
Tiga bulan kemudian, Kaira datang
kerumah menemui Raffa.
“Kaira kamu kemana aja, semalam kamu
pergi kemana terus selama ini kamu tinggal dimana?” Tanya Raffa.
“Ini buat kamu.” Kata Kaira.
“Surat apa ini sayang?” Tanya Raffa.
“Punya mata kan yauda baca sendiri.” Bentak Kaira.
“Surat gugatan cerai? Nggak bisa,
aku nggak mau pisah sama kamu. Aku cinta sama kamu aku nggak mau kehilangan
kamu apalagi harus cerai sama kamu. Aku mohon maafkan aku, aku bakal ninggalin
Angel demi rumah tangga kita. Arka loe ngapain kesini?” Kata Raffa, tiba-tiba
Arka datang. Jadi selama ini Arka lah yang membantu untuk mengurus surat
perceraian Kaira dan dia juga yang mencarikan tempat tinggal untuk Kaira.
“Maaf pak, saya nggak tega
melihat bu Kaira menderita karena bapak jadi saya membantu bu Kaira.” Kata
Arka.
“Kurang ajar kau ya. Mulai
sekarang kamu saya pecat.” Bentak Raffa.
“Silahkan saya ikhlas kok pak.
Lagipula saat ini saya juga sedang menjalankan bisnis dan saya akan mengajak bu
Kaira untuk kerjasama pula. Terimakasih atas pekerjaannya selama ini pak.” Jawab Arka.
“Cepat kamu tanda tangani surat itu.” Perintah Kaira.
“Nggak bisa, aku nggak mau pisah.
Aku janji nggak bakal ngulangin lagi apalagi menduakan kamu, aku juga bakal
__ADS_1
ninggalin si Angel kok. Maafin aku ya tolong kasih kesempatan lagi buat aku.”
Kata Raffa sambil berlutut didepan Kaira.
“Jangan mempersulit diri sendiri
mas, lagipula Angel hamil dan itu anak kamu. Apa kamu mau menelantarkan anak
kamu? Lagipula aku akan menikah dengan Arka jadi hubungan kita cukup sampai
disini saja. Oh ya satu lagi aku juga tidak akan menuntut apapun dari kamu.
Jadi cepat kau tanda tangan surat itu atau aku akan bongkar semua rahasia busuk
kamu kepada seluruh karyawan dan juga rekan kerjamu termasuk keluarga besar
kamu.” Ancam Kaira.
“Kamu tega mau melakukan itu
kepadaku?” Tanya Raffa.
“Kamu yang memulai semua ini mas
jadi sudah saatnya kau menanggung semua resikonya. Cepat kau tanda tangan surat
Akhirnya Raffa menandatangani
surat itu. Dia menyesali perbuatannya selama ini bahkan saat ini dia juga telah
kehilangan istrinya justru istrinya akan menikah dengan mantan asistennya. Dia
benar-benar hancur karena kedua orang tuanya pun juga sangat menyayangkan hal
itu bahkan membenci Raffa.
**
“Gimana kamu uda lega kan? Oh ya
aku ada rencana gimana kalo pernikahan kita tahun ini aja?” Kata Arka.
“Maaf aku nggak bisa kalau tahun
ini, kasih aku waktu dulu ya.
“Ok, kita makan dulu yuk.” Ajak
__ADS_1
Arka sambil menggenggam tangan Kaira.
“Iyaa.” Kata Kaira.
“Kok bengong sih. Kamu nyesel ya
cerai sama si Raffa? Kamu masih kepikiran kan sama Raffa? Uda coba kamu
ikhlaskan aja. Lagipula dia pasti akan menikahi si Angel. Karena Angel juga
sudah ceritakan semuanya ke keluarga Raffa, aku yakin pasti orang tuanya Raffa
akan memaksa mereka menikah. Apa kamu mau aku antar pulang kerumah aja?” Tanya
Arka.
“Nggak, bahkan orang tuaku saja
sangat kecewa denganku bahkan mereka justru menyalahkanku karena aku tidak bisa
menyenangkan hati si Raffa. Mereka tentunya tidak akan mau menerimaku. Oh ya
kita jadi makan dimana nih?” kata Kaira.
“Gimana kalo kita pesen drive
thru aja, kita makan dirumah aja, sepertinya kamu capek banget deh.” Kata Arka.
“Oh iya deh. Makasi ya selama ini
kamu selalu bantuin aku.” Kata Kaira.
“Sama-sama calon istriku. Kamu nggak
terpaksa kan menikah denganku?” Tanya Arka.
“Kenapa bilang gitu? Apa aku
terlihat terpaksa menikah denganmu?” Tanya balik Kaira.
“Nggak kok. Maafkan aku ya.” Kata
Arka.
Pengumuman :
__ADS_1
Terimakasih kepada semua reader2 yang selalu setia membaca karya pertamaku ini. Jujur author sangat antusias sekali dengan kesetiaan kalian hihi. Oh ya untuk akhir-akhir ini banyak sekali yang push buat sesering mungkin update cerita selanjutnya, author sebisa mungkin bakal up cerita selanjutnya. Nah buat dapetin ide untuk cerita selanjutnya itu gampang-gampang susah loh, jadi pikiran mesti fokus nih agar cerita yang dihasilkan pun juga tetap menarik dan diterima kalian semua. Karena kesibukan author yang tidak hanya menulis cerita saja, melainkan ada beberapa kerjaan juga di kantor jadi aku harus bagi waktu juga antara kerjaan dan juga nulis cerita selanjutnya, apalagi sekarang juga bulan puasa. Jadi author mohon pengertiannya ya kalau author sering telat up atau lama nggak update. Author berusaha tiap hari selalu update cerita selanjutnya meskipun hanya satu episode. Mohon maaf dan mohon pengertiannya ya. Terimakasih, selamat puasa bagi yang menjalankan dan sehat selalu ya readers2 kesayangan.