
Kaira pergi mengantarkan anaknya
ke sekolah.
“Bye mami.” Kata Kei.
“Bye anak mami yang paling
ganteng.” Kata Kaira.
“Nanti jangan lupa jemput Kei ya
mami.” Kata Kei.
“Iya pasti, mami pulang dulu ya.”
Kata Kaira.
Setelah itu Kaira pergi ke tempat
fitness center miliknya, disana Arjuna dan istrinya tidak terlihat.
“Selamat pagi Bu Kaira.” Kata
salah satu pegawai dan pelatih fitness disana, sebut saja dia Kevin. Dia salah
satu orang kepercayaan Kaira dan temannya.
“Iya, Arjuna dan istrinya kemana?
Datang tidak hari ini?” Tanya Kaira.
“Hari ini pak Arjuna maupun bu
Almira tidak datang bu.” Kata Kevin.
“Kalau begitu aku hanya
lihat-lihat saja dan tidak akan lama disini kok.” Kata Kaira.
“Baik bu. Apakah ibu mau makan
atau minum sesuatu?” Tanya Kevin.
“Tidak usah terimakasih banyak.
Oh ya bagaimana apakah banyak pengunjung disini?” Tanya Kaira.
“Ya sejauh ini sangat lumayan bu
karena ini juga masih grand opening dan jumlah pengunjungnya lumayan banyak,
namun kemarin ada salah satu pelanggan yang ingin mendaftar bekerja disini,
katanya dia bisa melakukan apa saja.” Kata Kevin.
“Kita kan sudah ada pegawai dan
pelatih juga jadi tidak perlu menambah pegawai lagi.” Kata Kaira.
__ADS_1
“Saya juga bilang seperti itu
namun dia tetap saja memaksa, bagaimana bu?” Tanya Kevin.
“Coba suruh datang besok saja
lalu suruh Arjuna atau Almira yang menemuinya.” Kata Kaira.
“Baik bu.” Kata Kevin.
“Aku balik sekarang saja ya. Oh
ya ini ada makanan buat kalian, semangat ya kerjanya dan jangan bikin kami
kecewa.” Kata Kaira.
“Wah terimakasih banyak bu.” Kata
Kevin.
“Tolong sampaikan pada Arjuna ya
tentang orang yang kamu maksud tadi. Biar Arjuna yang memutuskan mau diterima
atau tidak.” Kata Kaira.
“Baik bu.” Jawab Kevin.
Kemudian Kaira pergi ke restoran
di salah satu mall dekat dengan sekolah anaknya.
akan pesan lagi saja untuk mas Raffa dan untuk Kei.” Kata Kaira.
Setelah selesai makan, Kaira
pergi jalan-jalan di mall tersebut, dan tidak sengaja bertemu dengan Angel.
“Kaira?” Panggil Angel.
“Angel? Apa benar ini kau?” Tanya
Kaira kaget, karena penampilan dia yang sederhana dan sangat berbeda dengan
dulu.
“Iya ini aku, kau pasti sangat
kaget melihat penampilanku saat ini kan?” Tanya Angel.
“Aku hampir tidak mengenalimu.”
Kata Kaira.
“Seharusnya aku tidak kesini
__ADS_1
karena aku sangat malu bertemu denganmu.” Kata Angel.
“Sudahlah lupakan masa lalu, kau
sedang apa disini?” Tanya Kaira.
“Aku sedang bekerja di sebuah
salon kecantikan, hari ini kebetulan ada pameran di mall ini tapi sudah selesai
jadi ini mau balik ke rumah. Kalau kamu?” Tanya Angel.
“Oh aku barusan makan lalu
setelah ini mau jemput anakku. Oh ya bagaimana keadaan anakmu apakah baik-baik
saja?” Tanya Kaira.
“Dia baik-baik saja, kalau anak
kamu? Siapa namanya?” Tanya Angel.
“Namanya Kei, dia baru berusia
tiga tahun, kalau Kenzo?” Tanya Kaira.
“Kenzo berusia 4,5 tahun.” Kata
Angel.
“Kau naik apa?” Tanya Kaira.
“Aku naik ojek online, aku
permisi dulu ya soalnya Kenzo sedang bersama saudaraku.” Kata Angel.
“Aku antar saja sekalian aku mau
jemput anakku.” Kata Kaira.
“Tidak usah aku tidak mau
merepotkanmu, tidak apa-apa kok aku sudah biasa.” Kata Angel.
“Baiklah kalau begitu, oh ya
sampai jumpa hari sabtu nanti ya di rumahmu.” Kata Kaira.
“Ah iya, permisi ya kalau
begitu.” Kata Angel.
“Hati-hati dijalan ya.” Kata
Kaira.
“Aku coba ikuti dia saja, aku sangat penasaran dengannya.” Kata
Kaira dalam hati.
__ADS_1