
Tiba-tiba datanglah mantan suami
Viona, dia datang membawa keributan.
“Viona dimana kamu? Dasar wanita jalang
wanita laknat wanita kurang ajar dan tidak tau diri, kembalikan perusahaanku
dan juga hartaku, kamu benar-benar wanita penipu.” Kata mantan suami Viona
sambil memecahkan gelas dan piring yang ada di pesta tersebut, mantan suami
Viona bernama Daniel.
Viona dan seluruh tamu yang hadir
pun kaget dengan ulah Daniel.
“Apa yang kamu lakukan disini?”
Tanya Viona.
“Dasar wanita penipu, kembalikan
semua harta dan perusahaanku.” Kata Daniel sambil mencekik leher Viona.
“Ah ah tolong jangan sakiti aku.
Ampun tolong aku.” Kata Viona.
Lalu Raffa dan Kei menghajar
Daniel. Viona pun pingsan.
“Sebaiknya jangan berurusan
dengan wanita ular itu, aku mantan suaminya. Dia telah mengambil semua harta
dan juga perusahaanku yang selama ini aku jalankan.” Kata Daniel.
“Tutup mulutmu.” Kata Raffa sambil
menghajar Daniel kembali.
“Dia memang sangat cantik, anggun
dan elegan tapi itu semua palsu. Hatinya sangat busuk.” Kata Daniel. Lalu pihak
keamanan membawa Daniel keluar dari pesta tersebut.
Raffa membawa Viona ke kamarnya.
“Apa yang sebenarnya terjadi?
Kenapa lelaki itu bicara seperti itu?” Tanya Raffa dalam hati.
“Mas bagaimana Viona?” Tanya
Kaira.
“Dia sedang diperiksa oleh
dokter.” Kata Raffa.
“Kita sebaiknya kembali pulang
__ADS_1
saja yuk mas.” Kata Kaira.
“Baiklah kalau begitu, besok
tolong telfon dia ya.” Kata Raffa.
“Iya mas, dia siapa sih
sebenarnya. Kenapa dia bicara sembarangan kepada Viona. Dasar lelaki tidak
waras.” Kata Kaira.
“Sudah ayo kita cepat kembali ke
hotel, anak-anak dimana?” Tanya Raffa.
“Mereka sudah aku suruh kembali
terlebih dahulu mas.” Kata Kaira.
**
Keesokan paginya, keluarga Raffa
menikmati sarapan bersama.
“Pa kemarin lelaki yang mencekik
leher bu Viona itu siapa?” Tanya Arabella.
“Orang yang iri dengan bu Viona
dan berusaha memfitnah bu Viona, sudah jangan pikirkan masalah kemarin.” Kata
Raffa.
Arabella mau pergi berbelanja.” Kata Feya.
“Iya, jangan pulang larut malam
ya.” Kata Raffa.
“Kei jadi kembali ke Jakarta
sekarang?” Tanya Kaira.
“Waw cepat sekali kamu kembali ke
Jakarta?” Tanya Arabella.
“Memangnya ada apa?” Tanya Raffa.
“Aku ada liburan bersama
teman-temanku, aku tidak enak jika tidak ikut.” Kata Kei.
“Pasti sama pacarmu kan?” Tanya
Arabella.
“Dasar sok tau, sama teman-teman
dekatku.” Kata Kei.
“Liburan kemana?” Tanya Raffa.
__ADS_1
“Ke Bali pa, aku sudah memesan
tiket penerbangan langsung ke Bali.” Kata Kei.
“Hati-hati ya, setibanya disana
langsung telfon mami.” Kata Kaira.
“Iya ma tenang saja tidak usah
khawatir.” Kata Kei.
“Aku sudah selesai makan, ayo
kita berangkat sekarang.” Kata Arabella kepada Feya.
“Aku berangkat dulu ya ma pa.”
Kata Feya.
“Iya hati-hati.” Kata Raffa dan
Kaira.
“Anak kecil jangan pulang
malam-malam.” Kata Kei.
“Kalau aku pergi dengan kak
Arabella aku bukan lagi anak kecil.” Kata Feya sambil mencubit lengan Kei.
“Anak laki-laki jangan suka PHP
perempuan ya.” Kata Arabella.
Dikamar Raffa dan Kaira.
“Mas, tadi Viona mengirim pesan
kepadaku. Dia memintaku untuk bertemu dengannya.” Kata Kaira.
“Hanya berdua saja atau denganku
juga?” Tanya Raffa.
“Hanya berdua saja, lebih baik
kamu antarkan Kei ke bandara saja mas karena aku tidak bisa menemaninya.” Kata
Kaira.
“Ok baiklah, kalau terjadi
apa-apa kabari aku segera ya sayang.” Kata Raffa.
“Iya sayang, aku bersiap-siap
untuk menemuinya ya.” Kata Kaira.
“Bertemu dimana memangnya?” Tanya
Raffa.
“Bertemu di restoran dekat tempat
__ADS_1
party kemarin sayang.” Kata Kaira.