Duda Vs Anak Perawan

Duda Vs Anak Perawan
# Hari Kelulusan


__ADS_3

    Bilqis termangu menatap kotak yang berisi baju. Dia tadinya terkejut saat ada seorang kurir datang pagi-pagi ke apartemen mengantarkan paket. Begitu dibuka ada baju dan selembar kertas pesan.


[Pakailah baju ini untuk ke acara besok malam. Semoga kamu suka dan pantas saat dipakai.]


    Bilqis berulang kali membaca pesan itu. Ada rasa senang, jika yang mengirim ini adalah William. Dia berharap laki-laki bule itu yang memberikannya. Bukan Zakaria yang juga mengajaknya pergi bersama ke acara pesta itu.


    Diambil smartphone miliknya, lalu mengirim pesan kepada William. Dia pun menanyakan tentang paket baju.


    Terdengar suara bunyi handphone miliknya. Ternyata William langsung menelepon dirinya.


"Assalamu'alaikum," salam Bilqis.


[Wa'alaikumsalam. Bilqis … kenapa dengan paket baju itu? Apa ada cacat? Bisa ditukar lagi kok.]


"Tidak ada, Mister. Hanya saja aku terkejut karena di sini tidak tercantum nama pengirimnya. Aku tidak tahu kalau ini kiriman dari Mister."


[Oh. Ya, sudah. Kalau ada apa-apa bisa hubungi aku. Cobalah dulu pakaiannya. Kalau ada apa-apa bisa ditukar dengan yang lain.]


"Iya. Terima kasih Mister."


    Senyum lebar langsung tercipta dari wajah Bilqis. Dia sangat senang sekali kalau yang sudah mengirimkan gamis itu adalah William. Dengan cepat dia pun mencoba gamis itu lalu mengambil foto dirinya. Ketika sudah pantas dia pun mengirimkan foto itu kepada William.


[Mister, aku sudah coba. Bagaimana menurut Mister ini cocok atau tidak?]


     Tidak berapa lama ada pesan yang masuk. Senyum Bilqis dan rona di pipinya langsung nampak.

__ADS_1


[Cantik. Cocok untuk kamu!]


***


     Bintang pun berhasil mengantarkan Zulaikha ke sekolah dengan selamat. Dia tidak bisa masuk ke area sekolah dan memutuskan untuk menunggu di dekat pos satpam sambil bicara ngalor-ngidul dengan penjaga sekolah.


    Sementara Zulaikha masuk ke dalam area sekolah bergabung dengan teman-teman sekelasnya. Mereka sedang menunggu surat pernyataan lulus dari kepala sekolah.


"Zulaikha, besok kita bebaskan pakai baju apa ke pesta pernikahan kamu?" tanya salah seorang dari temannya.


"Bebas. Asal sopan," jawab Zulaikha.


"Kita boleh bawa pasangan kan?" tanya yang lainnya.


"Boleh, asal kalian jaga sikap saja. Jangan berbuat macam-macam di pesta aku!" Zulaikha memberikan peringatan.


"Dia sedang sakit kemarin," balas Zulaikha. Dia juga belom menengok lagi bagaimana kondisinya saat ini.


"Aku kira kamu dan Yunus pacaran. Tahu gitu aku embat tuh cowok," ungkap teman lainnya.


"Iya. Jujur aku juga suka sama dia," akunya yang lain. 


    Zulaikha malah tertawa mendengar kejujuran teman-temannya itu. Menurut Zulaikha sendiri secara fisik Yunus itu cowok banget. Apalagi badan atletis yang sering dilatih agar otot dan tubuhnya tetap sehat dan kuat.


    Pengumuman hasil tes ujian nasional pun dilakukan dan semua murid mendapat surat kelulusan. Betapa senang mereka semua. Akhirnya telah resmi menyandang gelar mantan OSIS. Kini mereka mulai mempersiapkan diri untuk menjadi seorang mahasiswa di universitas pilihan mereka masing-masing.

__ADS_1


"Zulaikha, kamu memilih kuliah di sini atau di luar negeri?" tanya Bintang sambil menyetir.


"Di sini lah! Suami ada di sini. Ngapain sekolah di luar negeri," jawab Zulaikha.


"Ya, siapa tahu kamu ingin kuliah di luar sana," ucap Bintang sambil terkekeh.


"Aku kayaknya tidak bisa hidup jauh dari suamiku. Bawaannya selalu rindu. Sekarang pun kalau tidur tidak memeluk atau dipeluk oleh dia, akan terasa aneh." Zulaikha pun bicara betapa cinta dan sayangnya dia pada Yusuf.


"Dasar bucin!" kata Bintang ketika Zulaikha menceritakan perasaan yang dia rasakan pada suaminya itu.


"Aku masih wajar. Melakukan semua itu pada suami aku. Kamu yang tidak wajar, pacaran dengan Om Aria, bermesraan dengan Om Ghaza."


"Apa maksudmu?" tanya Bintang dan menghentikan laju mobil.


"Iya lah. Kamu dengar Om Ghaza sakit langsung didatangi meski sedang berada di belahan ujung dunia berbeda. Mengurus, menyuapi, dan setia menunggu di sampingnya. Apa sebutan untuk yang seperti itu?"


"Om Ghaza itu beda. Dia seorang spesial bagi aku. Begitu juga sebaliknya bagi Om Ghaza aku ini sangat berarti. Meski kita bukan pacaran." Bintang pun melajukan kembali mobilnya.


Duar!


Gluduk …. Gluduk


"Astaghfirullahal'adzim." Bintang terkejut saat suara ban pecah dan membuat oleng laju mobil.


"Bintang ada apa ini?" tanya Zulaikha dengan wajah ketakutan.

__ADS_1


***


Apa yang terjadi pada Bintang dan Zulaikha😱? Bilqis di buat bahagia oleh William🥰, bagaimana kisah mereka selanjutnya? Jangan lupa untuk selalu kasih dukungan buat aku dengan kasih Bunga, Kopi, dan Vote juga. Beri aku Semangat terus dengan cara kasih Like dan Komentar 🤗🤗🤗


__ADS_2