
“Silahkan
duduk. Sebelumnya saya minta maaf kepadamu, memang anak saya menyuruh saya
untuk menutup kafe itu tapi saya tidak menyetujui. Sepertinya ini ada salah
paham.” Kata Ji Yong.
“Saya tidak
tau apa yang terjadi tapi atasan saya bilang bahwa pemilik gedung telah menutup
kafe itu dan bahkan mengusir kami.” Kata Abel.
“Tapi saya
tidak melakukan hal apapun.” Kata Ji Yong.
“Lalu apakah
anda menuduh saya mengarang cerita?” Tanya Abel.
“Bagaimana
cerita persisnya?” Tanya Ji Yong.
“Sepertinya apa
yang saya lakukan akan sia-siap, kalau begitu saya permisi dulu.” Kata Abel.
Tiba-tiba datanglah istri Ji Yong yaitu Soo Ah. Dia datang bersama putrinya.
“Wah berani
sekali kamu datang kesini.” Kata Seok Kyung.
“Jadi dia yang
berani menabrakmu?” Tanya Soo Ah.
“Iya, untuk
apa kamu datang kesini? Oh pasti kamu menyesal kan? Kamu mau meminta maaf atau
berlutut di depanku? Dasar orang miskin tidak tau diri.” Bentak Seok Kyung
kepada Abel.
“Park Seok
Kyung jaga ucapanmu pada orang yang jauh lebih tua darimu.” Bentak Ji Yong.
__ADS_1
“Dia bersalah
mas dan dia tidak mau meminta maaf pada putri kita. Dia tidak sebanding dengan
kita jadi wajar saja jika Seok Kyung marah padanya.” Kata Soo Ah.
“Saya telah
meminta maaf pada anak anda tapi anak anda menyuruh saya untuk berlutut di
depannya. Itu tidak sebanding dengan kesalahan saya, dia bahkan membentak saya
lalu memperpanjang masalah. Jangan karena kalian orang berkuasa jadi seenaknya
merendahkan orang lain.” Kata Abel. Lalu Soo Ah menampar pipi Abel.
Plak
“Jaga ucapanmu
ya.” Bentak Soo Ah. Seok Kyung pun mendorong Abel hingga terjatuh.
“Hentikan,
sudah sudah jangan memperpanjang masalah ini. Aku yang berhak mengatur
perusahaan ini, jadi keputusanku adalah aku tidak akan menutup kafe itu dan aku
Abel atas apa yang anakku lakukan padamu.” Kata Ji Yong.
“Uang dan
kekuasaan memang segalanya, terima kasih atas tamparan kalian. Saya tidak akan
pernah berlutut meminta maaf pada kalian karena saya telah mengakui kesalahan
saya namun kalian seenaknya kepada orang lain.” Kata Abel, lalu dia pergi.
Sedangkan Soo Ah dan Seok Kyung sangat marah dan kesal dengan keputusan Ji
Yong.
“Aku sangat
kecewa dengan papa, aku benci papa.” Kata Seok Kyung.
“Papa tidak pernah
mengajarimu bersikap kasar kepada orang lain.” Kata Ji Yong.
“Ini semua
__ADS_1
karena kamu selalu mengajarkan Seok Kyung bahwa uang adalah segalanya. Inilah
akibatnya, kamu mencoreng nama baik keluarga kita.” Kata Ji Yong.
“Jadi kamu
menyalahkanku? Kamu lebih membela wanita rendahan itu?” Teriak Soo Ah.
“Pulanglah,
aku tidak ingin semua karyawanku mendengar dan mengetahui masalah ini.” Kata Ji
Yong.
Akhirnya istri
dan anak Ji Yong kembali pulang. Ji Yong merasa sangat bersalah pada Abel
sehingga dia mencarinya. Dia mendatangi kafe tempat Abel bekerja.
“Permisi,
apakah Abel ada didalam?” Tanya Ji Yong kepada Sang Hyun.
“Bukankah anda
Ji Yong-ssi pemilik gedung?” Tanya Sang Hyun.
“Benar, ada
kesalahpahaman. Saya tidak menutup kafe ini jadi kalian bisa tetap bekerja
disini. Dimana Abel? Apakah dia berada disini? Atau dimana rumahnya?” Tanya Ji
Yong.
“Ada apa ini?
Seorang pemilik gedung dan direktur JK Holding mencari Abel? Apa yang telah
Abel lakukan sehingga dia mencari Abel? Aku bahkan tidak tau dia pergi kemana
setelah Jesi menampar dan mengusirnya. Lebih baik aku memberitahu apartemennya
saja.” Kata Sang Hyun dalam hati.
“Saya tidak
tau dimana keberadaannya saat ini, tapi ini tempat tinggal Abel.” Kata Sang
Hyun memberikan alamat Abel. Ji Yong pun segera pergi dan menuju ke tempat
__ADS_1
tinggal Abel.