
Arabella bingung dan penuh curiga dengan gerak gerik tubuh Raffa.
“Kenapa papi seperti itu? Apakah papi juga ada hubungannya dengan kejadian
itu? Apa mungkin bunda dan papi sedang di atap waktu itu? Aku semakin
penasaran.” Tanya Arabella.
Kemudian dia segera pergi ke rumah Kaira.
“Mami.” Kata Arabella.
“Arabella sayang.” Kata Kaira lalu memeluk Arabella.
“Aku lapar ma.” Kata Arabella.
“Mami tadi hanya memasak nasi goreng sayang.” Kata Kaira.
“Apapun masakan mami pasti enak.” Kata Arabella.
“Kalau begitu kita makan bersama ya.” Kata Kaira.
Mereka berdua makan bersama.
“Kei kemana ma?” Tanya Arabella.
“Dia bekerja, dia kerja di kantor papi.” Kata Kaira.
“Oh jadi dia bekerja di kantor papi. Aku tadi bertemu papi di makam bunda
Viona.” Kata Arabella.
“Apa? Untuk apa dia pergi kesana? Sikap dia semakin aneh akhir-akhir ini.”
Kata Kaira dalam hati.
“Oh iya? Kamu juga dari sana ya?” Tanya Kaira.
“Iya ma, tapi aku hanya berkunjung sebentar.” Kata Arabella.
__ADS_1
“Mami sedang membuat apa itu kok banyak kotak makanan?” Tanya Arabella.
“Oh itu makanan untuk Feya, dia sepertinya sedang ngidam, dia minta
dibuatkan banyak macam makanan. Nanti mami akan mengantarnya ke rumahnya.” Kata
Kaira.
“Oh, bolehkan aku mencoba makanannya?” Tanya Arabella.
“Tentu saja, nanti mami juga akan membawakanmu beberapa kotak makanan ya.”
Kata Kaira.
“Terima kasih banyak ma.” Kata Arabella.
“Oh iya kamu jadi balik ke Singapore kapan?” Tanya Kaira.
“Sepertinya masih lama ma, karena ada yang harus aku lakukan disini.” Kata Arabella.
“Tinggal saja disini sayang.” Kata Kaira.
“Apa yang ingin kamu lakukan?” Tanya Kaira.
“Aku ingin membuka kembali kasus yang menimpa bunda, aku ingin tau semua
kebenaran dibalik kepergian bunda yang tidak wajar dan penuh tanda tanya itu. Aku
tidak percaya jika dia tenggelam.” Kata Arabella.
“Apa? Kamu yakin ingin membuka kembali kasus itu? Kamu harus ikhlas sayang
dengan kepergiannya.” Kata Kaira.
“Tentu saja aku yakin, aku akan ikhlas setelah aku mengetahui semua
kebenarannya.” Kata Arabella.
“Baiklah jika itu keinginamu, tapi mami tidak ingin kamu semakin terluka
__ADS_1
jika kamu membuka kasus itu kembali sayang.” Kata Kaira.
“Mami tenang saja dan tidak usah khawatir. Aku butuh bantuan mami, apakah
mami bisa membantuku?” Tanya Arabella.
“Tentu saja mami akan membantumu sayang. Apa yang akan kamu lakukan?” Kata Kaira.
“Apakah mami bisa mencari tau siapa pemilik kalung ini? Aku menemukannya di
saku baju milik bunda tapi aku tidak yakin jika ini milik bunda.” Kata Arabella.
“Kenapa kamu tidak yakin jika itu milik Viona?” Tanya Kaira.
“Karena dia hanya memakai perhiasan dari satu brand saja ma.” Kata
Arabella.
“Siapa tau dia juga memakai perhiasan dari brand lain saat itu.” Kata Kaira.
“Tidak, dia pernah bilang bahwa dia hanya memakai perhiasan dari satu brand
yang sangat terkenal.” Kata Arabella.
“Lalu kamu meminta tolong mami untuk mencari tau siapa pemilik kalung ini?”
Tanya Kaira.
“Iya, bantu aku ya ma.” Kata Arabella.
“Baik, mami akan membantumu.” Kata Kaira.
“Tapi cukup mami yang melakukannya, aku tidak ingin ada yang tau bahwa mami
membantuku termasuk papi atau Kei apalagi Feya.” Kata Arabella.
“Memangnya kenapa? Apakah kamu mencurigai mereka?” Tanya Kaira.
“Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini ma dan aku hanya mempercayai
__ADS_1
mami.” Kata Arabella.