
Raffa, Kaira dan Feya pergi ke rumah
hantu, sedangkan Arabella menunggu diluar bersama Viona.
“Kenapa tidak ikut masuk?” Tanya
Viona.
“Aku takut.” Kata Arabella.
“Oh iya, kenapa kita sama ya. Aku
juga sangat takut bahkan ketakutan jika masuk ke wahana rumah hantu. Ini aku
beli minum.” Kata Viona.
“Minuman beralkohol?” Tanya
Arabella.
“Kamu tidak minum ya? Bukankah
anak seusia kamu terbiasa dengan minuman seperti in?” Tanya Viona. Lalu
Arabella mengambil minuman tersebut dan segera meminumnya.
“Aku tidak memaksamu loh.” Kata
Viona.
“Tidak apa-apa, terima kasih
minumannya.” Kata Arabella.
“Mau kemana? Duduklah disini.”
Kata Viona.
“Kenapa sepertinya anda sangat
tertarik denganku?” Tanya Arabella.
“Karena kamu berbeda dengan yang
lain, aku tau apa yang ada didalam hatimu bahkan keinginanmu seperti apa.” Kata
Viona.
“Jangan ikut campur dengan
kehidupan pribadiku.” Kata Arabella.
“Aku tau kamu sebenarnya adalah
anak angkat keluarga Raffa dan Kaira.” Kata Viona.
“Dari mana anda tau? Apakah anda
mencari tau kehidupan pribadi saya?” Tanya Arabella dengan senyum sinisnya.
“Ibumu yang memberitahuku.” Kata
Viona.
“Sialan, apa maksudnya dia
memberitahu orang lain tentang statusku.” Kata Arabella lirih.
“Tidak apa-apa jika kamu ingin
bercerita atau melampiaskan amarahmu kepadaku, aku akan membantumu dan
__ADS_1
mendengarkan keluh kesahmu.” Kata Viona.
“Aku tidak apa-apa kok.” Kata
Arabella.
Lalu Raffa, Kaira dan Feya
menghampiri mereka.
“Bagaimana seram tidak?” Tanya
Viona.
“Wah menyeramkan tapi seru
banget.” Kata Feya.
“Sayang sekali Arabella tidak
ikut ya. Kita mau kemana lagi? Mau coba naik roller coaster nggak?” Tanya
Viona.
“Boleh tante.” Kata Feya dengan
semangat.
“Arabella berani kan naik roller
coaster?” Tanya Viona.
“Tentu saja berani.” Kata
Arabella.
“Aku takut jadi aku tunggu disini
“Kalu begitu hanya empat orang
saja yang ikut ya, lets go.” Kata Kaira.
Setibanya di wahana roller
coaster.
“Sayang, kamu sama mami saja ya,
biar Arabella sama tante Viona.” Kata Kaira.
“Tapi ma.” Kata Arabella.
“Tidak apa-apa, ayo sama tante
saja.” Kata Viona.
Mereka berempat asyik menikmati
wahana tersebut.
“Wah kepalaku pusing sekali.”
Kata Feya.
“Kamu tidak apa-apa kan sayang?”
Tanya Kaira kepada Feya.
“Tidak apa-apa kok ma nanti juga
pusingnya hilang.” Kata Feya.
__ADS_1
“Arabella dan aku tadi sangat
menikmatinya, kita berteriak sekencang mungkin, seru kan?” Tanya Viona.
“Seru banget sampai perutku
terasa lapar sekarang.” Kata Arabella.
“Makan yuk kalau gitu.” Kata
Viona.
“Kamu ini ada-ada saja, baru naik
wahana beberapa sudah lapar. Yauda kita makan sekarang saja, aku panggil papi
dulu ya.” Kata Kaira.
“Kita langsung ke tempat makan
saja yuk.” Kata Viona sambil menggandeng Arabella dan Feya.
“OK, lets go.” Kata Feya.
“Tunggu sebentar, kita beli bando
karakter yuk, lucu banget.” Kata Feya.
“Kita beli tiga, tante Viona
harus pakai juga.” Kata Arabella.
“Jangan dong, aku terlalu tua
untuk memakai bando itu. Kita beli dua saja kalian yang pakai.” Kata Viona.
“Ayolah tante, mau ya pakai bando
itu.” Rayu Arabella.
“Pokoknya kita beli tiga dan
tante Viona harus pakai juga.” Paksa Feya.
“Astaga kalian ini, baiklah aku
akan menuruti kalian berdua.” Kata Viona.
Lalu mereka membeli bando
karakter tersebut dan memakainya.
“Hahahaha tante Viona lucu
banget.” Kata Feya.
“Aku akan mengambil gambar tante
Viona, tunggu jangan bergerak sedikitpun ya tante.” Kata Arabella.
“Cepat, aku malu banyak yang
melihatku.” Kata Viona.
“Ok, sudah selesai. Tante Viona
terlihat sangat muda sekali, tante cantik sekali.” Kata Arabella.
“Hahahaha lucu sekali foto tante
Viona.” Kata Feya.
“kirimkan ke ponselku ya, tunggu
__ADS_1
sebentar bagaimana kalau kita mengambil gambar kita bersama?” Kata Viona.
“Ok.” Kata Feya dan Arabella.