
Kaira menuju
hotel dengan mengendarai kereta express yang terkenal di Jepang. Dia sama
sekali tidak mengetahui dan tanpa curiga sedikitpun bahwa sebenarnya Raffa
sedang mengikutinya, bahkan mereka juga duduk dalam satu gerbong kereta.
Mungkin karena Raffa memakai topi hitam dan memakai masker hitam sehingga Kaira
tidak mengetahuinya.
Beberapa jam
kemudian akhirnya Kaira tiba di stasiun pemberhentiannya. Lalu dia segera turun
namun tas nya tertinggal di kereta, lalu dengan sigapnya Raffa mengambil tas
milik Kaira dan segera berlari kea rah Kaira untuk mengembalikannya tanpa
berkata sepatah katapun. Kaira yang kaget juga bingung dengan apa yang harus
dia lakukan karena Raffa segera pergi.
“Hei, wait, ah ah thank u so much.” Teriak Kaira.
“Dia siapa ya?
Baik banget dia, coba kalau dia nggak ada pasti tas aku uda tertinggal deh. Apa
dia orang Indonesia ya? Senangnya bisa ketemu sama orang baik dan peduli sama
orang lain. Ok next harus jalan sekitar 100m lagi untuk menuju hotelnya.
Semangat Kaira kamu pasti bisa.”
Dari kejauhan
Raffa masih memperhatikan gerak gerik Kaira sambil sesekali tersenyum karena
bahagia bisa bertemu dengan Kaira.
__ADS_1
Dalam hatinya,
“Untung aja ada aku, coba kalau tidak pasti tas kamu bakal tertinggal deh. Aduh
gawat dia nengok lagi. Semoga dia tidak tau.”.
Dalam hati
Kaira, “Kok aku seperti melihat lelaki yang tadi yang mengembalikan
tas aku, atau aku yang salah liat ya. Aku berharap semoga dia memang
benar-benar orang baik, aku jadi ingin bertemu dengannya untuk sekedar
mengucapkan terimakasih.”
Lalu Kaira
segera menuju hotel tempat dia menginap.
“This is ur key, enjoy ur day.” Kata resepsionis hotelnya.
“Thank u.” kata Kaira.
Lalu Kaira
kalinya dia pergi keluar negeri seorang diri, selain itu dia juga takjub dengan
kamar hotel mewahnya.
“Wah bagus
banget, keren. Wah bisa lihat suasana Jepang malam hari dari atas sini. Pasti
mahal banget, kalau gitu aku harus lebih semangat lagi aku nggak boleh
malu-maluin karena atasanku uda ngasih kesempatan luar biasa buat aku.”
Setelah melihat
__ADS_1
sekeliling kamar dan rooftop, selanjutnya dia mandi. Setelah mandi dia
berencana untuk makan malam di luar sambil menikmati keindahan negeri sakura.
Dia pergi
sambil sesekali memotret keindahan negeri itu dan juga berselfie. Lalu dia
tidak sengaja menabrak seseorang hingga membuatnya terjatuh.
“Aduh, aduh lututku sakit. Eh im sorry.” Kata Kaira.
“No problem.” Kata wanita itu. Lalu wanita itu segera bangkit dan berlari meninggalkan Kaira.
“Aneh banget ya
dari kemarin aku selalu bertemu dengan orang yang misterius. Kemarin cowok baik
yang misterius sekarang cewek yang misterius juga. Semoga ini bukan pertanda
buruk buatku selama disini.”
Karena semakin
malam, cuaca pun semakin dingin selain itu tiupan angin membuat tubuh Kaira
menggigil kedinginan. Akhirnya Kaira memutuskan untuk kembali ke hotel.
Setibanya
disana dan saat dia akan memasuki kamarnya, dia mendengar percakapan seseorang
dalam bahasa Indonesia. Dia semakin yakin karena suara itu juga semakin keras.
“Ada orang
Indonesia juga ternyata? Tapi aku seperti tidak asing dengan suara ini, seperti
suara Raffa, apa jangan-jangan itu suara Raffa. Gawat aku harus sembunyi aku
tidak ingin bertemu dengannya.”
__ADS_1
Lalu dia segera
masuk kedalam kamarnya dan mengunci pintu kamarnya.