
Beberapa menit kemudian, pesanan mereka pun datang.
“Gue makan dulu ya kak, kelaparan nih.” Kata Renata.
“Iya, mana pacar Loe. Loe kesini sendiri?” Tanya Rasya.
“Gue kesini sendiri, Gue mau nyari sesuatu buat kado ulang tahunnya. Besok Dia
ultah, makanya Gue mau nyari sesuatu buat Dia deh. Eh view kafenya bagus deh,
fotoin Gue dong, lumayan buat feed ig Gue. Yang bagus ya, jangan keliatan
gendut tapi.” Kata Renata.
“Mulai deh Gue jadi fotografer lagi.” Kata Rasya.
“Hahahah uda deh banyak bacot. Foto aja yang banyak.”
“Ok, makasih ya fotonya. Bagus juga hasil fotomu haha.” Kata Renata.
“Oh ya kemarin mami bilang kalo Loe mau cepet-cepet nikah. Apa benar itu?” Tanya
Rasya.
“Iya memang benar. Besok bertepatan hari ulang tahun nya yang ke 30 tahun dan dia
melamarku.” Kata Renata.
“What? Cepet amat. Loe yakin besok acaranya? Buset dah, dia sama Loe kan terpaut usia
yang jauh, Loe beneran yakin sama pilihan Loe? Loe suka sama dia gara-gara dia
CEO restoran terkenal itu kan?” Tanya Rasya.
“Gue uda yakin sama Ardan. Kehadirannya itu banyak bikin Gue jadi berubah buat lebih
menghargai diri sendiri terus dia juga selalu support Gue dan bangga sama Gue. Dia
__ADS_1
ingin segera menikahiku karena dia uda nggak tahan denganku katanya hahaha,
lagipula karena dia sudah berumur makanya dia pengen cepet nikah Kak. Mami sama
papi uda urus semua persiapan buat acara besok kok, Loe tinggal dateng aja.” Kata
Renata.
“Gila gila gila parah sih. Tiba-tiba Loe pulang dan besoknya Loe mau tunangan.” Kata Rasya.
**
Setibanya dirumah Raffa
“Ayo cepat turun!” Bentak Raffa kepada Kaira.
“Lepasin tanganku, Aku bisa jalan sendiri.” Kata Kaira.
“Aku tidak suka Kau bertemu dengan Rasya.” Kata Raffa.
“Memangnya kenapa? Kau tidak berhak melarangku.” Bentak Kaira.
Ponsel Raffa berdering, ada chat masuk dari mami Raffa isinya
“Besok kamu sama kaira datang ke
rumah ya, besok ada acara tunangan adikmu Renata dengan Ardan. Kamu harus ajak
istrimu dan luangkan waktumu sebentar untuk acara ini. Love u my son”
“Besok adikku Renata tunangan dengan kekasihnya dan kita disuruh datang kerumah sama
mami. Aku nggak mau Kau menunjukkan sikap atau ekspresi seolah-olah kita sedang
bertengkar. Dan jangan pernah kau mencoba untuk mengadu kepada kedua ortuku
atau keluargaku yang lainnya.” Ancam Raffa.
“Tindakanku besok tergantung dari sikapmu setelah ini.” Ancam balik Kaira kepada Raffa.
__ADS_1
**
Keesokan
paginya, diruang olahraga Raffa sedang berolahraga sedangkan Kaira sedang
memasak didapur. Kaira memasak mie ramen favoritnya yaitu mie samyang ala drama
korea diatasnya ditambahkan keju mozarela kemudian dimasukkan kedalam microwave
sehingga saat masak terlihat sangat menggugah selera.
Raffa mencium aroma sedap dari lantai bawah, lalu Dia segera turun untuk menghampiri
aroma sedap tersebut.
“Mana sarapanku?” Tanya Raffa.
“Tuh ada mie instan.” Jawab Kaira.
“Kenapa
punyaku Cuma mie instan biasa aja. Aku mau yang seperti milikmu. Sini berikan
punyamu kepadaku.” Kata Raffa sambil menarik piring milik Kaira namun Kaira
tidak membiarkan mie samyang miliknya direbut oleh Raffa.
“Nggak mau, ini milikku.
Jangan ambil samyangku, ini makanan favoritku. Heiiiiiii stop!” Bentak Kaira
sehingga membuat Raffa kaget.
__ADS_1