
“Mas kamu mempercayaiku kan?”
Tanya Abel.
“Aku ingin kalian berdua akur dan
tidak saling menuduh.” Kata Ji Yong.
“Aku memang sangat ingin akur dan
damai dengan Seok Kyung tapi kamu tau sendiri kan kalau dia membenciku setengah
mati. Dia selalu menyalahkanku karena kehadiranku membuatnya terpisah dari
ibunya. Aku bingung harus melakukan apa lagi agar dia bisa menerimaku, dirumah
ini hanya Ha Joon yang bisa menerima dan mempercayaiku.” Kata Abel.
“Itu tugasmu sebagai ibu mereka,
aku lelah dan aku ingin tidur. Aku tidak ingin melihat kejadian seperti itu terulang
kembali. Seok Kyung masih dibawah umur jadi tidak diperbolehkan untuk minum
alcohol.” Kata Ji Yong.
“Benar-benar membuatku gila
keluarga ini, aku merasa terjebak dalam pernikahan keduaku ini.” Kata Abel
dalam hati.
**
Keesokan harinya.
Abel bangun pagi lalu dia
berenang di kolam renang untuk menyegarkan pikirannya. Tidak lama kemudian Seok
Kyung juga terbangun lalu dia melihat Abel yang tengah berenang. Dia pun
akhirnya menghampirinya.
“Kamu pandai berenang juga ya.”
__ADS_1
Kata Seok Kyung.
“Ah tentu saja, ada apa? Kamu mau
menuduhku apa lagi?” Tanya Abel sambil mengeringkan rambutnya yang basah dengan
handuk.
“Banyak hal yang ingin aku
ketahui tentang ibu baruku termasuk latar belakang keluarganya. Apakah papaku
mengenalmu dengan baik, yang aku tau kamu memiliki pribadi yang tertutup
terutama masalah keluarga.” Kata Seok Kyung.
“Jika kamu penasaran, tanyakan
saja langsung padaku.” Kata Abel.
“Ternyata kamu berasal dari
keluarga kriminal alias seorang pembunuh, bahkan kamu adalah anak dari hasil
perselingkuhan. Waw kacau sekali ya keluargamu, pasti kamu menikahi papaku karena
hartanya kan.” Bisik Seok Kyung. Tentu saja Abel sangat kaget, karena selama
bahkan mereka menikah tanpa dihadiri keluarga Abel sama sekali, namun adiknya
yaitu Kei mengetahui pernikahan Abel. Abel menceritakan kepada Ji Yong kalau
orang tuanya telah tiada dan dia memiliki satu orang adik. Hanya itu yang dia
ceritakan kepada Ji Yong.
“Apa kamu bilang?” Tanya Abel.
“Kamu adalah aib keluarga ini
karena kamu berasal dari keluarga pembunuh.” Kata Seok Kyung.
“Jaga ucapanmu dan jangan bicara
sembarangan ya, dasar anak kurang ajar.” Kata Abel lalu dia menampar pipi Seok
Kyung karena saking kesalnya, lalu dia pergi meninggalkan Seok Kyung.
__ADS_1
“Auuuu berani sekali kamu
menamparku, kamu telah menampar orang yang salah, aku akan membuktikan bahwa
keluargamu memang benar seorang pembunuh.” Kata Seok Kyung dalam hati.
“Tunggu, kamu siapa berani
menamparku? Kamu telah menampar orang yang salah.” Kata Seok Kyung.
“Selama ini aku cukup sabar
menghadapimu ya, tapi ucapanmu barusan membuatku murka dan sangat kesal. Jangan
menuduhku dan memancingku, aku juga bisa bersikap kasar terhadapmu.” Ancam
Abel.
“Oh iya? Lalu apakah kamu akan
membunuhku seperti ayahmu yang membunuh istrinya?” Tantang Seok Kyung.
“Park Seok Kyung jaga ucapanmu.
Keluargaku adalah keluarga yang sangat harmonis dan tidak pernah terlibat
tindakan kriminal.” Bentak Abel.
“Buktikan padaku jika ucapanmu
benar, ingat ya jangan pernah mengusikku apalagi ikut campur urusanku.” Kata
Seok Kyung.
“Apa kamu tau bahwa sebenarnya kamu
bukanlah anak dari.” Kata Abel.
“Kenapa berhenti? Sebenarnya aku
apa?” Tanya Seok Kyung.
“Tanyakan sendiri pada ayahmu.”
Bentak Abel, lalu dia pergi. Abel sangat kesal dengan Seok Kyung, akhirnya dia
__ADS_1
pergi keluar menuju ke sebuah kafe terdekat dari rumahnya. Disana dia bertemu
dengan tantenya yaitu Renata (Renata adalah adik dari Rafa ayah Arabella).