Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 76


__ADS_3

Kaira menuju


hotel dengan mengendarai kereta express yang terkenal di Jepang. Dia sama


sekali tidak mengetahui dan tanpa curiga sedikitpun bahwa sebenarnya Raffa


sedang mengikutinya, bahkan mereka juga duduk dalam satu gerbong kereta.


Mungkin karena Raffa memakai topi hitam dan memakai masker hitam sehingga Kaira


tidak mengetahuinya.


Beberapa jam


kemudian akhirnya Kaira tiba di stasiun pemberhentiannya. Lalu dia segera turun


namun tas nya tertinggal di kereta, lalu dengan sigapnya Raffa mengambil tas


milik Kaira dan segera berlari kea rah Kaira untuk mengembalikannya tanpa


berkata sepatah katapun. Kaira yang kaget juga bingung dengan apa yang harus


dia lakukan karena Raffa segera pergi.


“Hei, wait, ah ah thank u so much.” Teriak Kaira.


“Dia siapa ya?


Baik banget dia, coba kalau dia nggak ada pasti tas aku uda tertinggal deh. Apa


dia orang Indonesia ya? Senangnya bisa ketemu sama orang baik dan peduli sama


orang lain. Ok next harus jalan sekitar 100m lagi untuk menuju hotelnya.


Semangat Kaira kamu pasti bisa.”


Dari kejauhan


Raffa masih memperhatikan gerak gerik Kaira sambil sesekali tersenyum karena


bahagia bisa bertemu dengan Kaira.

__ADS_1


Dalam hatinya,


“Untung aja ada aku, coba kalau tidak pasti tas kamu bakal tertinggal deh. Aduh


gawat dia nengok lagi. Semoga dia tidak tau.”.


Dalam hati


Kaira, “Kok aku seperti melihat lelaki yang tadi yang mengembalikan


tas aku, atau aku yang salah liat ya. Aku berharap semoga dia memang


benar-benar orang baik, aku jadi ingin bertemu dengannya untuk sekedar


mengucapkan terimakasih.”


Lalu Kaira


segera menuju hotel tempat dia menginap.


“This is ur key, enjoy ur day.” Kata resepsionis hotelnya.


“Thank u.” kata Kaira.


Lalu Kaira


kalinya dia pergi keluar negeri seorang diri, selain itu dia juga takjub dengan


kamar hotel mewahnya.


“Wah bagus


banget, keren. Wah bisa lihat suasana Jepang malam hari dari atas sini. Pasti


mahal banget, kalau gitu aku harus lebih semangat lagi aku nggak boleh


malu-maluin karena atasanku uda ngasih kesempatan luar biasa buat aku.”



Setelah melihat

__ADS_1


sekeliling kamar dan rooftop, selanjutnya dia mandi. Setelah mandi dia


berencana untuk makan malam di luar sambil menikmati keindahan negeri sakura.


Dia pergi


sambil sesekali memotret keindahan negeri itu dan juga berselfie. Lalu dia


tidak sengaja menabrak seseorang hingga membuatnya terjatuh.


“Aduh, aduh lututku sakit. Eh im sorry.” Kata Kaira.


“No problem.” Kata wanita itu. Lalu wanita itu segera bangkit dan berlari meninggalkan Kaira.


“Aneh banget ya


dari kemarin aku selalu bertemu dengan orang yang misterius. Kemarin cowok baik


yang misterius sekarang cewek yang misterius juga. Semoga ini bukan pertanda


buruk buatku selama disini.”


Karena semakin


malam, cuaca pun semakin dingin selain itu tiupan angin membuat tubuh Kaira


menggigil kedinginan. Akhirnya Kaira memutuskan untuk kembali ke hotel.


Setibanya


disana dan saat dia akan memasuki kamarnya, dia mendengar percakapan seseorang


dalam bahasa Indonesia. Dia semakin yakin karena suara itu juga semakin keras.


“Ada orang


Indonesia juga ternyata? Tapi aku seperti tidak asing dengan suara ini, seperti


suara Raffa, apa jangan-jangan itu suara Raffa. Gawat aku harus sembunyi aku


tidak ingin bertemu dengannya.”

__ADS_1


Lalu dia segera


masuk kedalam kamarnya dan mengunci pintu kamarnya.


__ADS_2