini akan bergantung padaku.” Kata Mayang dalam hati.
**
Acara grand opening tempat fitness milik Kaira.
“Suamimu tidak datang kesini?” Tanya Arjuna.
“Tidak, jadi dia itu sekarang datang ke acara sekolah anakku.” Kata Kaira.
“Anakmu sekarang kelas berapa memangnya?” Tanya Arjuna.
__ADS_1
“Dia masih paud sih. Usianya saja masih tiga tahun lebih.” Kata Kaira.
“Pasti menyenangkan ya punya anak seusia anakmu, lucu, menggemaskan pastinya.” Kata Arjuna.
“Ya begitulah, makanya kau ikut program hamil sama dengan istrimu, apalagi usia istrimu kan diatasmu, sudah 30
keatas kan ya, kita saja sekarang sudah usia 30 tahun.” Kata kaira.
“Istriku saat ini sudah berusia 33 tahun, dia tidak ingin memiliki anak dulu katanya karena dia tidak mau ribet dan juga masih trauma karena keguguran sebanyak dua kali waktu itu, sedangkan aku sangat ingin segera memiliki anak.” Kata Arjuna.
“Padahal aku sangat iri sekali dengan body istrimu yang tinggi lalu ramping, sedangkan aku ibu satu anak body
ku sudah tidak seperti dulu. Sudah berisi perutku juga tidak serata dulu.” Kata Kaira.
“Justru aku lebih suka body sepertimu, berisi itu terlihat sexy haha. Kau kan juga tinggi ya ideal lah kalau menurutku.” Goda Arjuna.
“Apaan sih, ya namanya juga sudah jadi ibu-ibu Jun.” Kata Kaira.
“Pasti suamimu setiap hari minta jatah terus sama kamu haha.” Goda Arjuna.
“Tidak juga, ya kalau sedang ingin saja. Tapi aku selalu bersedia kapanpun dia meminta jatah padaku, ya jangan sampai dia justru meminta jatah kepada wanita lain.” Kata Kaira.
“Beruntung sekali suamimu punya istri seperti kamu. Kalau istriku itu aduh kadang sampai aku merayu rayu sampai
lelah juga kalau dia tidak mau ya tetap tidak mau, dia kurang bisa memuaskanku.” Kata Arjuna.
“Setiap pasangan suami istri memang selalu saja ada cobaannya. Dulu saja aku pernah bercerai dengan suamiku
namun setelah itu aku rujuk kembali dengannya dan akhirnya aku memiliki seorang anak darinya.” Kata Kaira.
“Benar juga apa yang kau bilang, kau tau sendiri hawa nafsuku itu sangat tinggi bahkan sangat terkenal sejak
dulu waktu SMA haha, namun istriku tidak bisa mengerti keinginanku, bahkan tidak bisa berlama-lama melakukan itu dengan istriku. Rasanya frustasi sekali menghadapinya.” Kata Arjuna.
“Hahaha iya kau memang terkenal dengan image itu. Sudah jangan bahas masalah itu nanti kalau istrimu tau
bagaimana, pasti dia tersinggung. Ayo kita kesana saja.” Kata Kaira.
__ADS_1