Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Part 47


__ADS_3

Jerry menemui Arabella.


“Hei.” Kata Jerry sambil menepuk pundak Arabella.


“Sayang. Aku sangat merindukanmu benar-benar merindukanmu.” Kata Arabella


lalu memeluk Jerry.


“Lepaskan, ini tempat umum. Sedang apa kamu disini? Apakah kamu


mencurigaiku?” Tanya Jerry.


“Aku sangat merindukanmu sayang dan curiga denganmu. Dimana saudaramu?”


Tanya Arabella.


“Sudah balik ke rumahnya, aku baru saja mengantarnya. Kenapa kamu curiga


denganku? Aku sudah bilang padamu kalau aku sedang berlibur dengan saudaraku


dan juga keluarganya, kenapa kamu tidak mempercayaiku?” Tanya Jerry dengan


kesal.


“Jadi kamu kesal denganku? Harusnya aku yang marah denganmu karena tidak


mengajakku pergi.” Kata Arabella.


“Aku kan sudah bilang maaf untuk saat ini aku tidak bisa mengajakmu, kapan


kamu bisa mengerti perasaanmu sedikit saja, selama ini aku selalu menuruti


perkataanmu tapi untuk saat ini saja beri aku kebebasan dan bersikap seperti


anak kecil dong. Sekarang kembalilah ke Jakarta, aku akan memesankan tiket


untukmu.” Kata Jerry sambil menarik tangan Arabella, namun Arabella melepasnya.


“Tidak mau, kamu jahat sekali mau menyuruhku kembali ke Jakarta. Aku mau


menginap malam ini denganmu.” Kata Arabella.


“Jangan seperti anak kecil, tolong mengertilah aku mohon.” Kata Jerry.


“Ini sudah malam, kamu tega menyuruhku untuk pulang?” Tanya Arabella.


“Salah kamu sendiri kenapa kamu jauh-jauh kesini. Kalau begitu menginaplah


di hotel lalu besok pagi aku akan mengantarmu ke bandara.” Kata Jerry.


“Aku hanya mau menginap satu kamar denganmu.” Kata Arabella.


“Kamu bercanda ya? Tidak bisa.” Kata Jerry. Lalu Arabella mencium paksa

__ADS_1


Jerry namun Jerry melepasnya.


“Apa yang kamu lakukan? Ikut aku sekarang juga.” Kata Jerry.


Jerry membawa Arabella ke hotel yang sama dengannya.


“Masuklah, besok pagi aku akan mengantarmu ke bandara.” Kata Jerry.


“Dimana kamarmu?” Tanya Arabella.


“Tidurlah, aku akan menemuimu besok pagi.” Kata Jerry.


“Apakah kamu akan menemui wanita lain? Apakah kamu tidak suka aku datang


kesini?” Tanya Arabella.


“Ya, aku tidak suka kamu datang kesini. Bukankah kita saling setia dan


saling percaya, apakah kamu melihatku sedang bersama wanita lain? Tidak kan?


Aku akan kembali ke kamarku.” Kata Jerry.


“Baiklah aku akan percaya denganmu, awas kalau kamu macam-macam


dibelakangku.” Kata Arabella.


Lalu Jerry segera menuju ke kamar Feya, namun Feya sudah tertidur. Jerry


mendekatinya dan memeluknya dari belakang, Feya pun terbangun.


“Maafkan aku, kamu pasti menungguku sangat lama hingga tertidur.” Kata


Jerry.


“Bagaimana dengan kak Arabella? Dimana dia?” Tanya Feya.


“Dia menginap dikamar ini, besok pagi aku akan mengantarnya ke bandara dan


menyuruhnya kembali.” Kata Jerry.


“Syukurlah kalau begitu.” Kata Feya sambil memeluk Jerry.


“Untung saja tadi kita mengetahuinya, jika tidak bisa gawat.” Kata Jerry.


“Malam ini menginaplah di kamarku kak.” Kata Feya.


“Kamu yakin aku boleh menginap disini? Apakah aku boleh menyentuhmu?” Tanya


Jerry.


“Aku bersyukur bisa bersamamu kak karena kamu telah menyelamatkanku dan


membantuku. Aku milikmu dan kamu milikku, tidak akan ku biarkan kak Arabella

__ADS_1


memilikimu.” Kata Feya.


“Terima kasih sayang, aku hanya mencintaimu dan akan memperjuangkanmu.”


Kata Jerry.


“Peluklah aku sayang.” Kata Feya dengan sangat berani.


Jerry perlahan membelai rambut Feya, mencium bibir, mata dan leher Feya.


“Aku mencintaimu sayang.” Kata Jerry.


“Aku juga sangat mencintaimu kak. Terima kasih sayang.” Kata Feya lalu


memeluk Jerry dan menciumnya.


 


 


 


 


 


 


Info :


Hai semuanya, jangan lupa mampir ke novel terbaruku ya, judulnya "Terpaut Usia 15 Tahun". Aku tunggu like nya yaah, thank u.


Namaku


Abella Putri, seorang gadis SMA yang baru berusia 18 tahun namun aku sudah


berstatus seorang istri. Kakekku menikahkanku dengan seorang lelaki yang tidak


pernah aku cintai dan belum pernah aku temui selama ini. Namun kakekku berteman


baik dengan ayah lelaki itu, akhirnya menikahkanku dengannya. Aku tinggal


bersama kakek dan nenekku karena kedua orang tuaku bercerai lalu mereka


memutuskan untuk menitipkanku kepada kakek dan nenekku. Lelaki itu adalah


seorang pilot dan berusia 15 tahun lebih tua dariku, oleh karena itu aku tidak


menyukainya namun karena kakek dan nenekku memaksaku akhirnya aku menerimanya.


Setelah aku menikah dengannya aku tinggal bersamanya namun kami membuat


perjanjian bahwa kita akan menjalani hidup masing-masing, dia memang menyukaiku

__ADS_1


namun aku tidak menyukainya, akhirnya dia berjanji pada dirinya tidak akan


menyentuhku apalagi tidur bersamaku.


__ADS_2