
Raffa dan keluarganya langsung
menuju ke penginapan. Mereka memesan tiga kamar yaitu satu kamar untuk Raffa
dan Kaira, satu kamar khusus untuk Kei dan satu kamar untuk Feya dan Arabella.
“Ah lelah sekali.” Kata Arabella.
“Aku mau mandi dulu, setelah ini
keluar yuk kak.” Kata Feya.
“Mau kemana sih? Mending rebahan
disini.” Kata Arabella.
“Aku mau pergi ke pusat
perbelanjaan.” Kata Feya.
“Memangnya mau beli apa sih?”
Tanya Arabella.
“Aku mau beli sneakers kak
mumpung ada disini.” Kata Feya.
“OK lets go, aku beli itu juga.
Minta uang yang banyak ke mami deh buat aku juga.” Kata Arabella.
“Taraaaa aku bawa kartu kredit
milik mami dong.” Kata Feya.
“Good girl.” Kata Arabella sambil
memberi jempol kepada Feya.
“Aku mau mandi dulu kalau
begitu.” Kata Feya.
“Jangan lama-lama.” Kata
Arabella.
“Iya tenang aja.” Kata Feya.
“Pintar juga dia bawa kartu
kredit milik mami, aku jadi bisa beli banyak barang deh hahaha.” Kata Arabella
dengan lirih.
**
Arabella dan Feya pergi
berbelanja.
“Kalian mau kemana? Nanti malam
kita ada dinner bersama bu Viona loh.” Kata Kaira.
“Jangan pergi sekarang, besok
__ADS_1
pagi saja kalian bisa pergi sepuasnya.” Kata Raffa.
“Kita pergi sebentar kok pa ma.”
Kata Arabella.
“Jangan, papi khawatir nanti
kalian akan terlambat dinner di party nya bu Viona. Ini acara pentingnya bu
Viona dan tidak hanya keluarga kita saja yang di undang namun banyak juga tamu
yang hadir. Lebih baik besok saja kalian pergi.” Kata Raffa.
“Tapi kita sudah siap-siap akan
pergi pa.” Kata Feya.
“Masuklah dan bersiap-siaplah
untuk acara nanti malam.” Kata Raffa.
Lalu Arabella dan Feya kembali
lagi kedalam kamarnya.
**
Di party bu Viona.
“Wah keren banget ya mas.” Kata
Kaira.
“Sudah cantik, tajir, pintar,
kaya lagi, benar-benar wanita idaman sekali dia.” Kata Raffa.
dengannya ya.” Gerutu Kaira.
“Tidak kok sayang.” Kata Raffa
sambil membelai rambut istrinya.
“Bahkan bu Viona jauh lebih
cantik dari mami.” Kata Arabella.
“Hei apa-apaan kamu.” Kata Kaira.
“Just kidding mami.” Kata
Arabella.
“Welcome to my party. Akhirnya
kalian datang juga kesini jauh-jauh dari Jakarta. Silahkan menikmati pestanya
dan kalian bisa makan minum apapun yang ada disini. Jika butuh sesuatu jangan
sungkan untuk bilang kepadaku atau ke sekretarisku ya.” Kata Viona.
“Terima kasih banyak bu, jamuan
anda benar-benar luar biasa.” Kata Raffa.
__ADS_1
“Ah tidak kok, ini hanya pesta
untuk dinner bersama saja. Enjoy this party, ada orang Indonesia juga kok
disini. Bu Kaira tampil sangat berbeda hari ini ya, sangat cantik.” Kata Viona.
“Ah terima kasih, anda jauh lebih
anggun dan elegen dan tentu saja sangat cantik.” Kata Kaira.
“Mari kita kesana.” Kata Viona
sambil menggandeng tangan Kaira. Sedangkan Raffa asyik menikmati minuman.
Berbeda dengan ketiga anaknya yang asyik mengambil foto.
“Terima kasih telah datang ke
acara kami ya.” Kata Viona.
“Kami yang berterima kasih karena
telah mengundang kami ke pesta yang sangat mewah ini. Apakah keluarga bu Viona
juga hadir di pesta ini? Saya juga ingin berkenalan dan mengucapkan terima
kasih kepada keluarga bu Viona.” Kata Kaira.
“Panggil saja Viona, sepertinya
kita seumuran. Aku tinggal sendiri, aku di adopsi oleh keluargaku lalu kami
tinggal di New York dan akhir-akhir ini kami pindah ke Indonesia.” Kata Viona.
“Oh begitu ya, lalu suami dan
anak kamu?” Tanya Kaira.
“Aku baru saja bercerai dengan
suamiku.” Kata Viona.
“Oh maaf jika aku terlalu lancang
padamu.” Kata Kaira.
“Tidak apa-apa, setahun yang lalu
aku berpisah dengan suamiku karena bercerai, kami menikah selama lima tahun dan
kami belum memiliki seorang anak. Kami berpisah karena dia berselingkuh dengan
wanita lain, selama ini dia hidup dari hartaku tapi aku di khianati akhirnya
aku menggugat cerai dia. Saat ini aku hanya hidup sendiri menikmati apa yang
aku miliki, kalau aku sedang bosan aku akan pergi berlibur.” Kata Viona.
“Oh begitu ya, maaf jika
pertanyaanku akhirnya membuatmu bercerita kehidupan pribadimu.” Kata Kaira.
“Tidak apa-apa, aku senang
memiliki seorang teman sepertimu. Maka dari itu jaga baik-baik keluargamu.
__ADS_1
Keluargaku hancur karena ulahku yaitu terlalu sibuk dengan pekerjaanku hingga
aku lupa statusku sebagai seorang istri.” Kata Viona.