Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
New Season Bagian 1


__ADS_3

Arabella berada di Singapore


untuk berlibur dengan teman-temannya. Saat itu juga Raffa dan Kaira dilarikan


ke rumah sakit karena serangan jantung. Saat Arabella kembali ke Indonesia,


Raffa dan Kaira dinyatakan meninggal dunia. Tentu saja peristiwa ini membuat


kondisi Arabella dan juga Kei menjadi terpuruk setelah kepergian orang-orang


terkasih mereka. Satu bulan setelah kepergian Raffa dan Kaira, Daniel menceraikan


Arabella. Kini hidup Arabella sangatlah memprihatinkan. Dia bahkan berulang


kali mencoba mengakhiri hidupnya. Akhirnya dia memutuskan untuk pergi ke luar


negeri untuk melupakan semua hal yang terjadi di Indonesia. Dia memilih pergi


ke Korea Selatan.


**


Di bandara


“Kakak yakin dengan keputusan


ini? Haruskah kakak pergi meninggalkanku sendiri disini?” Tanya Kei.


“Tentu saja keputusanku sudah


bulat, lagipula sebentar lagi kamu akan menikah. Tapi kakak sepertinya tidak


bisa datang ke acara pernikahanmu nanti. Sampaikan permintaan maaf kakak kepada


calon istrimu ya. Pesan kakak tolong perlakukan dia dengan baik dan sayangi dia


dengan sepenuh hati.” Kata Arabella.


“Tentu saja kak, kakak juga


jangan lupa sering kasih kabar kepadaku ya dan pastikan kakak hidup dengan baik


disana.” Kata Kei.


“Tentu saja, kakak pergi dulu ya.”


Kata Arabella.


“Nanti kakak akan menemui siapa


setibanya disana?” Tanya Kei.


“Kakak akan menemui teman SMA


kakak, dia sudah berkeluarga dan menikahi orang sana.” Kata Arabella.


“Semoga kakak bisa hidup dengan


baik dan menemukan kebehagiaan disana ya.” Kata Kei.


“Tentu saja.” Kata Arabella.


Setelah itu mereka berpisah,

__ADS_1


Arabella pergi ke Korea Selatan untuk memutuskan tinggal disana selama yang ia


inginkan sedangkan Kei memutuskan untuk menikah dengan kekasihnya dan mengelola


bisnis orang tuanya.


**


Arabella tiba di korea selatan. Dia


segera menelfon temannya.


“Hallo, aku sudah tiba di bandara


incheon.” Kata Arabella.


“Tunggu sebentar aku akan


menjemputmu.” Kata Jesika teman SMA Arabella.


Tidak lama kemudian, datanglah


Jesika.


“Hai, aku turut berduka ya atas


kepergian kedua orang tuamu.” Kata Jesika.


“Iya, apakah kamu juga berduka


atas kepergian mantan suamiku yang sangat brengsek itu?” Tanya Arabella.


“Lupakan dia dan cobalah


berkencan dengan orang korea.” Kata Jesika.


bekerja disini dan bersenang-senang untuk menikmati hidupku.” Kata Arabella.


“Hmmm baiklah, ayo kita pergi.” Kata


Jesika.


“Dimana suamimu?” Tanya Arabella.


“Aku tinggal bersamanya dan aku


dan dia tidak ada ikatan pernikahan, disini kita bisa bebas tinggal dengan


lawan jenis tanpa ada ikatan pernikahan.” Kata Jesi.


“Apa? Lalu anak yang kamu kandung


itu bagaimana? Bukankah waktu itu kamu sedang hamil ya?” Tanya Abel.


“Pacarku menyuruhku untuk


menggugurkannya.” Kata Jesi.


“Astaga kenapa kamu tega


melakukannya.” Kata Abel sangat kaget.


“Karena suatu kesalahan dan

__ADS_1


lagipula dia tidak ingin memiliki seorang anak. Sudahlah jangan membahas hal


ini, kita makan yuk.” Kata Jesi.


“Baik, aku sangat lapar. Oh iya


carikan aku pekerjaan juga.” Kata Abel.


“Aku dan kekasihku memiliki


sebuah kafe, jika kamu mau silahkan saja bekerja paruh waktu di kafe milikku. Ya


anggap saja sambil menunggu mencari pekerjaan yang lebih baik, kamu kan bisa


bekerja paruh waktu di kafe milikku. Kebetulan kafe milikku masih baru jadi aku


belum memiliki pegawai, hanya aku dan kekasihku yang mengelolanya. Oh iya kamu


sudah fasih berbicara bahasa korea kan?” Kata Jesi.


“Aku masih belajar dan aku pasti


bisa. Kalau begitu aku akan bekerja paruh waktu di kafe milikmu ya.” Kata Abel.


“Tentu saja.” Kata Jesi.


“Lalu bagaimana dengan tempat


tinggalku?” Tanya Abel.


“Aku tinggal di apartemen, kalau


kamu mau sewa apartemen yang sama dengan tempatku saja.” Kata Jesi.


“Mahal tidak?” Tanya Abel.


“Murah kok makanya tempatnya


tidak terlalu luas, cukup untuk satu orang atau sepasang kekasih yang tinggal


bersama.” Kata Jesi.


“Wah rasanya lega bisa bertemu


denganmu, kamu benar-benar penyelamatku.” Kata Abel.


“Hehe jangan bicara begitu, saat


ini kita sama-sama orang asing yang ingin hidup enak di negeri orang. Kamu harus


bisa beradaptasi dengan cepat disini.” Kata Jesi.


 


 


 


 


Info :


Hai semuanya, author hadir kembali ya. Kali ini cerita akan berfokus dengan kehidupan Arabella yang memilih untuk tinggal dan menetap di luar negeri yaitu di Korea Selatan. Penasaran seperti apa kelanjutan ceritanya? Yuk silahkan dilanjutkan lagi membacanya. Jangan lupa like nya ya teman-teman.

__ADS_1


Oh iya author juga baru saja update novel terbaru loh yang berjudul "Kehidupan Kampus Alesya" dan juga "Sky Tower Palace"


Silahkan mampir ya dan jangan lupa like nya. Terima kasih banyak dan mohon maaf sebelumnya.


__ADS_2