Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 131


__ADS_3

Raffa pulang lebih awal karena urusan kantor telah selesai, dia segera kembali ke rumahnya. Namun istri dan anaknya tidak dirumah.


“Nyonya dan baby Kei sedang keluar tuan.” Kata Mayang.


“Kemana memangnya?” Tanya Raffa.


“Ke rumah sakit, hari ini jadwal imunisasi baby Kei.” Kata Mayang.


“Oh kok tumben tidak kasih kabar ya. Tolong siapkan makan ya saya sangat lapar.” Kata Raffa.


“Baik tuan.” Kata Mayang.


Beberapa menit kemudian, Mayang telah menyiapkan makanan untuk Raffa.


“Makanannya sudah siap tuan. Permisi apakah saya boleh pulang sekarang karena sudah sore.” Tanya Mayang.


“Tunggu sampai istri dan anakku datang ya. Loh memangnya kau tidak tinggal disini? Lalu kau tinggal dimana?” Tanya Raffa.


“Nyonya belum membicarakan terkait masalah itu. Ya selama ini saya tinggal di kos bersama para ART lainnya.” Kata Mayang.


“Jauh tidak dari sini?” Tanya Raffa.


“Satu jam tuan kalau naik kereta.” Kata Mayang.


“Lumayan jauh berarti, lebih baik tinggal saja disini. Nanti coba kau rundingkan dengan istri saya ya.” Kata Raffa.


“Baik tuan, saya permisi dulu mau ke dapur.” Kata Mayang.


“Iya.” Jawab Raffa.

__ADS_1


Tidak lama kemudian Kaira datang.


“Aku pulang.” Kata Kaira langsung menghampiri suaminya dan menciumnya dengan mesra.


“Kenapa tidak bilang kalau sedang pergi? Bagaimana apakah Kei baik-baik saja?” Tanya Raffa.


“Maaf sayang, tadi lupa. Kok tumben sore sudah pulang biasanya malam baru pulang?” Tanya Kaira.


“Iya tadi selesai meeting aku langsung pulang. Kau sudah makan? Ayo makan bersama.” Kata Raffa.


“Sebentar aku mau menidurkan Kei dulu.” Kata Kaira.


“Syukurlah kalau Kei sudah tidur, nanti malam bisa enak-enak nih.” Kata Raffa.


“Hehe semoga saja Kei tidak bangun ya.” Kata Kaira.


“Biar si Mayang yang urus. Oh ya lebih baik si Mayang tinggal disini saja, jarak kos dia dari sini lumayan jauh loh sekitar satu jam.” Kata Raffa.


“Iya aku juga setuju kok. Kasian kalau dia harus bolak balik dan jaraknya yang lumayan jauh, lagipula dia kan tinggal sendiri.” Kata Raffa.


Kaira menghampiri Mayang.


“May, kau keberatan tidak jika tinggal disini? Aku kasian padamu jika harus bolak balik lagipula kau kan tinggal sendiri.” Kata Kaira.


“Wah saya senang sekali mendengarnya nyonya, saya dengan senang hati pasti mau kalau tinggal disini.” Kata Mayang sangat senang.


“Besok kau bisa ambil barang-barangmu, atau kalau besok aku ada waktu senggang aku akan antarkan kau pulang untuk ambil barang. Oh ya kau bisa kan mengurus Kei jika aku sedang sibuk?” Tanya Kaira.


“Tentu bisa, karena ditempat penyalur ART saya juga di ajarkan bagaimana cara mengurus seorang bayi.” Kata Mayang dengan polosnya.

__ADS_1


“Syukurlah kalau begitu. Oh ya kau sudah menikah atau belum?” Tanya Kaira.


“Sudah nyonya, namun suami saya saat ini tinggal di kampung.” Kata Mayang.


“Oh tapi komunikasi masih tetap berjalan kan? Hubunganmu dengan suamimu baik-baik saja kan?” Tanya Kaira.


“Baik-baik saja nyonya.” Jawab Mayang.


“Kau sudah punya anak?” Tanya Kaira.


“Sudah, dia tinggal bersama suami. Saya dulu kan menikah di usia muda, saya menikah di usia 18 tahun lalu usia 19 tahun saya memiliki seorang anak.” Kata Mayang.


“Wah, anak kamu perempuan atau laki-laki?” Tanya Kaira penasaran.


“Perempuan nyonya, namanya Aliya, Aliya Putri Navariska. Dia sekarang sudah berusia 8 tahun, kemarin lusa dia


berulang tahun.” Kata Mayang.


“Wah senangnya. Lalu kau kasih kado apa untuk Aliya?” Tanya Kaira.


“Dia hanya ingin ibunya pulang.” Kata Mayang.


“Pasti dia sangat merindukanmu. Memangnya tahun ini kau belum pulang?” Tanya Kaira.


“Tidak nyonya, terakhir saya pulang tahun lalu. Tahun ini saya tidak pulang karena sedang tidak ada uang.” Jawab Mayang sangat polos.


“Akhir tahun nanti pulanglah ke Indonesia bersama kami.” Kata Raffa sambil ke dapur untuk mengambil air minum.


“Iya, tenang saja kalau masalah tiket biar kami tanggung.” Kata Kaira.

__ADS_1


“Wah terima kasih banyak tuan nyonya.” Kata Mayang.


“Yauda kau lanjutkan tugasmu ya, saya mau ke kamar dulu. Suamiku minta jatah katanya mumpung baby Kei sedang tidur hehe.” Kata Kaira.


__ADS_2