
Kaira menelfon ibunya.
“Hallo ma, gimana Kei rewel
tidak?” Tanya Kaira.
“Tidak kok, dia nurut banget
terutama sama papa kamu. Kau tenang saja disana, pokoknya selama liburan
sekolahnya, biar Kei disini saja sama mama dan papa.” Kata ibu Kaira.
“Oh ya ma, Kaira ada kabar
bahagia.” Kata Kaira sambil tersenyum bahagia.
“Ada apa?” Tanya ibu Kaira.
“Kaira sekarang hamil ma.” Kata
Kaira.
“Apa? Mama senang sekali
mendnegarnya sayang. Kamu harus jaga diri dengan baik ya, makan yang bergizi.”
Kata ibu Kaira.
“Iya ma pasti, aku sama mas Raffa
berencana merayakan kabar bahagia ini bulan depan sekaligus perayaan hari jadi
pernikahan aku dan mas Raffa ma. Mama bisa datang kan?” Tanya Kaira.
“Mama dan papa pasti akan
usahakan untuk datang. Mau dibawakan apa kamu?” Tanya ibu Kaira.
“Aku ingin makan masakan mama,
Kaira rindu masakan mama.” Kata Kaira.
“Siap, mama bawakan banyak nanti
ya. Mama tutup dulu ya telfonnya, kasian papa kamu belum makan, dari tadi sibuk
bermain bersama Kei.” Kata ibu Kaira.
Setelah itu, Kaira menelfon
Arjuna.
“Jun, kamu dirumah atau dikantor?”
Tanya Kaira.
“Ini lagi dijalan menuju kantor
__ADS_1
bersama istriku. Ada apa?” Kata Arjuna.
“Oh ya untuk sementara aku tidak
bisa ke kantor dulu ya, aku sedang hamil sekarang.” Kata Kaira.
“Wah akhirnya, selamat ya atas
kehamilannya. Doakan istriku agar segera menyusul ya.” kata Arjuna.
“Pasti, semoga kalian cepat
diberikan juga ya.” Kata Kaira.
Setelah itu, Kaira segera ke
kamar untuk istirahat.
**
Sore itu, Renata datang ke rumah
Kaira.
“Kak Kaira dimana?” Tanya Renata
kepada Mbak Ayu salah satu pembantu rumah tangga Kaira.
“Sedang istirahat didalam kamar. Mau
“Tidak usah, biar aku saja yang
ke kamarnya. Mbak tolong buatkan saya jus ya.” Kata Renata.
“Mau dibuatkan jus apa non?”
Tanya mbak Ayu.
“Ada jus naga tidak?” Tanya
Renata.
“Ada non.” Kata mbak Ayu.
“Ok, buatkan jus naga ya, tapi
pakai susu cair ya terus tanpa gula, diganti madu saja, es batunya jangan
terlalu banyak, es batunya sekalian di jus.” Kata Renata.
“Baik non.” Kata mbak Ayu. Lalu Renata
segera ke kamarnya Kaira di lantai dua. Renata mengetuk pintu kamar Kaira.
“Kak Kaira, ini aku Renata.” Kata
Renata.
__ADS_1
Lalu Kaira terbangun dan membuka
pintu kamarnya.
“Eh Renata, tumben kesini nggak
kasih kabar dulu.” Kata Kaira.
“Sibuk tidak kak?” Tanya Renata.
“Tidak sih, ada apa?” Tanya Kaira
sambil mengikat rambutnya.
“Keluar sebentar yuk. Aku ingin
beli sesuatu.” Kata Renata.
“Memangnya mau beli apa?” Tanya
Kaira.
“Aku ingin beli tas, mumpung
sekarang masih ada stock. Soalnya tas nya limited edition. Aku pesan tiketnya
dulu ya.” Kata Renata.
“Aku siap-siap dulu ya kalau
gitu. Beli dimana Ren?” Tanya Kaira.
“Di Singapore kak.” Kata Renata.
“Apa? Berarti nginap dong disana?
Kamu mau mengajakku ke luar negeri tapi mendadak seperti ini sih Ren, aku kira
beli di mall dekat sini.” Kata Kaira.
“Adanya disana kak, tasnya ini
limited edition loh. Aku sudah pesankan tiket pesawatnya kok, kita kesana
sebentar setelah itu kita langsung balik kok.” Kata Renata.
“Hanya kita berdua saja?” Tanya
Kaira.
“Iya, tapi disana ada mami kok. Mami
sudah dua hari disana karena ada acara kumpul-kumpul sama temannya. Ayo segera
siap-siap kak, kita ada waktu tiga jam lagi. Aku tunggu dibawah ya.” Kata
Renata.
__ADS_1