Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)

Perjanjian Pernikahan (Kisah Cinta Seorang Janda Cantik)
Episode 150


__ADS_3

Kaira pergi mengantarkan anaknya


ke sekolah.


“Bye mami.” Kata Kei.


“Bye anak mami yang paling


ganteng.” Kata Kaira.


“Nanti jangan lupa jemput Kei ya


mami.” Kata Kei.


“Iya pasti, mami pulang dulu ya.”


Kata Kaira.


Setelah itu Kaira pergi ke tempat


fitness center miliknya, disana Arjuna dan istrinya tidak terlihat.


“Selamat pagi Bu Kaira.” Kata


salah satu pegawai dan pelatih fitness disana, sebut saja dia Kevin. Dia salah


satu orang kepercayaan Kaira dan temannya.


“Iya, Arjuna dan istrinya kemana?


Datang tidak hari ini?” Tanya Kaira.


“Hari ini pak Arjuna maupun bu


Almira tidak datang bu.” Kata Kevin.


“Kalau begitu aku hanya


lihat-lihat saja dan tidak akan lama disini kok.” Kata Kaira.


“Baik bu. Apakah ibu mau makan


atau minum sesuatu?” Tanya Kevin.


“Tidak usah terimakasih banyak.


Oh ya bagaimana apakah banyak pengunjung disini?” Tanya Kaira.


“Ya sejauh ini sangat lumayan bu


karena ini juga masih grand opening dan jumlah pengunjungnya lumayan banyak,


namun kemarin ada salah satu pelanggan yang ingin mendaftar bekerja disini,


katanya dia bisa melakukan apa saja.” Kata Kevin.


“Kita kan sudah ada pegawai dan


pelatih juga jadi tidak perlu menambah pegawai lagi.” Kata Kaira.

__ADS_1


“Saya juga bilang seperti itu


namun dia tetap saja memaksa, bagaimana bu?” Tanya Kevin.


“Coba suruh datang besok saja


lalu suruh Arjuna atau Almira yang menemuinya.” Kata Kaira.


“Baik bu.” Kata Kevin.


“Aku balik sekarang saja ya. Oh


ya ini ada makanan buat kalian, semangat ya kerjanya dan jangan bikin kami


kecewa.” Kata Kaira.


“Wah terimakasih banyak bu.” Kata


Kevin.


“Tolong sampaikan pada Arjuna ya


tentang orang yang kamu maksud tadi. Biar Arjuna yang memutuskan mau diterima


atau tidak.” Kata Kaira.


“Baik bu.” Jawab Kevin.


Kemudian Kaira pergi ke restoran


di salah satu mall dekat dengan sekolah anaknya.



akan pesan lagi saja untuk mas Raffa dan untuk Kei.” Kata Kaira.


Setelah selesai makan, Kaira


pergi jalan-jalan di mall tersebut, dan tidak sengaja bertemu dengan Angel.


“Kaira?” Panggil Angel.



“Angel? Apa benar ini kau?” Tanya


Kaira kaget, karena penampilan dia yang sederhana dan sangat berbeda dengan


dulu.


“Iya ini aku, kau pasti sangat


kaget melihat penampilanku saat ini kan?” Tanya Angel.


“Aku hampir tidak mengenalimu.”


Kata Kaira.


“Seharusnya aku tidak kesini

__ADS_1


karena aku sangat malu bertemu denganmu.” Kata Angel.


“Sudahlah lupakan masa lalu, kau


sedang apa disini?” Tanya Kaira.


“Aku sedang bekerja di sebuah


salon kecantikan, hari ini kebetulan ada pameran di mall ini tapi sudah selesai


jadi ini mau balik ke rumah. Kalau kamu?” Tanya Angel.


“Oh aku barusan makan lalu


setelah ini mau jemput anakku. Oh ya bagaimana keadaan anakmu apakah baik-baik


saja?” Tanya Kaira.


“Dia baik-baik saja, kalau anak


kamu? Siapa namanya?” Tanya Angel.


“Namanya Kei, dia baru berusia


tiga tahun, kalau Kenzo?” Tanya Kaira.


“Kenzo berusia 4,5 tahun.” Kata


Angel.


“Kau naik apa?” Tanya Kaira.


“Aku naik ojek online, aku


permisi dulu ya soalnya Kenzo sedang bersama saudaraku.” Kata Angel.


“Aku antar saja sekalian aku mau


jemput anakku.” Kata Kaira.


“Tidak usah aku tidak mau


merepotkanmu, tidak apa-apa kok aku sudah biasa.” Kata Angel.


“Baiklah kalau begitu, oh ya


sampai jumpa hari sabtu nanti ya di rumahmu.” Kata Kaira.


“Ah iya, permisi ya kalau


begitu.” Kata Angel.


“Hati-hati dijalan ya.” Kata


Kaira.


“Aku coba ikuti dia saja, aku sangat penasaran dengannya.” Kata


Kaira dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2