Duda Vs Anak Perawan

Duda Vs Anak Perawan
#Maria Patang Menyerah


__ADS_3

    Sesuai dengan rencana yang sudah dibuat oleh dirinya dan Harun. Keesokan harinya Maria mendatangi rumah Khalid pagi-pagi sekali. Dia membawa beberapa lembar foto keluarganya dulu selagi Daud masih hidup.


"Permisi, mau tanya?" Maria berteriak di depan pintu gerbang.


    Seorang penjaga menghampiri Maria. Orang ini berbeda dengan penjaga yang tempo hari.


"Ada apa, Bu?" tanya si Penjaga itu balik.


"Saya mau menanyakan, apa Anda pernah melihat gadis ini? Ini putri saya. Dia menghilang beberapa bulan yang lalu. Dan katanya ada yang melihatnya dia tinggal di sekitar perumahan ini. Ada juga yang bilang pernah melihat di rumah ini," jawab Maria membeberkan dengan gamblang.


    Penjaga ini tahu kalau gadis di foto itu adalah Bilqis. Namun, dia tidak boleh gegabah. Apalagi ini menyangkut tamu penting Tuan dan Nyonya Hakim.


"Aku kurang begitu tahu karena aku juga baru masuk kerja," balas si penjaga.


'Aku nggak bohong. Aku baru masuk kerja untuk menggantikan shift teman yang bertugas semalam.' Si Penjaga itu bicara dalam hati.


"Tapi, aku yakin kalau putriku ada di rumah ini. Karena kemarin lusa aku lihat dia naik mobil yang masuk ke rumah ini. Berarti putri aku kenal dengan pemilik rumah ini," kata Maria ngotot ingin agar diizinkan masuk ke rumah itu.


"Baiklah, Bu. Aku akan cari tahu dulu mungkin para pekerja lain di sini ada yang pernah melihatnya. Aku pinjam fotonya," ucap si Penjaga.


"Biarkan aku masuk, dong!" pinta Maria.

__ADS_1


"Maafkan saya, Bu. Tidak boleh sembarangan memasukan orang asing," balas si Penjaga lagi lalu pergi meninggalkan Maria dengan depan gerbang.


***


"Ada apa, Ma?" tanya Khalid saat keluar dari lift.


"Ada Maria, ibu tirinya Bilqis. Dia datang ke sini mau mencari anak itu. Mana maksa ini masuk ke sini," jawab Aurora dengan kesal karena teringat kelakuan yang sudah dilakukannya kepada calon istrinya William.


"Sudah, tanya saja sama Bilqis, apa dia mau menemui ibu tirinya itu?" ucap Khalid sambil menuntun istrinya ke ruang makan.


    Di ruang makan itu ada Bilqis yang baru selesai menata makanan untuk sarapan. Aurora senang karena Bilqis termasuk perempuan yang cekatan dan mau belajar.


"Iya, Ma. Kebetulan ada banyak bahan dan Bilqis ingin membuat makanan yang sehat dan baik untuk Mama dan Papa," ujar Bilqis.


"Tahu banyak begini suruh Bintang dan Mentari ikut sarapan di sini," kata Aurora teringat akan kedua menantunya.


"Sepertinya Bintang menginap di rumah Bang Fatih. Karena Chelsea dan anak-anak yang lainnya ingin menginap di rumah Rania. Semalam saja mereka ramai bermain kembang api di halaman.


"Kalau begitu suruh mereka ke sini!" Aurora meminta pada salah seorang pelayan untuk menghubungi rumah Fatih yang ada di samping rumahnya.


***

__ADS_1


    Kedatangan rombongan Keluarga Fatih dan Bintang, di manfaatkan oleh Maria. Dia mencegat mereka dan meminta di pertemukan dengan Bilqis. Orang dewasa pura-pura tidak mau ikut campur dan cuek pada Maria.


"Tuan … Nyonya. Saya mohon pada Anda semua untuk mempertemukan aku dengan putriku," ucap Maria memohon.


"Bukannya ini Mommy Bilqis? Ayah … Bunda, Nenek ini mencari Mommy Bilqis! Kasihan dia," ucap Rania dengan polos dan di iyakan oleh anak-anak kecil lainnya.


"Sayang, dia salah ora—" ucapan Mentari dipotong oleh Maria.


"Benar, Nak. Ini putri ibu, namanya Bilqis. Apa kamu tahu di dalam rumah ini ada Bilqis putri ibu?" Maria merayu Rania yang masih polos.


"Iya, ada. Nanti Rania bilangin sama Oma ada yang mencari Mommy Bilqis," kata Rania lagi. Orang dewasa lainnya hanya bisa menggerutu dalam hati.


"Terima kasih, Sayang. Kamu adalah anak yang baik. Semoga kebahagiaan selalu menyertaimu, Nak." Maria menatap Rania.


"Aamiin," jawab serentak anak-anak yang ada di sana.


'Bagus. Ini akan mejadi langkah awal. Bilqis kamu harus bisa mengeluarkan Harun dari penjara.' Maria bicara dalam hatinya.


***


Aduh ini si Mak Lampir, masih belum menyerah juga. Kira-kira Bilqis mau menemuinya atau tidak, ya🤔? Bagaimana keadaan Zulaikha, sudah lama nggak terdengar kabarnya 😁. Tunggu kelanjutannya ya! Jangan lupa untuk selalu kasih dukungan buat aku dengan kirim Bunga, Kopi, dan Vote juga. Like dan Komentar untuk membuat aku semakin bersemangat 🤗 🤗.

__ADS_1


__ADS_2