Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 62


__ADS_3

Keesokan paginya, dirumah Raffa.


“Mas bangun yuk, tuh aku uda


masak buat sarapan kamu.” Kata Angel.


“Iya Kaira bentar, aku mau mandi


dulu ya.” Kata Raffa.


“Plakkk, apa-apaan sih bangun


tidur malah nyebut nama Kaira.” Gerutu Angel sambil memukul lengan Raffa.


“Kamu yang apa-apaan bangunin


orang malah mukul. Minggir aku mau mandi dulu.” Bentak Raffa.


“Aku nggak suka kamu masih sering


nyebut nama Kaira. Dia uda bikin aku malu mas, kamu tau sendiri kan acara


resepsi kita dia bikin aku malu, emang ya si Kaira itu kurang ajar berani


banget dia siram wajahku pakai air. Dasar cewek nggak ada akhlak.” Kata Angel.


“Masih mending pakai air mineral


biasa, coba kalo dia siram kamu pakai air keras bisa melepuh tuh wajahmu. Dia


nggak bakal kayak gitu kalau kamu nggak mulai duluan. Makanya gausah cari


gara-gara.” Kata Raffa.


“Kamu kok malah belain si kaira


sih, yang salah itu dia mas.” Kata Angel.


“Kan kamu sendiri yang undang


dia. Aku kan nggak pernah menyuruhmu untuk mengundangnya. Uda lah aku makin


kesel denger kamu ngomel-ngomel nggak jelas kayak gitu. Aku mau mandi dulu.”

__ADS_1


Kata Raffa.


Setelah Raffa mandi, Angel sudah


berdandan untuk siap pergi.



“Kamu mau pergi?” Tanya Raffa.


“Aku pengen mampir ke kantor kamu


mas, kita ke kantor bareng ya. Kan aku juga pengen tau tempat kerja kamu. Tapi


kali ini aku bukan sebagai pacar melainkan istri sah kamu mas.” Kata Angel.


“Ada-ada aja sih kamu ini. Nggak


usah ikut yang ada malah ganggu aja nanti. Kamu dirumah aja.” Perintah Raffa.


“Nggak mau pokoknya aku mau ikut.


Lagipula aku juga uda dandan ini.” Kata Angel.


terserah.” Kata Raffa.


“Makan dulu dong, aku tadi bikin


spageti kesukaan kamu. Buka mulutnya aaaaaaa.” Kata Angel sambil menyodorkan


makanan ke mulut Raffa. Namun Raffa langsung melepehnya karena rasanya yang


hambar.


“Makanan apaan sih ini nggak ada


rasanya sama sekali, kamu itu bisa masak nggak sih. Beda banget sama Kaira, dia


bisa masak makanan apa saja dan selalu enak rasanya.” Bentak Raffa.


“Selalu bandingin aku dengan


Kaira. Aku ini lagi hamil mas dan nggak boleh stress, tapi kamu tiap hari

__ADS_1


selalu marah-marahin aku yang ada malah bikin aku stress tau. Kamu itu emang


nggak ada akhlak sama sekali deh jahatnya kebangetan pantesan aja semua wanita


yang kamu cintai pergi meninggalkanmu karena kamu tidak memperlakukannya dengan


baik.” Bentak Angel.


Plakkkkkkkkkkk. Raffa menampar


pipi Angel dengan kencang hingga dia terjatuh di lantai.


“Auuuuuuuw aduh aduh aduh


sakit. Gila kamu mas tega banget sama aku. Dulu kamu nggak pernah perlakuin aku


seperti ini tapi setelah kamu nikah sama Kaira kelakuan mu jadi bejat banget.


Aku ini sekarang uda sah jadi istrimu dan aku sedang hamil anak kamu, kalau aku


nanti keguguran gimana.” Bentak Angel.


“Makanya jaga ucapanmu.” Kata


Raffa sambil membantu menolong Angel dan membawanya ke kamar.


“Kamu istirahat aja dirumah, aku


mau berangkat kerja dulu.” Kata Raffa.


“Nggak bisa, kamu harus


tanggungjawab. Aku sedang kesakitan seperti ini kamu malah mau ninggalin aku.


Kamu harus disini jagain aku kalau perlu pijitin pundakku nih capek banget


rasanya. Aku hamil kayak gini juga gara-gara kamu tau.” Bentak Angel.


“Kamu nih selalu nuntut aja


bisanya. Aku temani kamu sejam aja setelah itu aku berangkat kerja ke kantor.


Aku ada meeting penting dengan klien.” Kata Raffa.

__ADS_1


__ADS_2