Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 97


__ADS_3

“Sudah siang nih, kau tidak lapar sayang?” Tanya Raffa.


“Tidak, kau mau kemana?” Tanya balik Kaira.


“Mau duduk-duduk di teras depan jendela tuh, kenapa?” Tanya Raffa.


“Aku mau ikut juga tapi aku mau nya digendong? Tubuhku masih terasa lemas.” Kata Kaira manja.


Kemudian Raffa menggendong Kaira namun Kaira menariknya hingga Raffa terjatuh diatas tubuh Kaira.


“Mas aku mau lagi yang seperti kemarin.” Kata Kaira sambil mengedipkan matanya.


“Dasar kau makin liar saja deh.” Ejek Raffa.


“Tapi kau suka kan?” Goda Kaira. Tanpa menjawab pertanyaan Kaira, Raffa pun langsung melakukan hal


itu dengan Kaira hingga berkali-kali.


“Aku sangat menyukaimu mencintaimu dan sangat merindukan belaianmu sayang. I love u.” Kata Raffa


dan langsung mencium Kaira dengan mesranya.


“Aku juga mencintaimu sayang. Mas lakukan lagi, aku milikmu seutuhnya.” Kata Kaira.


“Ok sayang, hari ini kita bersenang-senang dikamar saja ya tidak usah pergi keluar.” Kata Raffa.


“Iya mas, cepat jangan banyak omong deh.” Kata Kaira tidak sabar.


**


Jam sudah menunjukkan pukul 12.00 waktu setempat namun mereka berdua masih enggan beranjak


dari ranjang.


“Mas aku lapar.” Kata Kaira.


“Aku pesankan makanan ya, kau mau apa?” Tanya Raffa.


“Apa aja deh mas.” Jawab Kaira.


Beberapa menit kemudian pesanan mereka pun datang.


“Makan dulu sayang, aku suapin kamu deh aaaaaaaa buka mulutnya.” Kata Raffa menyuapi makanan ke

__ADS_1


mulut Kaira.


“Ehmmm enak mas. Kamu makan juga dong.” Kata Kaira.


“Iya. Mau minum nggak?” Tanya Raffa.


“Iya boleh mas.” Jawab Kaira.


“Sebentar aku ambilkan, uda kamu diranjang aja nggak usah turun biar aku yang ambilkan.” Kata Raffa.


Dalam hati Kaira, “Suamiku bucin sekali padaku, aku kerjain aja deh hahaha.”


“Yah kok jus strawberry sih, aku mau nya jus jeruk mas.” Kata Kaira.


“Aku tadi pesannya hanya itu saja. uda diminum aja yang ada.” Kata Raffa.


“Nggak mau, yauda aku minum air putih aja deh kalau gitu.” Kata Kaira cemberut.


“Bentar bentak, aku pesenin dulu. Jus jeruk aja atau sama yang lain?” Tanya Raffa.


“Sama pengen pizza terus burger sayang.” Kata Kaira.


“Disini nggak sedia junk food sayang, yang lain aja.” Kata Raffa.


“Tapi aku mau nya itu gimana dong.” Jawab Kaira manja.


Lalu Raffa menanyakan salah satu pegawai hotel tempat membeli junk food yang dekat dengan hotel.


Setelah itu Raffa segera memesan secara online. Satu jam kemudian Raffa datang membawa pesanan


Kaira.


“Tara, ini dia pesanan kamu.” Kata Raffa.


“Yeeey, aku mau sepotong dong.” Pinta Kaira. Lalu Raffa memberikan sepotong pizza ke Kaira.


“Nih, gimana seneng kan?” Tanya Raffa.


“Suapin dong.” Pinta Kaira. Raffa pun dengan senang hati menyuapi Kaira.


“Udah mas, aku uda kenyang.” Kata Kaira.


“Apa sudah kenyang? Lalu sisanya siapa yang akan memakannya?” Tanya Raffa.

__ADS_1


“Ya kamu lah sayang.” Jawab Kaira.


“Ini banyak banget. Tadi kau minta dibelikan pizza seolah kau ingin makan banyak sekarang kau hanya


memakan sepotong saja.” Kata Raffa sambil menghela nafas panjang.


“Memannya aku tidak boleh hanya memakan sepotong saja, aku sudah kenyang tau.” Jawab Kaira


dengan ekspresi sedih dan cemberut.


“Hmmmm ya bukannya gitu. Tapi lain kali kalau minta apapun ya dihabiskan dong. Hidup disini berbeda


dengan di Jepang, disini biaya hidup sedikit mahal sayang.” Kata Raffa dengan sabar.


“Iya maafkan aku, yauda kau habiskan saja sisanya.” Kata Kaira. Lalu Raffa memakan sisa pizza nya.


Dalam hati Kaira, “Seru juga ya ngerjain suami yang lagi bucin sama istri haha, maafkan aku sayang tapi


aku sangat mencintaimu kok.”


“Kau kenapa senyum-senyum melihatku makan?” Tanya Raffa.


“Tidak apa-apa, aku mau mandi dulu ya.” Kata Kaira.


“Jangan, tunggu aku. Barengan aja nanti.” Kata Raffa.


“Apa? Aku malu mas, terpisah saja aku mau mandi terlebih dahulu.” Kata Kaira sambil menutupi


tubuhnya dengan handuk.


“Malu kenapa? Tunggu aku selesai makan pokoknya.” Pinta Raffa.


“Mas gimana kalau kita renang?” Tanya Kaira.


“Boleh, renang di lobby saja ya, kita kan sudah sepasang suami istri jadi kita perlu lah go public seperti


berenang di tempat umum.” Kata Raffa.


“Tapi didalam kamar kita ka nada kolam renangnya juga mas.” Kata Kaira heran.


“Kalau disini untuk nanti malam saja biar makin so sweet. Sudahlah renang di lobby saja.” Pinta Raffa.


“Yauda kalau gitu aku mau pakai baju renang yang agak panjang saja, aku malu. Lagipula apa kau rela

__ADS_1


jika banyak yang melihatku memakai baju renang super mini?” Goda Kaira.


“Tentu tidak.” Jawab Raffa tegas.


__ADS_2