
“Mas, dokter kandunganku yang
baru mendaftarkanku untuk ikut kelas yoga.” Kata Kaira.
“Mulai kapan kelas yoga nya?”
Tanya Raffa.
“Mulai bulan depan mas, oh ya aku
daftar yang untuk couple jadi kamu wajib datang untuk menemaniku.” Kata Kaira.
“Aku ikut juga? Lebih baik aku
antarkan saja lalu aku menunggu diluar saja, kalau aku harus ikut yoga juga
sepertinya aku tidak bisa, aku malu sayang.” Kata Raffa.
“Sudah terlanjur mas, pokoknya
kamu harus ikut. Hari sabtu atau minggu kok mas, jadi nanti kita bisa memilih
salah satu saja.” Kata Kaira.
“Aku tidak bisa sayang, aku malu.”
Kata Raffa.
“Mas ini anak kamu, jadi kamu
juga wajib ikut yoga.” Kata Kaira.
“Yoga kan hanya khusus ibu hamil
saja.” Kata Raffa.
“Mas kita bikin anak ini berdua, enak-enak
nya juga berdua, merawatnya harus berdua dan membesarkannya pun juga harus
berdua. Memang seorang ibu yang mengandung tapi kamu sebagai ayah juga harus
ikut andil dong.” Kata Kaira.
“Hmmm iya iya aku akan ikut, lain
kali bilang dulu dong padaku.” Kata Raffa.
“Kalau aku bilang terlebih dahulu
padamu pasti kamu akan menolaknya, lagipula ini demi kesehatan anak kita kan.”
Kata Kaira.
“Iya iya aku akan ikut kok. Dulu
waktu kamu hamil Kei bukannya kamu ikut yoga sendiri?” Tanya Raffa.
“Kalau sudah bilang mau ikut
yaudah ikut saja, apa harus mengungkit masa lalu. Dulu kau sangat sibuk jadi
aku pikir kau tidak ada waktu untuk ikut yoga, tapi sekarang waktumu tidak
sesibuk dulu makanya aku ingin kau bisa ikut, biar kamu tau bagaimana rasanya mengandung.”
Kata Kaira tegas.
“Iya sayang aku akan usahakan
untuk ikut. Kamu mau kemana?” Tanya Raffa.
__ADS_1
“Mau ambil minum.” Kata Kaira.
“Biar aku yang mengambilkanmu
minum. Kamu mau minum apa?” Tanya Raffa.
“Aku mau minum jus mas.” Kata
Kaira.
“Ok aku akan buatkan jus untukmu,
jus apa sayang?” Tanya Raffa.
“Jus alpukat saja deh mas, jangan
pakai gula, ganti saja gula nya pakai madu, airnya jangan terlalu banyak tapi
jangan terlalu kental juga.” Kata Kaira.
“Iya sayang, jus aplukat saja?”
Tanya Raffa.
“Memangnya kau mau membuatkanku
apa lagi mas?” Tanya Kaira.
“Cemilan?” Tanya Raffa.
“Boleh deh, kalau begitu tolong
buatkan aku roti bakar ya sayang, sepertinya roti bakar rasa coklat terasa enak
sekali.” Kata Kaira.
“Pesan saja kalau roti bakar
“Tidak mau, aku mau bikinan kamu
mas, sepertinya anak kita ingin makanan buatan papinya deh.” Kata Kaira.
“Hmmm bisa saja kalau mencari
alasan. Tunggu sebentar ya.” Kata Raffa.
“Iya sayang, tapi jangan terlalu
lama, anak kita sudah kelaparan.” Kata Kaira.
“Bukan anak kita yang lapar, tapi
kamu yang kelaparan sayang.” Kata Raffa.
“Hehe aku bukannya kelaparan mas,
tapi hanya ingin makan sesuatu yang manis saja.” Kata Kaira.
Lalu Raffa pergi ke dapur untuk
membuatkan makanan dan minuman untuk istrinya.
“Tuan, biar saya saja yang
membuatkannya.” Kata mbak Ayu.
“Tidak usah, istri saya ingin
memakan buatan saya soalnya. Mbak Ayu istirahat saja, saya bisa bikin sendiri
kok.” Kata Raffa.
__ADS_1
“Baiklah tuan, semua bahan-bahan
ada di kulkas.” Kata mbak Ayu.
“Iya, terima kasih.” Kata Raffa.
Lalu Raffa mulai membuatkan jus
untuk istrinya.
“Jus alpukat saja kenapa jadi
rumit sekali sih, tidak pakai gula lah, airnya sedikit tapi tidak boleh terlalu
kental.” Gerutu Raffa.
“Mas sudah belum?” Teriak Kaira
dari kamarnya.
“Belum sayang, tunggu sebentar
ya.” Kata Raffa.
“Jangan terlalu lama mas, aku
lapar.” Kata Kaira.
“Iya, ini masih bikin jus
alpukatnya.” Kata Raffa.
Info :
Hai readers, jangan lupa mampir
juga ke ceritaku yang lain ya, judulnya “Menua Bersamamu”. Ada lee min ho dan
kim go eun loh dijamin ceritanya semakin menarik dan bikin baper karena
keromantisan mereka. Thank u.
Aku kasih sinopsisnya nih buat kalian.
Kisah seorang mahasiwi biasa di
salah satu universitas yang cukup terkenal, gadis itu bernama Bella. Di kampus
tersebut dia bertemu dengan seorang pria yang kaya raya dan juga seorang
pewaris group perusahaan, namun pria tersebut selalu membuat Bella menderita,
dia adalah Bastian. Hingga akhirnya mereka saling jatuh cinta. Namun kisah
cinta mereka benar-benar butuh perjuangan karena banyak sekali yang menentang
hubungan mereka terutama orang tua Bastian. Akhirnya mereka sempat berpisah
beberapa tahun dan bertemu kembali lalu merajut kisah cinta mereka kembali.
Mereka berjanji dan akan berjuang agar bisa mendapat restu dan bisa hidup
bersama bahkan menua bersama. Bagaimana kisah cinta mereka selanjutnya?
Jangan lupa mampir dan baca
karyaku yang lainnya ya, thank u.
__ADS_1