Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Part 82


__ADS_3

Arabella dan Jerry tiba dirumah Jerry dan Feya.


“Masuklah, Feya sedang keluar bersama


teman-temannya.” Kata Jerry.


“Iya, terima kasih banyak ya sayang telah


membantuku.” Kata Arabella.


“Sama-sama, aku ambilkan laptop Feya dulu ya,


tunggu sebentar.” Kata Jerry.


“Tidak usah, biar aku saja. Laptopnya dimana?”


Tanya Arabella.


“Di ruang kerjanya, di lantai 2 ya.” Kata Jerry.


“Ok, aku kesana ya.” Kata Arabella.


“Baiklah, aku buatkan minum dulu untukmu.” Kata


Jerry.


“Tidak usah repot-repot sayang, nanti aku bisa


mengambilnya sendiri.” Kata Arabella.


Kemudian Arabella pergi ke ruang kerja Feya, dia


segera mengcopy semua foto kenangannya dulu.


“Aku yakin pasti akan menemukan kalung itu, aku


yakin pasti Feya adalah pemilik kalung itu. Dia kan suka sekali foto sambil


memamerkan apa yang dia kenakan.” Kata Arabella dalam hati.


Tiba-tiba dia menemukan sebuah foto Feya sedang


mengenakan kalung tersebut. Arabella sangat kaget lalu dia seketika menangis


teringat Viona.


“Feya, apa yang kamu lakukan pada bunda? Kenapa


kamu tega melakukan pada bunda, kenapa kamu jadi sejahat itu.” Kata Arabella


sambil menangis teringat semua kenangannya bersama Viona dan juga Feya.


Kemudian dia segera keluar dan pergi menemui Feya.

__ADS_1


“Mau kemana? Aku sudah membuatkanmu minuman


untukmu. Sayang kamu mau kemana? Apa yang terjadi? Apakah kamu sedang bersedih?


Hei hei, tunggu.” Teriak Jerry, namun Arabella pergi begitu saja.


Arabella pergi menemui Feya, sebelumnya dia


menelfonnya terlebih dahulu.


“Kamu dimana?” Tanya Arabella.


“Aku sedang bersama teman-temanku, ada apa?” Tanya


Feya sambil tertawa bersama teman-temannya.


“Cepat temui aku sekarang juga.” Kata Arabella.


“Tidak bisa, aku sedang bersama teman-temanku.


Besok aku akan menemuimu.” Kata Feya.


“Cepat datang temui aku atau aku akan membuat


perhitungan denganmu. Haruskah aku pergi kesana untuk menemuimu dan


mempermalukanmu didepan teman-temanmu?” Tanya Arabella.


“Apa sih mau kamu kak? Selalu saja membuatku


Kemudian Feya segera pergi menemui Arabella, namun


dia mengalami kecelakaan, dia menabrak sebuah mobil lalu dia segera dilarikan


ke rumah sakit.


**


Kaira, Raffa, Kei dan juga Jerry segera pergi ke


rumah sakit. Sedangkan Arabella masih menunggunya karena dia tidak tau bahwa


Feya mengalami kecelakaan. Lalu Kaira menelfon Arabella.


“Hallo sayang.” Kata Kaira dengan terbata-bata


karena menahan tangis.


“Iya ma, ada apa?” Tanya Arabella.


“Adikmu, adikmu mengalami kecelakaan, bisakah kamu


datang kesini?” Tanya Kaira.

__ADS_1


“Adikku siapa ma? Kei atau Feya?” Tanya Arabella


penasaran.


“Feya mengalami kecelakaan.” Kata Kaira sambil


menangis.


Arabella segera pergi menuju ke rumah sakit.


“Tuhan tolong selamatkan dia, aku hanya ingin


mengetahui kebenarannya. Jangan biarkan dia pergi.” Kata Arabella.


Setibanya dirumah sakit.


“Mami, apa yang terjadi?” Tanya Arabella.


“Dia mengalami kecelakaan, mobilnya menabrak mobil


kak.” Kata Kei.


“Apa? Jadi dia mengemudi sendiri?” Tanya Arabella.


“Iya kak.” Kata Kei.


“Astaga apa yang sudah aku lakukan padanya, jika


saja aku tidak menyuruhnya datang terburu-buru pasti dia tidak akan mengalami


kecelakaan itu. Maafkan aku, maafkan aku.” Kata Arabella dalam hati.


“Kenapa istrimu mengemudi sendiri?” Tanya Arabella


kepada Jerry.


“Aku saja tidak tau dia keluar kapan tiba-tiba dia


menelfonku sedang keluar bersama teman-temannya.” Kata Jerry.


“Harusnya kamu mengantar kemanapun istrimu pergi,


dasar suami tidak berguna.” Kata Kaira sambil memukul Jerry.


“Sudahlah mami, pasti Feya baik-baik saja.” Kata


Arabella.


“Jika terjadi sesuatu hal pada anakku, aku tidak


akan pernah memaafkanmu.” Kata Kaira.


“Mami tenang ya sekarang, Feya pasti akan

__ADS_1


selamat.” Kata Arabella.


__ADS_2