
Keesokan paginya, dirumah Raffa.
“Mas bangun yuk, tuh aku uda
masak buat sarapan kamu.” Kata Angel.
“Iya Kaira bentar, aku mau mandi
dulu ya.” Kata Raffa.
“Plakkk, apa-apaan sih bangun
tidur malah nyebut nama Kaira.” Gerutu Angel sambil memukul lengan Raffa.
“Kamu yang apa-apaan bangunin
orang malah mukul. Minggir aku mau mandi dulu.” Bentak Raffa.
“Aku nggak suka kamu masih sering
nyebut nama Kaira. Dia uda bikin aku malu mas, kamu tau sendiri kan acara
resepsi kita dia bikin aku malu, emang ya si Kaira itu kurang ajar berani
banget dia siram wajahku pakai air. Dasar cewek nggak ada akhlak.” Kata Angel.
“Masih mending pakai air mineral
biasa, coba kalo dia siram kamu pakai air keras bisa melepuh tuh wajahmu. Dia
nggak bakal kayak gitu kalau kamu nggak mulai duluan. Makanya gausah cari
gara-gara.” Kata Raffa.
“Kamu kok malah belain si kaira
sih, yang salah itu dia mas.” Kata Angel.
“Kan kamu sendiri yang undang
dia. Aku kan nggak pernah menyuruhmu untuk mengundangnya. Uda lah aku makin
kesel denger kamu ngomel-ngomel nggak jelas kayak gitu. Aku mau mandi dulu.”
__ADS_1
Kata Raffa.
Setelah Raffa mandi, Angel sudah
berdandan untuk siap pergi.
“Kamu mau pergi?” Tanya Raffa.
“Aku pengen mampir ke kantor kamu
mas, kita ke kantor bareng ya. Kan aku juga pengen tau tempat kerja kamu. Tapi
kali ini aku bukan sebagai pacar melainkan istri sah kamu mas.” Kata Angel.
“Ada-ada aja sih kamu ini. Nggak
usah ikut yang ada malah ganggu aja nanti. Kamu dirumah aja.” Perintah Raffa.
“Nggak mau pokoknya aku mau ikut.
Lagipula aku juga uda dandan ini.” Kata Angel.
terserah.” Kata Raffa.
“Makan dulu dong, aku tadi bikin
spageti kesukaan kamu. Buka mulutnya aaaaaaa.” Kata Angel sambil menyodorkan
makanan ke mulut Raffa. Namun Raffa langsung melepehnya karena rasanya yang
hambar.
“Makanan apaan sih ini nggak ada
rasanya sama sekali, kamu itu bisa masak nggak sih. Beda banget sama Kaira, dia
bisa masak makanan apa saja dan selalu enak rasanya.” Bentak Raffa.
“Selalu bandingin aku dengan
Kaira. Aku ini lagi hamil mas dan nggak boleh stress, tapi kamu tiap hari
__ADS_1
selalu marah-marahin aku yang ada malah bikin aku stress tau. Kamu itu emang
nggak ada akhlak sama sekali deh jahatnya kebangetan pantesan aja semua wanita
yang kamu cintai pergi meninggalkanmu karena kamu tidak memperlakukannya dengan
baik.” Bentak Angel.
Plakkkkkkkkkkk. Raffa menampar
pipi Angel dengan kencang hingga dia terjatuh di lantai.
“Auuuuuuuw aduh aduh aduh
sakit. Gila kamu mas tega banget sama aku. Dulu kamu nggak pernah perlakuin aku
seperti ini tapi setelah kamu nikah sama Kaira kelakuan mu jadi bejat banget.
Aku ini sekarang uda sah jadi istrimu dan aku sedang hamil anak kamu, kalau aku
nanti keguguran gimana.” Bentak Angel.
“Makanya jaga ucapanmu.” Kata
Raffa sambil membantu menolong Angel dan membawanya ke kamar.
“Kamu istirahat aja dirumah, aku
mau berangkat kerja dulu.” Kata Raffa.
“Nggak bisa, kamu harus
tanggungjawab. Aku sedang kesakitan seperti ini kamu malah mau ninggalin aku.
Kamu harus disini jagain aku kalau perlu pijitin pundakku nih capek banget
rasanya. Aku hamil kayak gini juga gara-gara kamu tau.” Bentak Angel.
“Kamu nih selalu nuntut aja
bisanya. Aku temani kamu sejam aja setelah itu aku berangkat kerja ke kantor.
Aku ada meeting penting dengan klien.” Kata Raffa.
__ADS_1