
Kei melihat
ayahnya sedang berbicara dengan Angel, lalu dia menghampirinya. Saat Angel
melihat Kei akan datang ke ayahnya, tiba-tiba Angel menangis histeris.
“Arabella,
maafkan mama dan papa kamu sayang huh u huh u.” Kata Angel menangis histeris.
“Hei hei apa
yang kamu lakukan? Kenapa kamu tiba-tiba mennagis seperti ini, ok ok baiklah
aku akan mengakuinya sebagai anakku tapi Kaira tidak boleh tau masalah ini.”
Kata Raffa sambil menenangkan Angel.
“Aku sudah dua
kali mengandung anakmu, yang pertama kamu menyuruhku untuk menggugurkannya lalu
yang kedua kamu membawanya ke panti asuhan, kamu tega dan kejam, bagaimana jika
Kei juga mengalami hal seperti itu.” Kata Angel.
“Papi sedang apa
bersama tante Angel? Tante Angel kenapa menangis?” Tanya Kei.
“Tante tidak
apa-apa kok sayang, tante hanya sedih karena sebenarnya papi kamu.” Kata Angel,
lalu Raffa segera membawa Kei masuk ke dalam.
“Tante Angel
tidak apa-apa kok, dia sedang rindu sama Kenzo jadi nangis deh, kita masuk ke
dalam yuk.” Kata Raffa.
“Ingat Arabella
juga anak kamu.” Bisik Angel, lalu Angel segera menghapus air matanya dan masuk
ke dalam.
“Dari mana kamu
mas? Kok Angel ada di belakang kamu?” Tanya Kaira sedikit curiga.
“Tidak apa-apa,
aku tadi menanyakan Kenzo pada Angel kok dia tidak ikut datang kesini.” Kata
Raffa.
“Oh begitu ya,
mas tolong jaga Feya dulu ya, aku mau ke toilet sebentar.” Kata Kaira.
“Iya sayang.”
__ADS_1
Kata Raffa.
**
Kaira sedang memompa
asi di kamarnya, tiba-tiba Angel menghampirinya.
“Wah asi nya
lancar ya sampai dapat segitu banyak.” Kata Angel.
“Eh iya
syukurlah, rasanya senang sekali asi ku keluar dengan lancar dan banyak.” Kata
Kaira.
“Butuh bantuan
tidak? Kamu fokus memompa asi saja, aku bantu melipat bajunya Feya ya.” Kata
Angelsambil meletakkan ponselnya di
dekat Kaira, Angel sengaja memasang background ponselnya dengan foto Arabella.
“Aku bantu melipat baju milik Feya ya.” Kata Angel.
“Cantik sekali anak perempuan yang ada di ponselmu itu, coba aku lihat.”
Kata Kaira sambil menunjuk ponsel milik Angel.
“Oh ini iya dia sangat lucu dan cantik.” Kata Angel.
anak-anakku juga ya.” Kata Kaira.
“Dia keponakanku tapi sudah aku aku anggap seperti anakku sendiri.” Kata
Angel.
“Pantas saja dia mirip denganmu, namanya siapa? Tinggal dimana dia?” Tanya
Kaira.
“Namanya Arabella, dia tinggal di panti asuhan.” Kata Angel.
“Hah tinggal di panti asuhan? Kok bisa? Memangnya orang tuanya dimana?”
Tanya Kaira.
“Ayahnya tidak mengharapkan kehadiran anak ini jadi dia menitipkannya di
panti asuhan.” Kata Angel.
“Astaga kejam sekali, lalu ibunya?” Tanya Kaira.
“Ibunya sering mengunjunginya namun saat ini dia menikah dengan orang lain,
karena ayah anak ini menikahi perempuan lain juga.” Kata Angel.
“Ya ampun kasihan sekali nasib anak ini, kenapa kamu tidak mengadopsinya
saja?” Tanya Kaira.
__ADS_1
“Ayahnya melarangku untuk mengadopsinya, makanya aku sering mengunjunginya,
bahkan dia memanggilku dengan sebutan mama.” Kata Angel sambil meneteskan air
mata.
“Maaf jika pertanyaanku membuatmu sedih, tapi dia kan hanya keponakanmu
tapi sepertinya kamu sangat menyayanginya melebihi rasa sayang seorang ibu
kepada anaknya. Apakah kalian berdua memang sangat dekat?” Tanya Kaira.
“Iya aku sangat dekat dengannya, dia menganggapku seolah ibu kandungnya.”
Kata Angel sambil menangis.
“Aduh kenapa kamu jadi menangis, maafkan aku. Kamu kenapa sangat sedih?”
Tanya Kaira.
“Tidak apa-apa, mungkin aku sangat merindukannya karena sudah lama aku
tidak menghampirinya. Mungkin minggu ini aku akan berkunjung kesana, kamu mau
ikut juga?” Tanya Angel.
“Bolehkah aku ikut juga? Tapi sepertinya aku tidak bisa ikut karena aku
tidak bisa meninggalkan Feya. Nanti kita lakukan panggilan video saja,
bagaimana?” Tanya Kaira.
“Boleh, pasti dia sangat senang karena banyak yang peduli dan sayang
padanya.” Kata Angel.
“Lalu apakah ayah dan ibunya tidak mengakui anak ini?” Tanya Kaira.
“Sampai saat ini ayahnya masih belum mau mengakuinya, kalau ibunya sangat
ingin mengakuinya namun ayahnya melarangnya.” Kata Angel.
“Ya ampun kok ada ya seorang ayah yang tega terhadap anaknya sendiri,
sungguh kejam ayah anak ini.” Kata Kaira ikut kesal.
“Semoga ayahnya anak kita tidak seperti itu ya.” Kata Angel.
“Jangan sampai lah, aku tidak bisa membayangkan betapa sedihnya anak ini
dengan nasibnya yang seperti itu.” Kata Kaira.
“Bagaimana jika suami mu seperti dia? Apa yang akan kamu lakukan?” Tanya
Angel.
Tiba-tiba Raffa muncul dan menyuruh Kaira untuk menjauhi Angel.
Info :
Jangan lupa mampir ke ceritaku yang lain ya judulnya Menua Bersamamu. Ada lee min ho dan kim go eun loh, dijamin pasti seru, tidak membosankan, tidak bikin emosi dan pastinya akan membuat para pembaca baper dan terbawa kedalam alur ceritanya. Terima kasih.
__ADS_1