
Arabella pergi
ke bandara untuk terbang ke Singapore. Setibanya di bandara, Jerry menemuinya.
“Ada apa kamu
kesini? Aku tidak ingin melihatmu untuk saat ini. Oh ya aku sudah mengirimkan
paket untuk mengembalikan semua barang-barangmu. Kita tidak ada hubungan apapun
lagi dan saat ini kita adalah orang asing.” Kata Arabella.
“Aku menemuimu
bukan untuk meminta maaf ataupun memeohon kembali padamu.” Kata Jerry.
“Lalu apa mau
kamu?” Tanya Arabella.
“Aku akan
menikahi Feya.” Kata Jerry.
Tanpa berkata
apapun, Arabella menampar dan mempermalukan Jerry ditempat umum.
Plak
“Ini jawabanku,
selamat bersenang-senang dengan adikku dan semoga kesedihan akan selalu
menyertaimu.” Kata Arabella.
“Semoga kamu
bisa menemukan lelaki yang jauh lebih baik dariku.” Kata Jerry.
“Tentu saja,
kamu hanyalah sampah yang harus aku buang.” Kata Arabella lalu dia pergi
meninggalkan Jerry.
Raffa memanggil
Arabella.
“Arabella.” Kata
Raffa.
“Papi? Untuk apa
papi datang kesini?” Tanya Arabella.
“Bolehkah papi
memelukmu?” Tanya Raffa.
Lalu Arabella
menghampiri Raffa dan memeluknya.
“Maafkan papi,
semoga kamu hidup bahagia disana dan papi mohon kabari papi ya.” Kata Raffa.
“Terima kasih
banyak pa, aku pergi dulu.” Kata Arabella.
__ADS_1
“Papi
menyayangimu.” Kata Raffa.
“Aku juga sayang
papi, jaga mami dengan baik.” Kata Arabella.
**
Jerry menelfon
Feya.
“Hallo, ada
apa?” Tanya Feya.
“Aku barusan
menemui Arabella di bandara. Dia pergi ke Singapore dan tinggal disana.” Kata
Jerry.
“Apa? Lalu dia
bilang apa pada kak Jerry?” Tanya Feya.
“Dia tidak
bilang apapun. Temui aku di kafe biasanya ya, aku butuh kamu saat ini.” Kata
Jerry.
“Baiklah, aku
akan kesana kak, tunggu sebentar ya kak.” Kata Feya.
Setibanya di
“Kak Jerry. Pipi
kakak merah, apakah kakakku menampar pipi kak Jerry?” Tanya Feya.
“Iya. Tapi tidak
apa-apa kok. Aku mau bicara sesuatu padamu.” Kata Jerry.
“Mau bicara apa
kak?” Tanya Feya.
“Aku mau kita
menikah.” Kata Jerry.
“Apa? Tapi aku
masih kuliah kak, lalu bagaimana dengan kuliahku? Kenapa tiba-tiba kak Jerry
mengajakku menikah? Aku masih muda kak dan aku tidak ingin menikah muda saat
ini.” Kata Feya.
“Lalu apa maumu?
Aku lebih memilihmu daripada Arabella, menikahlah denganku dan tinggallah
bersamaku. Aku ingin kita tinggal bersama.” Kata Jerry.
“Lalu bagaimana
dengan kuliahku kak?” Tanya Feya.
__ADS_1
“Aku tidak akan
melarangmu untuk meneruskan kuliahmu, kamu masih bisa kuliah bahkan setelah
kita menikah. Kamu mau kan menikah denganku?” Tanya Jerry.
“Bagaimana
dengan kedua orang tuaku? Mami saja menyuruhku untuk berpisah dengan kak Jerry
bahkan papi juga tidak merestui hubungan kita berdua.” Kata Feya.
“Kita yakinkan
mereka berdua, aku mencintaimu dan hanya kamu satu-satunya yang aku cintai.”
Kata Jerry.
“Aku juga
mencintai kakak.” Kata Feya lalu memeluk Jerry.
“Tapi aku butuh
waktu kak, lagipula baru saja kakakku pergi dan memilih hidup di luar negeri
pasti mami dan papi akan sulit untuk bisa menerima kita apalagi merestui kita.”
Kata Feya.
“Setiap orang
tua pasti akan melakukan apapun asal anaknya bahagia. Kamu bahagia kan selama
bersamaku?” Tanya Jerry.
“Bahagia kak,
tapi aku mohon beri aku sedikit waktu.” Kata Feya.
“Baiklah, aku
serius denganmu Feya.” Kata Jerry.
“Aku juga ingin
serius dengan kak Jerry tapi aku tidak siap jika harus menikah di usia muda
lagipula aku masih kuliah kak, tunggu aku sampai lulus kak.” Kata Feya.
“Terlalu lama
jika harus menunggu sampai kuliah, aku tidak akan melarangmu untuk meneruskan
kuliahmu kok.” Kata Jerry.
“Maaf kak aku
tidak bisa.” Kata Feya.
“Lalu kapan kamu
siap? Aku bahkan sudah meninggalkan Arabella demi kamu.” Kata Jerry.
“Aku baru
berusia 19 tahun kak.” Kata Feya.
“Baiklah aku
akan memberimu waktu.” Kata Jerry.
“Tolong mengerti
__ADS_1
aku ya kak.” Kata Feya.
“Iya sayang.” Kata Jerry.