
Angel ke toilet,
dia menangis tapi tidak tau harus berbuat apa lagi. Lalu saat dia keluar, Kaira
menghampirinya.
“Kaira?” Tanya
Angel.
“Mas Raffa sudah
mengatakan semuanya kepadaku, jujur aku sangat kecewa tapi aku lega karena
mendnegar dari mulutnya sendiri dan bukan dari orang lain. Aku sangat marah dan
kecewa tapi aku tidak mau kehilangan mas Raffa dan aku tidak ingin keluargaku
hancur, dia juga mengatakan bahwa kamu akan mengungkapkan keberadaan Arabella
di acaraku hari ini makanya aku menyuruh mas Raffa untuk mengambil Arabella,
dia lebih baik tinggal bersamaku kan disbanding tinggal denganmu. Anggap saja
ini adalah hukuman untukmu bahwa Arabella tidak akan pernah tau bahwa kamu adalah
ibu kandungnya. Meskipun dia anak mas Raffa tapi aku adalah istrinya jadi mau
tidak mau aku harus bisa menerimanya, jadi jangan pernah coba-coba merusak
rumah tanggaku lagi. Oh ya satu hal lagi jangan pernah mengatakan kepada
Arabella bahwa kamu adalah ibu kandungnya jika kamu tidak ingin diceraikan oleh
suami dan berpisah dengan Kenzo. Rasya sudah sepakat dengan semua ini karena
mas Raffa juga minta bantuan kepada Rasya, lagipula Rasya juga sangat marah
denganmu dan sikapmu yang semakin kurang ajar kepada suamimu, jadi jangan
pernah mengatakan apapun kepada Arabella jika kamu tidak ingin rumah tanggamu
hancur.” Ancam Kaira.
“Tolong aku
Kaira.” Kata Angel sambil berlutut didepan Kaira.
“Apa yang kamu
lakukan?” Tanya Kaira.
“Aku akan
menuruti kemauanmu tapi dengan satu syarat tolong sayangilah Arabella layaknya
anak kandungmu sendiri, dia hanya butuh kasih sayang dari kedua orang tua.”
__ADS_1
Kata Angel.
“Tentu saja,
bagaimanapun juga dia adalah anak kandung suamiku. Pulanglah aku tidak ingin
melihatmu untuk saat ini.” Kata Kaira.
“Ijinkan aku
memeluk Arabella.” Kata Angel.
“Tidak bisa,
cepat pulanglah atau kamu ingin satpam yang mengusirmu dari sini?” Kata Kaira.
Lalu Angel
pulang dengan perasaan yang tidak karuan, dia kembali ke rumahnya lalu dia
mencari tali, dia berencana untuk mengakhiri hidupnya.
“Lebih baik aku
mengakhiri hidupku saja, aku tidak sanggup menjalani hidupku yang seperti ini.”
Kata Angel sambil menangis.
**
Dirumah Kaira.
“Terima kasih
mami.” Kata Arabella.
“Kalau butuh
apapun bilang sama mami ya sayang, anggaplah mami dan papi sebagai orang tua
kandungmu ya.” Kata Kaira.
“Iya mami,
terima kasih sudah menyayangi Arabella.” Kata Arabella sambil memeluk Kaira.
“Arabella kenapa
nangis? Arabella sedih ya atau tidak suka sama mami?” Tanya Kaira.
“Arabella
menangis karena bahagia, akhirnya ada yang mau jadi orang tua aku.” Kata
Arabella.
“Sama-sama
__ADS_1
sayang, mami juga senang sekali. Sekarang Arabella tidak usah berpikir yang
aneh-aneh pokoknya hidup bahagia ok.” Kata Kaira.
“Iya mami, I
love you.” Kata Arabella sambil mencium pipi Kaira.
“Besok mami
daftarkan kamu ke sekolah ya.” Kata Kaira.
“Hore, aku tidak
sabar ingin segera sekolah.” Kata Arabella.
“Tapi besok papi
yang mengantarmu yak arena mami harus menemani dedek Feya. Maaf ya sayang.”
Kata Kaira.
“Iya mami tidak
apa-apa kok.” Kata Arabella.
Tiba-tiba Kenzo
menghampiri Kaira.
“Tante, Kenzo
mau pamit pulang dulu.” Kata Kenzo.
“Oh iya, pamit
juga dong sama kakak Arabella.” Kata Kaira.
“Pulang dulu ya
kak, bye.” Kata Kenzo.
“Dia adalah adik
kandungmu juga, aku tidak tega dengannya jika dia tau kebenarannya. Pasti dia
akan kecewa dengan dirinya dan juga dengan orang tuanya. Tuhan tolong
cukupkanlah masalah yang ada di rumah tanggaku ini, semoga keluargaku selalu
utuh dan bahagia selalu.” Kata Kaira dalam hati.
Info :
__ADS_1
Jangan lupa mampir juga ke ceritaku yang lain ya judulnya Menua Bersamamu. Jangan lupa juga like nya ya. Terima kasih.