Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 156


__ADS_3

Kaira sedang memasak makan malam untuk suaminya,


sedangkan Kei sedang berlibur dirumah orang tuanya Kaira.


“Masak apa sayang?” Tanya Raffa.


“Mau masak gurame saus asam manis sayang.” Kata


Kaira.


“Wah enak tuh, masih lama tidak?” Tanya Raffa.


“Ehm ini masih goreng ikannya, tapi aku belum


membuat bumbunya.” Kata Kaira.


“Aku bantuin ya, aku sudah sangat lapar soalnya.”


Kata Raffa.


“Nah gitu dong. Kalau gitu kamu bantuin potong


bawang saja ya sayang.” Kata Kaira.


“Siap chef.” Kata Raffa.


“Good job. Pakai celemeknya mas biar tidak


mengotori bajumu.” Kata Kaira.


“Iya sayang.” Kata Raffa sambil mencium pipi


istrinya.


“Auuu kamu ini sebenarnya mau bantu atau hanya


ingin mencari kesempatan?” Tanya Kaira.


“Ya dua-duanya dong, aku sudah selesai nih potong


bawangnya. Aku bisa bantu apalagi ini?” Tanya Raffa.


“Potong nanas dan paprikanya ya.” Kata Kaira.


“Siap, tapi cium dulu dong.” Kata Raffa sambil menyodorkan


bibirnya ke arah istrinya.


Lalu Kaira mencium bibir suaminya dengan sangat


mesra dan Raffa menggendong istrinya ke atas meja.


“Lupakan makanannya dan kita tetap seperti ini.”

__ADS_1


Kata Raffa.


“Ayo kita kedalam kamar saja sayang.” Kata Kaira.


“Didalam kamar itu sudah biasa, tapi kalau didapur


itu berbeda.” Kata Raffa lalu mencium istrinya kembali hingga cukup lama.


Setelah itu, Raffa menggendong istrinya dan kali


ini dia membawanya kedalam kolam renang.


“Kok ke kolam renang sayang?” Tanya Kaira.


“Sepertinya akan asyik jika kita bercinta didalam


kolam renang.” Kata Raffa.


“Dingin sayang.” Kata Kaira.


“Sebentar saja, sudah diamlah dan turuti


perintahku.” Kata Raffa.


Kemudian Raffa masuk kedalam kolam renang sambil


tetap menggendong istrinya. Saat merea berdua sudah didalam kolam renang, Raffa


melepas pakaiannya dan juga melepaskan pakaian istrinya, dan mereka lanjut


‘Mas dingin disini, keluar yuk.” Kata Kaira.


“Iya, maafkan aku ya, kamu jadi kedinginan.


Mandilah pakai air hangat agar tubuhmu hangat kembali.” Kata Raffa.


“Antarkan aku kedalam kamar tapi aku maunya sambil


digendong.” Kata Kaira dengan maja.


“Astaga, siap selalu sayang.” Kata Raffa lalu


segera menggendong istrinya menuju kamar mereka.


**


Setelah selesai mandi.


“Mas perutku jadi lapar, tadi kan aku mau


memasak.” Kata Kaira.


“Pesan makanan saja biar cepat.” Kata Raffa.

__ADS_1


“Kau lapar tidak sayang?” Tanya Kaira.


“Ya lapar lah kan habis berolahraga kita haha.”


Kata Raffa.


“Aku pesan apa ya enaknya mas?” Tanya Kaira.


“Terserah kamu sayang, aku nurut saja.” Kata


Raffa.


“Kalau gitu pesan fried chicken saja ya.” Kata


Kaira.


“Iya boleh.” Kata Raffa.


Tidak lama kemudian pesanan mereka pun datang.



“Pesanan kita sudah datang sayang, kita makan dulu


yuk.” Kata Kaira.


“Bawa saja ke kamar makanannya.” Kata Raffa.


“Baiklah.” Lalu Kaira membawa makanannya kedalam


kamar.


“Makan dulu yuk. Kamu mau pakia nasi atau tidak?”


Tanya Kaira.


“Boleh tapi sedikit saja nasinya.” Kata Raffa.


“Kalau gitu satu porsi nasi kita makan berdua saja


mas.” Kata Kaira.


“Ok, selamat makan. Oh ya gimana Kei sama


neneknya? Dia rewel tidak? Nakal tidak? Sedang apa dia?” Tanya Raffa.


“Tadi mama mengirimkanku gambar kalau mereka


sekarang sedang makan diluar.” Kata Kaira.


“Wah pasti Kei senang sekali bisa makan bareng


neneknya.” Kata Raffa.

__ADS_1


“Iya mas, tadi Kei juga bilang kalau dia memang


sangat rindu dengan nenek dan kakeknya mas.” Kata Kaira.


__ADS_2