
Kaira sedang memasak makan malam untuk suaminya,
sedangkan Kei sedang berlibur dirumah orang tuanya Kaira.
“Masak apa sayang?” Tanya Raffa.
“Mau masak gurame saus asam manis sayang.” Kata
Kaira.
“Wah enak tuh, masih lama tidak?” Tanya Raffa.
“Ehm ini masih goreng ikannya, tapi aku belum
membuat bumbunya.” Kata Kaira.
“Aku bantuin ya, aku sudah sangat lapar soalnya.”
Kata Raffa.
“Nah gitu dong. Kalau gitu kamu bantuin potong
bawang saja ya sayang.” Kata Kaira.
“Siap chef.” Kata Raffa.
“Good job. Pakai celemeknya mas biar tidak
mengotori bajumu.” Kata Kaira.
“Iya sayang.” Kata Raffa sambil mencium pipi
istrinya.
“Auuu kamu ini sebenarnya mau bantu atau hanya
ingin mencari kesempatan?” Tanya Kaira.
“Ya dua-duanya dong, aku sudah selesai nih potong
bawangnya. Aku bisa bantu apalagi ini?” Tanya Raffa.
“Potong nanas dan paprikanya ya.” Kata Kaira.
“Siap, tapi cium dulu dong.” Kata Raffa sambil menyodorkan
bibirnya ke arah istrinya.
Lalu Kaira mencium bibir suaminya dengan sangat
mesra dan Raffa menggendong istrinya ke atas meja.
“Lupakan makanannya dan kita tetap seperti ini.”
__ADS_1
Kata Raffa.
“Ayo kita kedalam kamar saja sayang.” Kata Kaira.
“Didalam kamar itu sudah biasa, tapi kalau didapur
itu berbeda.” Kata Raffa lalu mencium istrinya kembali hingga cukup lama.
Setelah itu, Raffa menggendong istrinya dan kali
ini dia membawanya kedalam kolam renang.
“Kok ke kolam renang sayang?” Tanya Kaira.
“Sepertinya akan asyik jika kita bercinta didalam
kolam renang.” Kata Raffa.
“Dingin sayang.” Kata Kaira.
“Sebentar saja, sudah diamlah dan turuti
perintahku.” Kata Raffa.
Kemudian Raffa masuk kedalam kolam renang sambil
tetap menggendong istrinya. Saat merea berdua sudah didalam kolam renang, Raffa
melepas pakaiannya dan juga melepaskan pakaian istrinya, dan mereka lanjut
‘Mas dingin disini, keluar yuk.” Kata Kaira.
“Iya, maafkan aku ya, kamu jadi kedinginan.
Mandilah pakai air hangat agar tubuhmu hangat kembali.” Kata Raffa.
“Antarkan aku kedalam kamar tapi aku maunya sambil
digendong.” Kata Kaira dengan maja.
“Astaga, siap selalu sayang.” Kata Raffa lalu
segera menggendong istrinya menuju kamar mereka.
**
Setelah selesai mandi.
“Mas perutku jadi lapar, tadi kan aku mau
memasak.” Kata Kaira.
“Pesan makanan saja biar cepat.” Kata Raffa.
__ADS_1
“Kau lapar tidak sayang?” Tanya Kaira.
“Ya lapar lah kan habis berolahraga kita haha.”
Kata Raffa.
“Aku pesan apa ya enaknya mas?” Tanya Kaira.
“Terserah kamu sayang, aku nurut saja.” Kata
Raffa.
“Kalau gitu pesan fried chicken saja ya.” Kata
Kaira.
“Iya boleh.” Kata Raffa.
Tidak lama kemudian pesanan mereka pun datang.
“Pesanan kita sudah datang sayang, kita makan dulu
yuk.” Kata Kaira.
“Bawa saja ke kamar makanannya.” Kata Raffa.
“Baiklah.” Lalu Kaira membawa makanannya kedalam
kamar.
“Makan dulu yuk. Kamu mau pakia nasi atau tidak?”
Tanya Kaira.
“Boleh tapi sedikit saja nasinya.” Kata Raffa.
“Kalau gitu satu porsi nasi kita makan berdua saja
mas.” Kata Kaira.
“Ok, selamat makan. Oh ya gimana Kei sama
neneknya? Dia rewel tidak? Nakal tidak? Sedang apa dia?” Tanya Raffa.
“Tadi mama mengirimkanku gambar kalau mereka
sekarang sedang makan diluar.” Kata Kaira.
“Wah pasti Kei senang sekali bisa makan bareng
neneknya.” Kata Raffa.
__ADS_1
“Iya mas, tadi Kei juga bilang kalau dia memang
sangat rindu dengan nenek dan kakeknya mas.” Kata Kaira.