
“Senang sekali ya kita bisa
berlibur bersama. Terimakasih banyak ya telah mengajakku dan bisa menerimaku
kembali.” Kata Angel.
“Memang sudah seharusnya seperti
itu kalau keluarga.” Kata Kaira.
“Kita agendakan saja satu bulan
sekali kita pergi berlibur bersama dan harus full team ya.” Kata Renata.
“Kau saja yang mengaturnya Ren,
pokoknya mami dan papi tinggal berangkat saja.” Kata bu Siska.
“Siap mi, berarti aku yang
menentukan ya mau pergi kemana.” Kata Renata.
“Jangan satu bulan sekali Ren.” Kata
Kaira.
“Bagaimana kalau satu tahun
sekali saja, waktu liburan akhir tahun.” Kata Angel.
“Setuju banget.” Kata Kaira.
“Oke, kalau begitu setiap tahun
sekali saat libur akhir tahun ya, tahun depan kita ke luar negeri saja.” Kata
Renata.
“Aku mau saran ke Korea ya.” Kata
Kaira.
“Ok boleh juga, aku juga ingin
pergi kesana kak.” Kata renata.
“Daripada kalian rebut menentukan
mau kemana, lebih baik nikmati saja dulu spa kita ya.” Kata bu Siska.
“Iya mi.” Kata Renata.
“Nanti malam kita makan dimana
ya?” Tanya Angel.
“Makan di restoran hotel saja,
menunya enak kok. Dulu aku pernah menginap disini soalnya.” Kata Renata.
“Makan di pinggir pantai saja Ren
biar suasananya romantic.” Kata Kaira.
“Boleh sih, kalau gitu kak Kaira
saja yang menentukan.” Kata Renata.
__ADS_1
“Malam ini kita makan dipinggir
pantai ya, tadi aku juga sudah bilang ke mas Raffa kalau makan malamnya
dipinggir pantai saja.” Kata Kaira.
“Aku jadi tidak sabar nanti
malam.” Kata Angel.
“Pokoknya kita harus menikmati
liburan ini dengan sepuasnya.” Kata Kaira.
Setelah selesai spa, mereka
segera ganti baju dan bersiap-siap untuk makan malam.
“Sayang, kita jadi makan malam di
pinggir pantai ya.” Kata Kaira.
“Iya terserah kamu mau makan
dimana saja, pokoknya kamu harus makan yang banyak ya.” Kata Raffa.
“Aku maunya di suapin kalau
begitu.” Kata Kaira dengan manja.
“Kau ini benar-benar manja sekali
ya.” Kata Raffa.
“Bawaan ibu hamil sayang.” Kata
Kaira.
Tanya Raffa.
“Liburan kali ini aku ingin
menikmati kuliner mas daripada harus mengunjungi tempat wisata, tidak apa-apa
kan?” Tanya Kaira.
“Tentu saja boleh sayang, liburan
ini kan yang penting kamu bahagia.” Kata Raffa sambil mencium kening istrinya.
“Mami.” Panggil Kei.
“Anak ini selalu saja mengganggu
orang tuanya disaat lagi bermesraan.” Gerutu Raffa.
“Ada apa sayang?” Tanya Kaira.
“Mi aku lapar.” Kata Kei.
“Iya habis ini kita makan kok,
kita makan dipinggir pantai loh, Kei suka nggak?” Tanya Kaira.
“Yeee hore, nanti Kei bermain
dipinggir pantai ya mi.” Kata Kei.
__ADS_1
“Iya boleh tapi jangan terlalu
jauh ya, ganti baju dulu yuk.” Kata Kaira.
“Aku mau pakai kemeja yang itu ya
mi.” Kata Kei sambil menunjuk baju yang dia maksud.
“Iya, banyak banget sih baju yang
Kei bawa.” Kata Kaira.
“Biar bisa ganti-ganti mami.” Kata
Kei.
Lalu Kaira menggantikan baju
anaknya.
“Nah uda selesai, ayo kita makan
sekarang.” Kata Kaira.
“Ayo mi.” Kata Kei sambil
berlari.
“Jangan lari sayang, jalan saja.”
Kata Kaira.
“Mami aku sama kak Azura sama kak
Kenzo ya.” Teriak Kei.
“Iya.” Jawab Kaira.
“Aduh anak-anak ini memang tidak
bisa diam sebentar ya, capek banget rasanya.” Gerutu Kaira.
“Biarkan saja, mereka lagi akur. Biasanya
malah bertengkar.” Kata Renata.
“Iya Ren, berangkat sekarang yuk.”
Kata Kaira.
Info :
Mohon maaf sebelumnya jika banyak
alur cerita yang sedikit membingungkan. Disini saya mau klarifikasi ya, jadi
awalnya saya sudah memposting cerita Kaira mengalami keguguran lalu saya
menghapusnya, saya tidak tau kalau cerita yang sudah di upload tidak bisa dihapus.
Jadi disini saya tegaskan ya kalau Kaira tidak mengalami keguguran ya. Mohon
maaf sebelumnya, tidak ada manusia yang sempurna begitu juga dengan author. Yang
sempurna hanyalah Tuhan yang maha esa. Namun para readers disini merasa paling
sempurna ya karena selalu merasa benar dan menyalahkan para author dengan berbagai komentar. But, thank u guys.
__ADS_1