Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 37


__ADS_3

Setelah


Kaira mengambil foto pacarnya dan wanita lain, Kaira langsung pulang ke rumah


dengan penuh tanda tanya. Dia menduga bahwa wanita tersebut ada hubungan khusus


dengan Dika. Dalam hati Kaira, “Siapa


sebenarnya wanita itu? Oh gue punya ide gue coba pesan kopi di kedainya aja ya


nanti gue pura-pura kenalan terus nanya-nanya deh. Ok gue kesana sekarang


juga.”


Namun suaminya pulang sehingga dia mengurungkan niatnya ke kedai kopi tersebut.


“Buatkan aku kopi susu, bawa ke kamarku secepatnya!” Perintah Raffa.


“Iya tunggu sebentar.” Jawab Kaira.


Kaira segera membuatkan kopi susu untuk suaminya dan membawanya ke kamarnya diatas.


“Ini


kopinya aaaaaaaaaaaaa” Kaira sangat kaget karena ketika dia membuka pintu


kamarnya dia melihat Raffa tanpa memakai baju. Karena


itu kamar pribadinya Raffa jadi dia memang terbiasa tidak memakai sehelai


pakaian ketika keluar masuk kamar mandi. Lalu Raffa segera mengenakan handuk.


“Makanya


mau masuk itu ketuk pintu dulu. Lagipula aku kan suamimu jadi kenapa mesti

__ADS_1


kaget jika kau melihatku seperti ini.” Goda si Raffa.


“Tidak


akan, dasar mesum pikiran kamu. Pasti banyak wanita yang puas denganmu, dasar lelaki mata keranjang bisanya cuma mempermainkan para wanita saja.”


Kata Kaira. Raffa sangat kesal dengan kata-kata yang dilontarkan oleh Kaira


kepadanya. Sehingga membuat Raffa marah besar.


“Apa


kau bilang? Aku melakukan nya dengan wanita lain karena kau tidak mau melayani


suamimu. Harusnya kau itu sadar diri dong, apa kau sudah melaksanakan tugasmu


sebagai seorang istri yang harus melayani suaminya? Kau benar-benar istri tidak


berguna.” Kata Raffa.


“Bukannya


aku wanita biasa aja jelek dan jauh dengan para wanitamu. Bahkan kamar kita


saja terpisah padahal pernikahan kita hampir dua bulan. Kau yang keterlaluan


jadi jangan sembarangan menghinaku atau menyalahkanku.” Jawab Kaira dengan


kesal. Kaira segera keluar dari kamar Raffa namun Raffa menarik tangannya dan


mencium paksa Kaira sehingga membuat bibir Kaira menjadi terluka.


“Dasar


kau laki-laki kurang ajar, apa yang telah kau lakukan kepadaku. Jika kau tidak

__ADS_1


suka denganku tolong jangan sakiti aku. Ingat ya kau seorang lelaki yang lahir


dari rahim seorang wanita. Jika kau menyakiti istrimu sama saja dengan kau


menyakiti ibumu.” Kata Kaira sambil menangis dan memegangi bibirnya yang


kesakitan akibat ulah Raffa. Lalu Kaira turun kebawah menuju kamarnya sambil


menangis dan air matanya yang membanjiri pipinya. Bibirnya benar-benar terluka


hingga berdarah dan terasa sangat perih. Sedangkan Raffa syok dengan semua


perkataan istrinya dan membuat dia bersedih karena teringat oleh ibunya.


**


Dikamar Kaira,


Dia


teringat oleh Rasya, dia teringat bahwa Rasya ingin memiliki apa yang dimiliki


oleh Raffa termasuk istrinya. Dalam hati Kaira, “Gue bener-bener capek, kesel dan greget banget dengan semua kelakuan


si Raffa, gue bakal bales semua perbuatannya agar dia tidak lagi berani


meremehkan gue. Gue bakal bikin dia nyesel abis marahin gue, mukul gue dan


nyakiti gue. Kenapa gue nggak terima aja dan dukung kemauan si Rasya sekalian


juga gue mau bikin dia cemburu hahahaha. Emangnya Cuma dia aja yang punya


banyak wanita simpanan. Liat aja nanti pasti si Raffa bakal nyesel. Besok pagi


gue mau ke dokter sekalian deh minta anterin si Rasya. Sekarang gue tidur dulu

__ADS_1


duh sakit banget bibir gue perih lagi.”


Lalu Kaira segera tidur agar rasa sakitnya tidak terasa lagi.


__ADS_2