Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 58


__ADS_3

“Aku akui memang aku salah telah


mencintaimu tapi menikahi Kaira, pernikahanku dengan Kaira atas kehendak kedua


orang tuaku karena kalau aku tidak menuruti perintahnya perusahaan ku akan


diambil alih oleh papaku jadi aku menikahi Kaira. Tapi aku juga sangat


mencintaimu Angel makanya aku nggak bisa pisah denganmu. Memang awalnya aku


tidak mencintai Kaira namun akhir-akhir ini aku mulai nyaman dengan


keberadaannya. Jadi aku tidak bisa jika harus memilih satu diantara kalian


berdua.” Jelas Raffa.


“Baiklah kalau begitu segera


putuskan si Angel sekarang atau kita cerai.” Pinta Kaira.


“Nggak bisa Ra.” Kata Raffa.


“Lalu bagaimana denganku mas? Apa


aku sudah tidak berharga lagi mas?” Tanya Angel.


“Stoppppp semua kalian berdua.


Aku pusing nggak bisa mikir kalo kalian berdua berantem kayak gini.” Kata


Raffa.


Tiba-tiba Angel mengeluh sakit kepala dan pingsan.


“Angel angel kamu kenapa? Aduh


gimana dong ini.” Kata Raffa.


“Yauda bawa aja ke rumah sakit.”


Kata Kaira. Lalu Raffa membawa Angel ke rumah sakit, Kaira pun juga ikut ke


rumah sakit.


Sesampainya di rumah sakit

__ADS_1


“Dasar pelakor, bisa-bisanya dia malah pura-pura pingsan.” Gerutu Kaira.


“Dia beneran pingsan Ra.” Kata Raffa.


“Gimana keadaan Angel dok?” Tanya Raffa.


“Bu Angel hamil usia satu minggu,


dia pingsan karena kelelahan. Jadi saya minta supaya bu angel banyak istirahat


dan agar tidak stress.” Kata Dokter.


“Apa dia hamil?” Tanya Raffa.


Kaira yang mendengar perkataan


dokter tersebut langsung syok, lalu dia segera pergi meninggalkan rumah sakit


dengan air mata yang membanjiri pipinya. Dia tidak sengaja menabrak seseorang


dan ternyata dia adalah Arka. Dia datang ke rumah sakit untuk menjenguk


temannya yang sedang sakit.


“Aku uda nggak tahan lagi dengan


kelakuan si Raffa. Si Angel Angel ternyata dia.”


“Tenang tarik nafas dulu ok. kalo


uda tenang cerita pelan-pelan.” Kata Arka.


“Angel hamil anak Raffa. Gue uda


nggak bisa maafin si Raffa lagi, gue mau cerai sama dia gue pengen pisah sama


dia.” Kata Kaira.


“Jangan ngomong sembarangan,


pikirkan baik-baik juga masa depanmu.” Kata Arka.


“Buat apa gue bertahan sama si


Raffa, apalagi sekarang si Angel malah hamil anak Raffa.” Kata Kaira.

__ADS_1


“Sabar, tenangkan hati dan pikiran dulu.” Kata Arka.


“Gue pengen pisah sama Raffa.” Kata Kaira.


“Tenang, loe masih emosi makanya


nggak bisa mikir. Uda gpp loe nangis sepuasnya.” Kata Arka.


Raffa melihat Arka yang mencoba menenangkan


Kaira dari kejauhan. Dia terbakar cemburu hebat namun dia bingung harus


melakukan apa. Akhirnya dia memutuskan ke kamar tempat Angel dirawat.


“Itu anak siapa?” Tanya Raffa kepada Angel.


“Ya anak kamu lah, kan aku


ngelakuinnya cuma sama kamu doang mas. Kamu mesti tanggungjawab pokoknya mas


dan aku nggak mau gugurin anak ini. Nikahin aku secepatnya!” Pinta Angel.


“Gila apa mana mungkin kita


nikah, apa kata Kaira. Lagipula selama kita melakukan hal itu aku selalu pakai


pengaman, mana mungkin kamu bisa hamil.” Kata Raffa.


“Apa kamu yakin selalu pakai itu?


Coba kamu ingat-ingat lagi deh. Pokoknya aku minta kamu cepet nikahin aku.”


Bentak Angel.


“Kenapa sih kamu mesti hamil disaat seperti ini hah?” Bentak Raffa.


“Kamu jangan marah-marah ke aku ya.


Harusnya kamu tanggungjawab jangan hanya nyalahin orang mas.” Kata Angel.


“Aku keluar sebentar.” Kata Raffa.


“Mas mas jangan pergi, mas jangan


tinggalin aku mas.” Teriak Angel.

__ADS_1


__ADS_2