
Angel bersiap-siap pergi dengan
anaknya.
“Ma, kita mau pergi kemana?”
Tanya Kenzo.
“Kita mau menjenguk oma Intan.” Kata
Angel.
“Memangnya oma Intan kenapa ma?”
Tanya Kenzo.
“Oma Intan sedang sakit, jadi
harus dirawat dirumah sakit. Hari ini Kenzo temani mama ya.” Kata Angel.
“Iya mama.” Kata Kenzo.
Setelah itu mereka berdua pergi
ke rumah sakit untuk menjenguk tante Intan dirumah sakit.
“Mau pergi kemana kamu?” Tanya
Rasya.
“Mau ke rumah sakit menjenguk
tante Intan.” Kata Angel.
“Jangan ajak Kenzo, biar dia
dirumah saja bersamaku.” Kata Rasya.
“Silahkan bujuk dia kalau bisa.” Kata
Angel.
“Kenzo sama papa saja ya dirumah.”
Kata Rasya.
“Aku mau ikut mama.” Kata Kenzo
sambil bersembunyi di belakang Angel.
“Lihat sendiri kan dia saat ini
jauh lebih memilihku disbanding kamu, minggir aku mau pergi.” Kata Angel.
“Jangan pulang terlalu malam.” Kata
Rasya.
__ADS_1
“Bukan urusanmu aku mau pulang
jam berapa.” Kata Angel.
Setibanya Angel di rumah sakit.
“Tante Intan, bagaimana
keadaanmu? Baik-baik saja kan?” Tanya Angel.
“Oma.” Panggil Kenzo.
“Kenzo sayang. Kenapa kamu
membawa anakmu ke rumah sakit sih Angel? Kenapa tidak dirumah saja.” Kata tante
Intan.
“Aku sedang bertengkar hebat
dengan suamiku.” Kata Angel.
“Memangnya ada apa?” Tanya tante
Intan.
“Lain kali saja aku cerita dengan
tante, ada anakku disini aku takut dia mendengarnya.” Kata Angel.
“Baiklah kalau begitu, kaki tante
sakit sekali bahkan untuk berjalan pun susah.” Kata tante Intan.
waktu itu kita tidak perlu pergi.” Kata Angel.
“Lupakanlah, lagipula waktu itu
tante yang mengajakmu.” Kata tante Intan.
“Oh ya tante jadi bagaimana
apakah tante sudah menghubungi teman tante yang perawat itu?” Tanya Angel.
“Ponsel tante saja jatuh dan
tidak tau berada dimana. Jadi tante kehilangan semua kontak yang ada di ponsel
tante. Tapi tenang saja tante akan minta tolong sama seseorang setelah tante
sembuh.” Kata tante Intan.
“Kapan tante? Kaira saja saat ini
sudah hamil tua dan sebentar lagi akan melahirkan. Kita tidak ada kesempatan
untuk mencelakainya atau bayinya lagi.” Kata Angel.
“Jangan keras-keras kalau bicara
__ADS_1
nanti anakmu dengar dan aku takut ada orang lain yang mendengarnya.” Kata tante
Intan.
“Oh iya tante, tante segera beli
ponsel baru biar aku bisa dengan mudah menelfon tante.” Kata Angel.
“Iya, nanti om kamu akan
membelikannya kok.” Kata tante Intan.
“Tante aku mau pamit dulu ya.”
Kata Angel.
“Memangnya kamu mau kemana? Kamu kesini
tadi naik apa?” Tanya tante Intan.
“Aku naik mobil kok, aku mau
makan tante.” Kata Angel.
“Oh mau makan, tante kira kamu
mau bertemu dengan papa barunya Kenzo.” Kata tante Intan.
“Hahaha tidak, meskipun saat ini
mas Rasya tidak sekaya dulu tapi ibunya masih sering memberinya banyak uang
tante dan sering membantunya jadi sayang kalau aku harus meninggalkannya. Lagipula
aku kasian juga dengan Kenzo kalau orang tuanya harus berpisah.” Kata Angel.
“Tumben sekali kamu bisa berpikir
dengan baik.” Kata tante Intan.
“Mungkin karena aku sekarang
sudah jadi seorang ibu, aku pergi dulu ya tante. Aku akan sering mengunjungi
tante kok.” Kata Angel.
“Ok baiklah, hati-hati ya sayang.”
Kata tante Intan.
Setelah itu Angel dan Kenzo pergi
dan menuju ke restoran untuk makan.
Info :
__ADS_1
Jangan lupa baca novelku yang lain ya, judulnya "Menua Bersamamu"
Terima kasih.