Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 123


__ADS_3

Di taman,


“Apa yang terjadi padaku? Kenapa


aku tidak sadar kalau aku telah ditipu oleh seorang wanita cantik muda seperti


Min Yu Ra. Jangan-jangan surat yang aku tandatangani malam itu, aduh aku


benar-benar lupa dengan isinya karena aku tidak sadarkan diri saat itu,


bodohnya aku bahkan tidak membacanya terlebih dahulu, bagaimana ini. Tenang


Rasya kau masih direksi dari Hotel A, jika kau gagal dan tertipu disini, tenang


masih banyak perusahaan lain yang bisa kau ajak kerjasama.” Kata Rasya dalam


hati.


Beberapa menit kemudian, istrinya


menelfon.


“Mas cepat pulang sekarang.”


Bentak Angel.


“Aku sedang pusing bingung,


ternyata aku telah ditipu oleh rekanku disini.” Kata Rasya.


“Kau tau aku sekarang jadi gembel


karena di usir dari apartemen dan aku tidak punya uang sepeserpun. Sebenarnya


apa sih yang kau lakukan? Tadi sekretarismu datang kesini untuk menyuruhku


pergi karena kau tidak lagi memiliki hak untuk tinggal disini, dia juga bilang


kalau kau sekarang sudah tidak lagi bekerja di hotel A. Apa maksud semua ini


ha?” Tanya Angel.


“Apa kau bilang? Jadi aku


dipecat, berani sekali mereka. Memangnya mereka lupa dengan semua kerja kerasku


selama ini. Uangku juga tinggal sedikit dan sepertinya hanya cukup untuk tiket


penerbangan pulangku saja, sementara kau tinggal dimana gitu kau cari cara lah.


Hari ini juga pulang tunggu aku.” Kata Rasya.


“Heeeh kau itu seorang suami dan juga

__ADS_1


ayah, kau mau menelantarkanku disini? Aku juga tidak punya uang.” Bentak Angel.


“Kau jual lah tas atau


perhiasanmu itu.” Kata Rasya.


“Apa? Ini satu-satunya barang


yang aku punya mas, aku tidak akan menjualnya.” Kata Angel.


“Yauda kau nikmati saja jadi


gembel, sudah aku mau pesan tiket pulang jemput aku di bandara.” Kata Rasya


lalu menutup telfonnya.


Rasya semakin kesal dengan apa yang


menimpa pada dirinya. Setelah itu dia segera terbang ke Jepang menemui


istrinya. Di bandara, Angel sudah menunggu kedatangan Rasya dengan wajah


cemberut penuh kekesalan.


“Akhirnya sampai juga, kita


kemana sekarang? Mana kunci mobilnya aku saja yang nyetir?” Tanya Rasya.


“Apa kau bilang? Mobil?


miskin ngerti kau?” Bentak Angel sembari pergi menuju pintu keluar bandara.


“Kita naik taxi?” Tanya Rasya


lirih takut kena amukan istrinya.


“Orang miskin nggak pantas naik


taxi, naik kereta saja murah.” Kata Angel.


“Kita kemana ini?” Tanya Rasya.


“Harusnya aku yang nanya seperti


itu, kita mau tinggal dimana sekarang?” Bentak Angel.


“Aku akan pergi menemui


sekretarisku dan aku juga ingin menjelaskan apa yang terjadi.” Kata Rasya.


“Kau mau di usir pergi kesana?


Aku juga sudah sering pergi kesana dan selalu saja langsung di usir, sudahlah

__ADS_1


terima saja kehancuran dan kebodohanmu itu. Dari awal aku sudah curiga sama


kamu. Itulah akibatnya jika berani menikungku dan menghianatiku.” Kata Angel


kesal.


“Tau apa kau memangnya?” Tanya


Rasya.


“Aku tidak mau membahasnya


sekarang, nanti saja. Jadi gimana kita mau tinggal dimana ini?” Tanya Angel.


“Memangnya kau selama ini tinggal


dimana?” Tanya Rasya.


“Aku menyewa tempat yang murah,


saking murahnya sampai sesak rasanya karena super sempit.” Jelas Angel.


“Yauda sementara kau jual saja


perhiasanmu.” Kata Rasya.


“Heeei apa kau tidak lihat


pergelanganku kosong seperti ini, gelang, cincin anting kalung semua aku jual.”


Kata Angel.


“Yauda kita pindah saja ke tempat


yang agak luas.” Kata Rasya.


“Memangnya kau bisa jamin kita


bisa tinggal disana lebih lama, segera cari kerja sana aku tidak mau kita


miskin seperti ini.” Gerutu Angel.


“Besok saja aku temui sekretarisku,


aku akan jelaskan semuanya padanya.” Kata Rasya.


“Hmmmm terserah.” Kata Angel.


“Aku yakin ini semua pasti ulah


si Raffa.” Kata Rasya dalam hati.


Lalu mereka berdua segera naik

__ADS_1


kereta menuju rumah mereka.


__ADS_2