Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Perjanjian Pernikahan Episode 20


__ADS_3

Kasih menelfon suaminya karena sudah waktunya pulang.


“Hallo mas aku sudah selesai dan sekarang waktunya pulang.” Kata Kasih.


“Rey tertidur di sofa, sepertinya dia sangat kelelahan, aku harap kamu bisa mengerti. Tolong biarkan dia istirahat dulu disini ya.” Kata Aura.


“Aku akan mengajaknya pulang bersamaku.” Kata Kasih.


“Baiklah terserah kamu.” Jawab Aura.


Kasih langsung mengampiri kamar inap Aura. Saat Kasih masuk kedalam kamar Aura ternyata suaminya sedang tidur di samping ranjang Aura sambil menggenggam tangan Aura.


“Shuuuuuttt jangan berisik, aku tidak mau dia terbangun. Nanti kalau dia terbangun, aku akan menyuruhnya pulang.” Kata Aura.


“Aku akan membangunkan suamiku.” Kata Kasih.

__ADS_1


Kasih pun membangunkan suaminya yang tidur disamping ranjang Aura.


“Kamu tidak kasihan dengannya? Aku janji akan menyuruhnya pulang kalau dia sudah bangun, aku saja kasihan dengannya karena sepertinya dia kurang istirahat, dia tidak hanya lelah secara fisik tapi juga pikiran, dia tidak pernah cerita kepadamu ya? Posisi dia saat ini di tempat kerja sangat terancam, karena proyeknya gagal sehingga dia terancam akan di PHK atau di mutasi makanya dia terlihat tertekan, seharusnya kamu bisa membiarkan dia istirahat.” Kata Aura.


“Aku istrinya jadi aku jauh lebih tau tentang mas Rey.” Jawab Kasih.


“Kamu yakin kalau kamu mengetahui segalanya tentang Rey? Hubunganmu dan Rey baru kemarin sedangkan aku dan Rey telah bersama-sama selama lima tahun.” Kata Aura.


“Tapi mas Rey lebih memilih menikahiku dibandingkan kamu yang telah menemaninya selama lima tahun.” Kata Kasih.


“Pernikahan kalian hanya akan bertahan sebentar saja karena Rey berjanji akan menikahiku dan kita akan tinggal di Bali untuk selamanya, dia bahkan telah menyicil rumah di Bali untuk tempat tinggal kita, sepertinya kamu tidak tau kan.” Kata Aura.


**


Rey terbangun dan jam menunjukkan pukul 10 malam.

__ADS_1


“Astaga aku ketiduran ya.” Kata Rey.


“Iya dari tadi sore, tadi istrimu datang untuk membangunkanmu tapi aku melarangnya karena sepertinya kamu sangat kelelahan sayang, malam ini menginaplah ya disini. Aku takut di rumah sakit sendiri, lebih baik aku pulang paksa saja daripada harus rawat inap sendiri, aku takut sayang.” Kata Aura.


“Aku harus pulang malam ini, besok pagi aku akan datang lagi kesini ya.” Kata Rey.


“Janji ya?” Kata Aura.


“Iya aku janji akan datang besok lagi.” Kata Rey.


“Beri aku pelukan sayang.” Kata Aura.


“Aku buru-buru, aku pergi dulu. Kamu cepat sembuh ya.” Kata Rey berusaha menghindar dari Aura.


Rey segera berlari dan kembali pulang ke rumah karena dia sangat khawatis dengan istrinya. Rey berulang kali menelfon istrinya namun tidak ada jawaban.

__ADS_1


“Aduh kenapa tidak di angkat sih, apa jangan-jangan dia marah kepadaku ya.” Kata Rey kepikiran dengan istrinya.


Tak lama kemudian dia tiba dirumah namun mobil istrinya tidak ada di garasi, dia semakin takut kalau istrinya pergi dari rumah.


__ADS_2