Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 126


__ADS_3

Rasya tiba dirumah


“Aku pulang.” Kata Rasya.


Angel sedang siap-siap dandan karena akan pergi ke suatu tempat.


“Kau mau pergi kemana? Apa dandananmu tidak terlalu menyolok?” Tanya Rasya.


“Aku mau keluar dengan kenalanku, minggir.” Kata Angel.


Rasya menarik lengan Angel.


“Siapa? Apa aku mengenalnya?” Tanya Rasya.


“Bukan urusanmu, lepaskan tanganku.” Kata Angel.


Lalu Rasya menarik tangan Angel.


“Duduklah aku ingin berbicara sesuatu yang sangat penting.” Kata Rasya.


“Nanti saja, aku mau keluar.” Kata Angel.


“Memangnya mau kemana sih? Sama siapa?” Tanya Rasya.


“Hana ingin mentraktirku makan enak, aku lelah harus makan mie terus sejak kau jatuh miskin.” Kata Angel.


“Aku tadi bertemu Raffa, dia sudah memaafkan kesalahan kita, bahkan dia juga telah menyuruh kita untuk


kembali ke Jakarta, dia membiayai tiket penerbangan kita.” Kata Rasya.


“Apa? Si Raffa bilang seperti itu? Lalu bagaimana dengan anak kita mas?” Tanya Angel.

__ADS_1


“Dia tidak di Jakarta tapi di sebuah kota kecil di Jepang, nanti dia ingin bertemu dengan kita sekaligus


mengembalikan Kenzo kepada kita. Kita berjuang kembali ya dari awal.” Kata Rasya.


“Kau saja yang berjuang, aku mau kita berpisah pokoknya.” Jelas Angel.


“Jangan bicara seperti itu, Kenzo masih membutuhkan seorang ibu. Apa kau tega menelantarkanku dan juga Kenzo anak kita?” Tanya Rasya.


“Aku tidak peduli denganmu, kau kan seorang ayah jadi kau urus saja si Kenzo. Minggir aku mau pergi.” Bentak


Angel.


Saking kesalnya akhirnya Rasya menjambak dan mendorong Angel hingga dia terbentur dinding dengan keras, bahkan sampai mengeluarkan darah dan Angel pingsan.


“Aduh gawat, Angel Angel bangun dong sadar dong.” Kata Rasya sambil mencoba membangunkan Angel yang pingsan.


Lalu dia panik dan menelfon Raffa. Karena saat bertemu tadi Raffa memberikan nomor ponselnya pada Rasya.


“Aku butuh bantuanmu, si Angel Angel pingsan.” Kata Rasya.


“Kau bawa ke rumah sakit terdekat nanti aku segera menyusulmu kesana.” Kata Raffa.


“Ah ok aku akan bawa dia ke RS X saja.” Kata Rasya.


“Aku aku kesana sekarang.” Kata Raffa lalu menutup telfonnya.


“Aku tidak sengaja melakukan ini, ini bukan salahku.” Kata Rasya dalam hati.


Lalu dia membawa Angel ke rumah sakit terdekat. Setibanya disana, dokter segera menangani Angel.


“Apa yang terjadi pada Angel? Kenapa dia bisa pingsan sih?” Tanya Raffa.

__ADS_1


“Ini bukan salahku tidak, aku tidak sengaja melakukannya.” Kata Rasya ketakutan.


“Hei tenang tenang, coba cerita pelan-pelan saja, apa yang sebenarnya terjadi?” Kata Raffa.


“Dia meminta cerai lalu aku menolaknya, karena dia melawan dan ingin pergi jadi aku menariknya dan


mendorongnya tapi tidak sengaja kepalanya terbentur dinding. Aku takut dia mati aku takut masuk penjara, tolong aku.” Kata Rasya semakin takut.


“Tenang tenang, Angel pasti akan segera sadar kok.” Kata Raffa.


“Tapi kalau dia memenjarakan aku bagaimana?” Tanya Rasya.


“Aku akan bantu kau tenang saja dan jangan panik ok.” Kata Raffa.


Beberapa menit kemudian dokter keluar dengan raut wajah yang menunjukkan sedang terjadi sesuatu.


“Bagaimana keadaan dia dokter?” Tanya Rasya.


“Kondisi dia cukup parah karena dia terkena benturan yang cukup keras, jadi dia harus segera dilakukan


operasi.” Jelas Dokter.


“Lakukan apa saja dok.” Jawab Raffa.


“Kami akan lakukan tindakan operasi sekarang juga.” Kata dokter.


Raffa mencoba menenangkan Rasya.


“Sabar, dia pasti akan baik-baik saja kok.” Kata Raffa.


“Semoga saja, Kenzo membutuhkan dia begitu juga dengan aku.” Kata Rasya.

__ADS_1


__ADS_2