
Yusuf pura-pura kesal sama Zulaikha. Namun, lagi-lagi dia malah yang harus mengalah. Zulaikha malah menangis karena Yusuf hanya diam saja seolah nggak peduli padanya. Sudah berbagai cara rayuan Zulaikha lakukan pada Yusuf semenjak di hutan sampai ke rumah sakit. Kekasihnya itu hanya diam saja. Jadinya dia menangis kejer.
"Sudah dong, malu sama orang lain," kata Yusuf yang kini malah mencoba menenangkan kekasihnya.
"Zulaikha, kenapa?" Tiba-tiba ada suara yang tidak asing bagi Yusuf.
"Papi," panggil Yusuf dengan wajah terkejut.
"Zulaikha kenapa?" Tanya Clive pada putrinya.
Zulaikha malah melirik kepada Yusuf. Sehingga Clive salah sangka, kalau semua itu gara-gara calon menantunya.
"Yusuf, kalau kamu membuat Zulaikha menangis lagi. Maka aku tidak akan merestui kalian. Akan aku cabut lagi izin untuk menikahi Zulaikha," kata Clive mengancam.
Mendengar ucapan yang keluar dari mulut calon mertuanya itu membuat Yusuf kalang kabut. Mana mungkin dia melepaskan Zulaikha. Sudah terlanjur cinta sama si gadis nakalnya.
"Papi! Ini bukan salah Om Yusuf. Ini salah aku yang sudah beberapa kali menyakiti Om Yusuf baik itu fisik dan perasaannya," ucap Zulaikha sambil merentangkan tangan di antara Yusuf dan Clive.
"Apa maksud kamu, Sayang?" tanya Clive tidak mengerti.
Maka Zulaikha pun menceritakan semua yang terjadi mulai dari mereka dikejar-kejar oleh mobil, diculik, meloloskan diri, masuk hutan, pertempuran di dalam hutan, membuat Yusuf tertidur, kata-kata yang diucapkan saat Yusuf baru sadar. Semuanya Zulaikha ceritakan kecuali ciuman tidak sengaja itu.
Clive hanya manggut-manggut dan mendengarkan dengan seksama. Dia pun tidak jadi marah kepada Yusuf.
__ADS_1
"Bagus, Yusuf. Aku bangga kepada kamu. Kamu memang menantu dan suami idaman. Jangan lepaskan Zulaikha," kata Clive memuji calon menantunya.
"Terima kasih, Papi!" Yusuf pun menarik napasnya dengan lega.
***
Mereka pun menginap di rumah sakit karena waktu juga sudah dini hari. Sehingga semua beristirahat di sana dan sekalian mendapat perawatan medis.
Bintang lupa pada Asiah yang menginap di rumahnya. Dia juga mengalami kelelahan yang bertumpuk-tumpuk selama satu hari ini. Dari pagi sampai dini hari.
Yunus juga mendapatkan perawatan medis secara intensif di sana dengan melibatkan dokter-dokter terbaik. Luka bagian kepala agak serius.
Sementara Angkasa masih sibuk ikut mengurus penangkapan dan pemeriksaan villa bersama anggota kepolisian wilayah Los Angeles. Dia yang paling cepat berpikir dan tenang sikapnya. Sehingga mempercepat pekerjaan polisi.
Langit menjaga Bintang karena kembarannya itu kalau lagi sakit paling rewel. Makanya dia ikut tidur di rumah sakit.
***
Cantika mengeluarkan jurus ancamannya jika semua bocah itu tidak menurut. Maka, yang tadinya berisik oleh 6 bocah aktif itu, kini langsung hening.
"Nah, beginikan enak. Mama nggak perlu mengeluarkan tenaga ekstra," kata Cantika.
"Ayo, kita sarapan. Kalian berdoa bersama dulu sebelum makan. Lalu habiskan semuanya. Nanti Mama kasih tambahan, bagi yang menghabiskan sarapannya," ucap Cantika.
__ADS_1
Maka semua pun memulai dengan berdoa. Lalu cepat-cepat menghabiskan sarapan milik mereka masing-masing. Mereka sudah tidak sabar ingin makan puding susu kesukaan mereka itu.
"Mama, katanya semalam Kak Zulaikha diculik?" tanya Shine.
"Apa?" Cantika tidak mempercayainya.
"Iya, Kak Bintang juga sedang di rumah sakit saat ini," lanjut Sky.
Tubuh Cantika mendadak lemas. Semalam dia sudah curiga pasti ada sesuatu yang terjadi. Namun, dia tidak menyangka kalau kejadian itu adalah penculikan terhadap Zulaikha. Dia tahu masalah yang menimpa keluarga Smith. Dia sangat menyayangi Zulaikha. Si gadis kecil yang malang di matanya.
"Mama Zulaikha? Kak, Mama Zulaikha kenapa?" tanya Asiah dengan mata berkaca-kaca.
"Dia baik-baik saja. Hanya saja semalam mereka menginap di rumah sakit," jawab Shine.
"Tapi, mereka tidak terluka parah 'kan?" tanya Cantika lagi.
"Tidak tahu, Ma," jawab Shine.
"Ya Allah, mudah-mudahan mereka semua dalam keadaan baik-baik saja," gumam Cantika. Dia juga tahu suaminya tidak tidur dikamar karena kamar tidur dikuasai oleh 6 bocah ini.
***
Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Tunggu kelanjutannya ya! Jangan lupa untuk selalu klik like, komentar, favorit, hadiah, dan Vote-nya juga. Dukung aku terus. Terima kasih.
__ADS_1
Sambil menunggu Abang Yusuf dan Zulaikha up bab berikutnya. Yuk baca juga karya teman aku. Cerita Oke banget. Yuk kepoin karya ini.