Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Part 59


__ADS_3

Feya menemui


Jerry di apartemennya.


“Masuklah.” Kata


Jerry.


“Hari ini kak


Jerry libur?” Tanya Feya.


“Iya, aku sedang


mengambil ijin tidak masuk kerja. Mau minum tidak? Aku mengambilkan minuman


untukmu.” Kata Jerry.


“Boleh kak.”


Kata Feya.


“Minuman alcohol


atau non alcohol?” Tanya Jerry.


“Alkohol juga


boleh deh kak.” Kata Feya.


“Aku kemarin


membeli wine yang sangat enak, kamu harus mencobanya.” Kata Jerry.


“Boleh, tapi


sedikit saja kak.” Kata Feya.


“Ini silahkan


diminum.” Kata Jerry.


“Bersulang.”


Kata Feya.


“Bersulang.”


Kata Jerry.


“Ah luar biasa


enak sekali kak.” Kata Feya.


“Ternyata kamu


bisa juga caranya meminum ya.” Kata Jerry.


“Hehehe tentu


saja. Oh ya kemarin aku sudah bicara dengan mami dan papiku.” Kata Feya.


“Lalu bagaimana?


Apakah mereka merestui kita?” Tanya Jerry.


“Tentu saja


mereka menolaknya kak, aku bingung harus membujuk dengan cara bagaimana.” Kata


Feya.


“Sabar dulu,


kalau begitu tunggu sampai kedua orang tuamu merestui hubungan kita ya.” Kata


Jerry.


“Baik kak.


Tolong tuangkan minuman lagi ke gelasku.” Kata Feya.


“Jangan terlalu


banyak minum, tidak baik buat kesehatan loh.” Kata Jerry sambil menuangkan


minuman ke gelas Feya.


“Hehehe iya, kak


Jerry juga sih yang menawariku.” Kata Feya.

__ADS_1


“Keluar yuk


setelah ini.” Kata Jerry.


“Mau kemana


kak?” Tanya Feya.


“Aku ingin


berenang, mau tidak?” Tanya Jerry.


“Boleh tapi aku


tidak bisa berenang kak, aku takut tenggelam.” Kata Feya.


“Tenang saja,


ada aku disampingmu.” Kata Jerry.


“Oh iya, mau


renang dimana kak?” Tanya Feya.


“Di hotel A


saja, disana kolam renangnya bagus dan bersih.” Kata Jerry.


“Kenapa tidak


renang di waterpark saja kak?” Tanya Feya.


“Terlalu ramai,


lebih baik di hotel A saja, disana ada private pool juga kok. Aku akan


bersiap-siap dulu kalau begitu.” Kata Jerry.


“Baiklah kak,


aku tunggu disini ya.” Kata Feya.


**


Di Singapore.


Arabella memulai


bekerja di sebuah kafe yang cukup terkenal, tanpa sengaja disana ada seorang


“Arabella.” Kata


Dina.


“Dina? Sedang


berlibur ya?” Tanya Arabella.


“Iya, kamu kerja


di kafe ini?” Tanya Dina.


“Iya Din, aku


tinggal disini juga.” Kata Arabella.


“Memangnya


kenapa tinggal disini? Apakah kamu pekerja paruh waktu atau kamu sedang


melanjutkan kuliah disini?” Tanya Dina.


“Panjang


ceritanya. Kamu pesan apa?” Tanya Arabella.


“Aku pesan


caramel macchiato 1 ya, kamu selesai kerja jam berapa? Aku akan menemuimu.”


Kata Dina.


“Jam 7 malam.”


Kata Arabella.


“Baiklah, nanti


kita bertemu ya. Aku menginap di hotel X dekat sini kok. Kita ketemu disana


saja ya, aku akan menunggumu di lobby hotel.” Kata Dina.

__ADS_1


“Baiklah, ini


minumannya.” Kata Arabella.


“Terima kasih


banyak.” Kata Dina.


**


Arabella menemui


temannya.


“Hei Dina.”


Panggil Arabella.


“Hei, kita ke


bar yuk atau mau kemana enaknya.” Kata Dina.


“Ke kafe saja,


kafe di belakang hotelmu bagus loh. Sudah pernah kesana belum?” Tanya Arabella.


“Belum, kalau


begitu kita kesana ya.” Kata Dina.


Setibanya di


kafe, mereka segera memesan minuman.


“Kamu sedang


berlibur bersama siapa?” Tanya Arabella.


“Aku sedang


berlibur bersama suamiku, aku sudah menikah setelah wisuda waktu itu.” Kata


Dina.


“berarti sedang


bulan madu dong, seharusnya kamu tidak mengajakku bertemu. Aku jadi tidak enak


denganmu.” Kata Arabella.


“Tidak apa-apa


kok, lagipula suamiku mengijinkanku.” Kata Dina.


“Selamat ya atas


pernikahanmu. Semoga kebahagiaan selalu menyertaimu dan juga suamimu.” Kata


Arabella.


“Terima kasih


banyak ya. Oh ya cerita dong kenapa kamu tinggal disini? Bukankah keluargamu


sangat kaya kenapa kamu harus bekerja paruh waktu?” Tanya Dina.


“Ada banyak


masalah yang terjadi denganku jadi aku tidak bisa tinggal dirumahku lagi.” Kata


Arabella.


“Tapi kan tidak


harus tinggal disini juga.” Kata Dina.


“Setidaknya jika


aku tinggal dan hidup disini aku akan segera melupakan semua masalah yang


terjadi denganku. Maaf aku tidak bisa cerita semuanya kepadamu.” Kata Arabella.


“Tidak apa-apa


kok.” Kata Dina.


 


 


 

__ADS_1


Info :


Jangan lupa mampir juga ke novel terbaruku yang berjudul "Terpaut Usia 15 Tahun". Sudah sampai episode 18 loh, yuk segera mampir dan ditunggu like nya ya readers, terima kasih.


__ADS_2