Duda Vs Anak Perawan

Duda Vs Anak Perawan
BAB 140. Kumpul bersama di Rumah Zulaikha


__ADS_3

Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan lupa untuk selalu kasih like dan komentar. Semoga hari kalian menyenangkan dan sehat selalu.


***


BAB 140


Malam harinya, di rumah keluarga Basir atau tempat tinggal Zulaikha. Semua orang berkumpul. Bahkan Chelsea pun ikut datang karena merasa sudah sehat. Orang-orang membuat perkumpulan sendiri-sendiri. Ada perkumpulan para manula, papa muda, mama muda dengan para bayinya, dan terakhir perkumpulan para balita.


Para manula laki-laki itu terdiri dari Fatih, Alex, Ghazali, Erlangga, dan Yusuf. Sementara itu, para nenek cantik ada Cantika, Mentari, Zulaikha, Bintang, dan Pelangi. Kalau papa muda terdiri dari Raihan, Rayyan, Rain, dan Mega. Kelompok paling heboh tentu ibu dan bayi, diantaranya ada Rania dengan tiga bayi kembarnya, Asiah dengan Zahra, Alin dengan Ali, lalu Chelsea dengan Queensa. Kemudian, kelompok yang paling rame dan membuat suasana rame di rumah itu adalah anak kembar Rayyan dan Raihan, yaitu Zarfran, Zafirah, Ameena, dan Amir. Meski cuma berempat tetapi suara teriakan dan tawa mereka mengalahkan semua suara orang-orang yang ada di sana.


"Selamat, ya. Akhirnya, keinginan Zulaikha bisa terkabul juga," ucap Ghazali dan buat Yusuf memukul bahunya.


"Ayo, kamu juga buat Bintang hamil lagi. Biar nanti saat ngidam ada temannya," ujar Yusuf dan membuat Ghazali tertawa karena mengingat-ingat kejadian di masa lalu.

__ADS_1


"Tidak. Kami sudah cukup banyak punya anak. Justru saat ini kita mau punya mantu. Anak kami yang kembar tiga kayaknya nggak akan lama lagi menemukan jodohnya," tukas Ghazali.


"Ah, benar juga. Chelsea dan Rania saja sudah punya bayi. Kalau laki-laki biasanya agak lama kalau memikirkan tentang pernikahan. Harus siap lahir, batin, sandang, dan papan. Kebayang kalau ketiga putra kalian menikah di hari yang sama," ucap Yusuf diikuti kekehan.


***


"Bintang, kapan kamu akan punya mantu? Dengar-dengar si Kembar tiga mau menikah," tanya Zulaikha ingin tahu.


"Dari gosip di internet," jawab Zulaikha dengan cepat.


"Itu gosip, nyatanya saat aku tanya, 'Kapan mereka akan menikah?' Mereka menjawab dengan kompak, 'Setelah Aku dan Abang Ghaza pensiun dari dunia bisnis.' Mereka itu benar-benar suka mengerjai aku," bantah Bintang.


"Padahal aku berharap kalau mereka itu cepat menikah, biar aku merasa tenang," lanjut Bintang.

__ADS_1


"Aku juga berharap begitu. Kita jodohkan Aqilah dengan Athaya, yuk! Biar kita juga merasa senang dan tenang. Apalagi sekarang mereka sedang kuliah di Madinah. Aku sering was-was kalau sehari tidak mendengar suaranya. Takut terjadi apa-apa kepada mereka," ujar Zulaikha.


"Tenang, di sana kotanya aman. Selain itu banyak pengusaha yang merupakan teman bisnis papa. Mereka bersedia akan memberikan bantuan kepada Aqilah atau Athaya. Selain itu Aqilah mengaku sudah punya suami biar tidak dikejar-kejar oleh lelaki yang ada di sana," jelas Bintang.


"Tapi, akan bagus kalau Aqilah dan Athaya kita nikahkan. Aku rasa Aqilah tahu akan perasaan tulus Athaya kepadanya," tukas Zulaikha.


"Aku tidak mau menjodoh-jodohkan anak-anak. Biarkan mereka mencari sendiri pasangan hidupnya. Kita sebagai orang tua hanya bisa mengawasi dan memberikan pendapat jika di minta. Jika, Aqilah merasa Athaya adalah laki-laki yang terbaik untuknya, aku tidak akan melarangnya bersuamikan Athaya," ujar Bintang.


"Kalau begitu aku akan tanya sama Aqilah, apa dia punya orang yang disukainya," balas Zulaikha.


***


Apakah Aqilah dan Athaya berjodoh? Tunggu kelanjutannya, ya!

__ADS_1


__ADS_2