
“Sedang apa kalian disini?” Tanya Raffa.
“Aku sedang membantu Kaira melipat baju Feya, aku permisi dulu ya mau ke
ruang tamu.” Kata Angel lalu dia segera meninggalkan Kaira dan Raffa.
“Apa yang sedang kamu bicarakan dengan Angel? Apakah Angel cerita sesuatu?”
Tanya Raffa.
“Tidak kok mas, dia hanya sedikit curhat tentang keponakannya yang nasibnya
sangat kasihan sekali.” Kata Kaira.
“Memangnya cerita apa? Ada apa dengan keponakannya?” Tanya Raffa.
“Sudahlah bukan apa-apa kok.” Kata Kaira sambil melanjutkan memompa asi
nya.
“Jangan mudah percaya dengan semua ucapan Angel, ingat dulu bagaimana
sikapnya kepadamu.” Kata Raffa.
“Setiap orang punya masa lalu mas, begitu juga dengan kita. Meskipun Angel
dulu sangatlah jahat padaku tapi jangan lupa kamu pernah menikahinya dan kamu
adalah mantan suami Angel.” Kata Kaira.
“Aku sangat beruntung jika pada akhirnya kamulah yang menjadi pendampingku
untuk selamanya dan menjadi ibu dari anak-anakku.” Kata Raffa.
“Apakah kamu pernah mendengar tentang keponakan Angel yang tinggal di panti
asuhan karena orang tuanya yang tidak mengakuinya?” Tanya Kaira, Raffa langsung
terdiam terpaku dan kaget dengan pertanyaan Kaira.
“Apakah Angel cerita tentang keberadaan Arabella? Apakah keponakan yang
Angel maksud adalah Arabella? Kurang ajar sekali dia, berani sekali dia, dia
harus aku beri pelajaran.” Kata Raffa dalam hati.
“Aku tidak tau sayang, kita keluar yuk ke ruang tamu.” Kata Raffa.
“Iya kamu duluan saja mas, aku masih memompa asi. Oh ya mas tolong suruh
__ADS_1
Kei untuk makan ya, takutnya dia tidak terurus.” Kata Kaira.
“Iya, aku suapin Kei dulu ya sayang.” Kata Raffa.
Kemudian Raffa pergi meninggalkan Kaira dan menghampiri Kei untuk menyuapi
makanan.
“Makan dulu yuk, papi yang suapin.” Kata Raffa.
“Memangnya mami kemana?” Tanya Kei.
“Mami sedang memompa asi untuk adek bayi.” Kata Raffa.
Tiba-tiba Angel datang untuk menghampiri Kei.
“Kei mau makan ya?” Tanya Angel.
“Iya tante, tante sudah makan belum?” Tanya Kei.
“Belum, nanti saja tante makan.” Kata Angel.
“Oh ya kakak Kenzo kemana? Kenapa dia tidak ikut?” Tanya Kei.
“Kakak Kenzo sedang pergi ke rumah saudaranya tante sayang, kenapa? Kei
kangen bermain sama kakak Kenzo ya?” Tanya Angel.
“Tante Angel nggak sibuk kok pa, iya kan tante?” Tanya Kei.
“Iya, mau lakukan panggilan video sama kak Kenzo nggak?” Tanya Angel.
“Mau tante.” Kata Kei.
“Angel tolong jangan ganggu Kei makan, dia harus makan dulu.” Kata Raffa.
“Boleh ya pa, please.” Kata Kei.
“Kei makan dulu, nanti saja telfonnya. Lagipula besok kak Kenzo kesini
kok.” Kata Raffa.
“Eh Kei ini coba lihat siapa itu? Kakak Kenzo loh. Hai Kenzo sayang, mama
sedang dirumah Kei.” Kata Angel sambil menunjukkannya kepada Kei.
“Mama, Kei, om Raffa hallo. Mama aku juga ingin ke rumah Kei, kenapa mama
nggak bilang sama Kenzo sih.” Kata Kenzo.
__ADS_1
“Besok ya kita kesini lagi, besok dirumah Kei ada pesta kelahiran adek
bayi.” Kata Angel.
“Kak Kenzo besok kesini ya, nanti kita bermain bareng.” Kata Kei.
“Ok Kei.” Kata Kenzo.
“Oma Intan kemana?” Tanya Angel.
“Oma Intan ke panti asuhan untuk menjenguk kakak Arabella ma.” Kata Kenzo.
Raffa pun panik, lalu dia dengan sengaja menjatuhkan piring untuk
mengalihkan perhatian Kei.
Pyarrrrrrrrrr
“Sayang mama tutup telfonnya dulu ya.” Kata Angel.
“Astaga kok bisa sih piring jatuh seperti ini, Kei diam di kursi ya jangan
turun bahaya.” Kata Angel. Kemudian Angel segera membersihkan pecahan piring,
saat dia mengambil pecahan piring, Raffa dengan sengaja menjambak rambut Angel.
“Jangan sekali-kali kamu berani mengatakan keberadaan Arabella kepada istri
dan anakku.” Kata Raffa.
“Aku hanya minta akui dia sebagai anakmu begitu juga dengan keluargamu,
mereka harus tau kebenarannya termasuk istri tercintamu. Sampai kapan kamu
tidak mau mengakui Arabella? Dengan bodohnya waktu itu aku menuruti semua
keinginan dan perintahmu tapi apa balasannya?” Kata Angel.
Tiba-tiba seluruh keluarga Raffa menghampiri Raffa dan Angel karena suara
pecahan piring.
Info :
__ADS_1
Jangan lupa mampir ke ceritaku yang lain ya judulnya Menua Bersamamu. Ada lee min ho dan kim go eun loh dijamin pasti seru dan tidak membosankan, dan pastinya tidak akan terbawa emosi justru akan tersentuh dan terbawa kedalam alur ceritanya. Cerita ringan dan sangat romantis.