
Arabella dan Jerry tiba dirumah Jerry dan Feya.
“Masuklah, Feya sedang keluar bersama
teman-temannya.” Kata Jerry.
“Iya, terima kasih banyak ya sayang telah
membantuku.” Kata Arabella.
“Sama-sama, aku ambilkan laptop Feya dulu ya,
tunggu sebentar.” Kata Jerry.
“Tidak usah, biar aku saja. Laptopnya dimana?”
Tanya Arabella.
“Di ruang kerjanya, di lantai 2 ya.” Kata Jerry.
“Ok, aku kesana ya.” Kata Arabella.
“Baiklah, aku buatkan minum dulu untukmu.” Kata
Jerry.
“Tidak usah repot-repot sayang, nanti aku bisa
mengambilnya sendiri.” Kata Arabella.
Kemudian Arabella pergi ke ruang kerja Feya, dia
segera mengcopy semua foto kenangannya dulu.
“Aku yakin pasti akan menemukan kalung itu, aku
yakin pasti Feya adalah pemilik kalung itu. Dia kan suka sekali foto sambil
memamerkan apa yang dia kenakan.” Kata Arabella dalam hati.
Tiba-tiba dia menemukan sebuah foto Feya sedang
mengenakan kalung tersebut. Arabella sangat kaget lalu dia seketika menangis
teringat Viona.
“Feya, apa yang kamu lakukan pada bunda? Kenapa
kamu tega melakukan pada bunda, kenapa kamu jadi sejahat itu.” Kata Arabella
sambil menangis teringat semua kenangannya bersama Viona dan juga Feya.
Kemudian dia segera keluar dan pergi menemui Feya.
__ADS_1
“Mau kemana? Aku sudah membuatkanmu minuman
untukmu. Sayang kamu mau kemana? Apa yang terjadi? Apakah kamu sedang bersedih?
Hei hei, tunggu.” Teriak Jerry, namun Arabella pergi begitu saja.
Arabella pergi menemui Feya, sebelumnya dia
menelfonnya terlebih dahulu.
“Kamu dimana?” Tanya Arabella.
“Aku sedang bersama teman-temanku, ada apa?” Tanya
Feya sambil tertawa bersama teman-temannya.
“Cepat temui aku sekarang juga.” Kata Arabella.
“Tidak bisa, aku sedang bersama teman-temanku.
Besok aku akan menemuimu.” Kata Feya.
“Cepat datang temui aku atau aku akan membuat
perhitungan denganmu. Haruskah aku pergi kesana untuk menemuimu dan
mempermalukanmu didepan teman-temanmu?” Tanya Arabella.
“Apa sih mau kamu kak? Selalu saja membuatku
Kemudian Feya segera pergi menemui Arabella, namun
dia mengalami kecelakaan, dia menabrak sebuah mobil lalu dia segera dilarikan
ke rumah sakit.
**
Kaira, Raffa, Kei dan juga Jerry segera pergi ke
rumah sakit. Sedangkan Arabella masih menunggunya karena dia tidak tau bahwa
Feya mengalami kecelakaan. Lalu Kaira menelfon Arabella.
“Hallo sayang.” Kata Kaira dengan terbata-bata
karena menahan tangis.
“Iya ma, ada apa?” Tanya Arabella.
“Adikmu, adikmu mengalami kecelakaan, bisakah kamu
datang kesini?” Tanya Kaira.
__ADS_1
“Adikku siapa ma? Kei atau Feya?” Tanya Arabella
penasaran.
“Feya mengalami kecelakaan.” Kata Kaira sambil
menangis.
Arabella segera pergi menuju ke rumah sakit.
“Tuhan tolong selamatkan dia, aku hanya ingin
mengetahui kebenarannya. Jangan biarkan dia pergi.” Kata Arabella.
Setibanya dirumah sakit.
“Mami, apa yang terjadi?” Tanya Arabella.
“Dia mengalami kecelakaan, mobilnya menabrak mobil
kak.” Kata Kei.
“Apa? Jadi dia mengemudi sendiri?” Tanya Arabella.
“Iya kak.” Kata Kei.
“Astaga apa yang sudah aku lakukan padanya, jika
saja aku tidak menyuruhnya datang terburu-buru pasti dia tidak akan mengalami
kecelakaan itu. Maafkan aku, maafkan aku.” Kata Arabella dalam hati.
“Kenapa istrimu mengemudi sendiri?” Tanya Arabella
kepada Jerry.
“Aku saja tidak tau dia keluar kapan tiba-tiba dia
menelfonku sedang keluar bersama teman-temannya.” Kata Jerry.
“Harusnya kamu mengantar kemanapun istrimu pergi,
dasar suami tidak berguna.” Kata Kaira sambil memukul Jerry.
“Sudahlah mami, pasti Feya baik-baik saja.” Kata
Arabella.
“Jika terjadi sesuatu hal pada anakku, aku tidak
akan pernah memaafkanmu.” Kata Kaira.
“Mami tenang ya sekarang, Feya pasti akan
__ADS_1
selamat.” Kata Arabella.