Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 164


__ADS_3

Kaira dan Raffa tiba di Jakarta


dengan selamat. Mereka segera menuju ke rumah karena Kaira kelelahan. Setibanya


dirumah.


“Mba Ayu tolong buatkan minuman


hangat untuk istri saya ya.” Kata Raffa.


“Baik tuan.” Kata Mbak Ayu.


“Kau istirahatlah, setelah ini


lebih baik jangan pergi lagi, aku khawatir.” Kata Raffa.


“Iya mas.” Kata Kaira.


“Aku keluar dulu ya.” Kata Raffa.


“Mau kemana?” Tanya Kaira.


“Mau ke supermarket sebentar,


sudah tidurlah.” Kata Raffa.


“Iya mas.” Kata Kaira.


Kemudian Raffa pergi ke


supermarket, dan disana dia bertemu dengan Angel.


“Angel.” Panggil Raffa.


“Mas Raffa? Bukannya kalian


sedang diluar negeri ya?” Tanya Angel.


“Oh iya kemarin, baru saja sampai


di Jakarta.” Kata Raffa.


“Kaira mana? Dia tidak ikut?”


Tanya Angel.


“Dia sedang istirahat, dia


kelelahan.” Kata Raffa.


“Oh iya, mau beli apa memangnya?”


Tanya Angel.


“Beli buah-buahan dan sayur untuk


Kaira.” Kata Raffa.


“Loh beli susu ibu hamil juga,


jadi Kaira sekarang sedang hamil ya?” Tanya Angel.


“Iya, doakan kehamilan dia


baik-baik saja ya. Kau sendiri atau sama si Rasya?” Tanya Raffa.


“Aku sendiri, mas Rasya sedang


mengantarkan Kenzo beli mainan.” Kata Angel.


“Oh gitu, naik apa kesini?” Tanya

__ADS_1


Raffa.


“Aku naik KRL tadi, aku duluan ya


kalau gitu.” Kata Angel.


“Aku antar saja sekalian.” Kata Raffa.


“Tidak usah, terimakasih. Aku tidak


enak jika kamu yang mengantarkanku pulang.” Kata Angel.


“Tidak apa-apa, yang lalu biarlah


jadi masa lalu.” Kata Raffa.


“Nanti kalau Kaira tau bagaimana?


Pasti akan cemburu begitu juga dengan suamiku nanti.” Kata Angel.


“Kita ini sekarang sudah jadi


keluarga loh. Ayo aku antar saja.” Kata Raffa.


Kemudian Raffa mengantarkan Angel


pulang ke rumahnya.


“Aku dengar sekarang kau kerja


ya? Kerja apa memangnya?” Tanya Raffa.


“Aku kerja di salon milik istri


bosnya suamiku, aku kerja jadi MUA.” Kata Angel.


“Wah bagus dong, kenapa tidak


“Nanti kalau aku jadi model


kasian anak dan suamiku, nanti waktuku pasti sangat sedikit untuk mereka. Lagipula


mas Rasya tidak mengijinkanku.” Kata Angel.


“Benar juga apa katamu.” Kata Raffa.


“Oh ya aku turun disini saja, aku


nggak enak nanti kalau suamiku melihat aku sedang diantar sama kamu.” Kata


Angel.


“Kau yakin turun disini?” Tanya


Raffa.


“Iya, terimakasih banyak ya.”


Kata Angel. Lalu Angel segera turun dan Raffa segera kembali pulang.


**


Raffa tiba dirumah, namun Kaira


masih tertidur.


“Kaira masih tidur, aku tidur


juga saja lah. Lelah sekali ternyata.” Kata Raffa. Akhirnya Raffa tertidur. Tidak


lama kemudian Kaira terbangun, dia kaget karena suaminya tertidur di sofa.

__ADS_1


“Astaga suamiku kenapa malah


tidur di sofa ya, pasti dia sangat kelelahan.” Kata Kaira lirih.


Lalu Kaira mengambil tasnya yang


tertinggal didalam mobilnya.


“Kok bau parfum wanita ya, aku


sepertinya tidak asing dengan aroma parfum ini. Apa mas Raffa habis keluar


dengan seorang wanita ya? Tidak tidak, mas Raffa tidak mungkin seperti itu


lagi.” Kata Kaira.


Kemudian dia menyiapkan makanan


untuk makan malam.


“Sayang bangun yuk, makan dulu


yuk, aku sudah masak loh.” Kata Kaira.


“Aku masih ngantuk, nanti saja


aku makan.” Kata Raffa.


“Aku bawain makanannya ke kamar


ya.” Kata Kaira.


Kemudian Kaira mengambil makanan


untuk dibawa ke kamarnya.


“Mas, makan dulu yuk.” Kata Kaira.


Akhirnya Raffa bangun.


“Suapin kalau gitu.” Kata Raffa.


“Iya iya.” Kata Kaira.


“Oh ya mas kamu tadi keluar


kemana? Kok aku mencium aroma parfum wanita didalam mobil kamu.” Tanya Kaira.


“Oh tadi aku pergi ke supermarket


beli buah dan sayur sama susu buat kamu, terus disana aku tidak sengaja bertemu


dengan Angel. Karena dia tidak bawa kendaraan jadi aku mengantarnya pulang.” Kata


Raffa.


“Lain kali tidak usah


mengantarnya lagi, aku tidak suka kalau kau mengantar dia. Bagaimanapun juga


dia kan pernah jadi istrimu, aku takut saja kalau dia menggodamu atau bahkan


sebaliknya kau yang menggodanya.” Kata Kaira.


“Tidak mungkin lah, itu hanya masa


lalu. Tidak perlu cemburu dengannya, aku kan tidak sengaja bertemu dengannya.” Kata


Raffa.


“Awas saja kalau kau berani

__ADS_1


macam-macam.” Kata Kaira.


__ADS_2