Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Season3 Part 16


__ADS_3

Mereka bertiga asyik menikmati


minuman dan juga ngobrol di kafe tersebut.


“Kamu sangat kuat minum ya.” Kata


Kaira.


“Ya begitulah, aku ingin berhenti


tapi sangatlah susah.” Kata Viona.


“Lebih baik dikurangi saja, tidak


baik untuk kesehatan jika terlalu banyak minum.” Kata Kaira.


“Aku akan mencobanya, namun aku


memang harus butuh security untuk mengontrolku dan mencegahku jika aku sedang


minum haha.” Kata Viona sambil melirik ke arah Raffa.


“Kalau begitu jangan dihabiskan


minuman itu.” Kata Raffa.


“Ok baiklah aku akan menuruti


kalian hahaha.” Kata Viona.


“Wah sepertinya kamu mulai mabuk


nih, stop stop jangan minum lagi.” Kata Kaira sambil mengambil botol wine Viona.


“Kalian baik sekali padaku dan


sangatlah peduli denganku, aku akan bersikap baik kepada kalian. Tegur aku ya


jika aku berbuat salah apalagi kasar kepada kalian.” Kata Viona.


“Aku sudah menegurmu jangan


habiskan minuman itu.” Kata Kaira.


“Ahahahahaha baiklah, aku sangat


senang melihat dan bekerjasama dengan kalian. Kalian itu keluarga yang


sangatlah sempurna, sangat berbeda denganku. Aku bercerai dengan suamiku dan


belum memiliki seorang anak. Kalian harus jaga dengan baik keluarga kalian agar


selalu rukun dan utuh ya.” Kata Viona.


“Tentu saja, aku akan menjaganya,


ya kan sayang?” Kata Kaira.


“Tentu saja, kita menikah sudah

__ADS_1


belasan tahun jadi kami banyak belajar dari masa lalu kami dan sudah banyak


suka duka yang kita alami.” Kata Raffa.


“Apakah kamu berencana akan


menikah lagi?” Tanya Kaira.


“Tentu saja, aku akan mencari


lelaki yang tulus kepadaku dan bisa menerimaku apa adanya bukan karena hartaku


saja.” Kata Viona.


“Kamu baik hati, cantik, pintar


dan kaya raya serta mandiri lagi pasti banyak lelaki yang mencintaimu.” Kata


Kaira.


“Memang banyak tapi mereka hanya


menginginkan hartaku saja, padahal susah payah aku bekerja keras selama ini. Oh


ya usia pernikahan kalian berapa tahun memangnya?” Tanya Viona.


“Kurang lebih 20 tahun.” Jawab


Raffa.


“Maaf setauku usia Arabella


“Arabella adalah anak angkat


kami, kami mengadopsinya saat dia berusia 7 tahun.” Kata Raffa.


“Oh maaf jika pertanyaanku


menyinggung perasaan kalian, maaf sekali.” Kata Viona.


“Tidak apa-apa kok, sudah malam


ternyata, bagaimana jika kita kembali ke kamar saja?” Kata Kaira.


“Kembalilah dulu, aku masih ingin


disini.” Kata Viona.


“Kamu tidak apa-apa sendirian


disini?” Tanya Kaira.


“Lebih baik kembalilah ke kamar


saja.” Kata Raffa.


“Tidak apa-apa, tapi kalau kalian


mau menemaniku aku akan menerimanya dengan senang hati.” Kata Viona.

__ADS_1


“Maaf kami harus kembali ke


kamar.” Kata Raffa.


“Ok tidak apa-apa kok.” Kata


Viona.


“See u tomorrow.” Kata Kaira.


Keesokan paginya, mereka


berkumpul di lobby hotel.


“Selamat pagi semuanya.” Kata


Viona.


“Selamat pagi.” Kata Raffa dan


Kaira.


“Kalian berdua cantik sekali.”


Kata Viona sambil membelai rambut Feya dan Arabella.


“Tante Viona juga sangat cantik


hari ini.” Kata Feya.


“Naik mobilku saja ya, sebentar


lagi supirku akan datang.” Kata Viona.


Beberapa menit kemudian,


datanglah supir Viona. Mereka pun segera pergi menuju ke tempat wisata.


“Kita sampai juga disini, tunggu


sebentar aku akan membelikan tiket masuk dulu.” Kata Viona.


“Tidak usah, biar aku saja yang


membeli.” Kata Raffa.


“Jangan, biar aku saja.” Kata


Viona.


“Tidak apa-apa kok. Kalian tunggu


disini.” Kata Raffa.


“Aku jadi tidak enak dengan


kalian.” Kata Viona.


“Tidak apa-apa, santai saja

__ADS_1


dengan keluargaku.” Kata Kaira.


__ADS_2