Duda Vs Anak Perawan

Duda Vs Anak Perawan
#Kawin Lari


__ADS_3

"Asiah, Sayang. Saat ini di dalam perut Mama Zulaikha belum ada bayinya. Nanti kalau Ayah dan Mama Zulaikha menikah, kita bisa buat banyak adik bayi. Jadi, Asiah sabar, ya!" kata Zulaikha begitu melihat wajah-wajah penuh keterkejutan dari keluarga Om gantengnya.


"Bu, aku tidak mungkin melewati batas," ucap Yusuf ketika beradu pandang dengan Hajar.


"Ya, Ibu percaya sama kamu. Sebaiknya kalian secepatnya menikah saja," balas Hajar.


"Baik, Bu. Aku akan menemui kedua orang tua Zulaikha," ujar Yusuf dengan perasaan tenang kalau Ibunya masih memberikan kepercayaan kepadanya.


    Memang benar apa kata Abah Taha dan Hajar. Sebaiknya Yusuf dan Zulaikha secepatnya menikah.


"Om, yakin mau menemui Mama dan Papa ke Amerika?" tanya Zulaikha sambil mengarahkan pandangannya kepada Yusuf.


"Iya, aku sudah bilang kalau aku akan meminta kamu dengan cara baik-baik. Sekalian meminta restu mereka," jawab Yusuf dengan hati yang yakin.


"Bagaimana jika Mama dan Papa tidak setuju?" tanya Zulaikha dengan suaranya pelan. Dia tiba-tiba terlintas akan kejadian orang tua Bilqis yang menolak Yusuf karena status duda dan bukan dari kalangan kaya raya. Dia mengambil kemungkinan terburuk, akan restu kedua orang tuanya.


"Aku akan terus berusaha meyakinkan mereka agar memberikan kamu kepadaku untuk dipersunting," jawab Ayahnya Asiah.


"Terima kasih, Om. Aku juga akan ikut membantu agar dapat restu dari mereka. Tapi, kalau Papa atau Mama keras kepala, kita kawin lari saja, yuk!" tukas Zulaikha dengan senyumnya yang mengembang.

__ADS_1


     Yusuf malah tertawa terkekeh dengan cara berpikir kekasih hatinya ini. Dia malah semakin gemas pada Zulaikha.


"Ayah kawin lari itu, bagaimana cara? Seru nggak? Kayanya Asiah juga mau ikutan!" tanya Asiah dengan wajah polosnya yang rasa ingin tahunya saat ini sangat tinggi.


     Yusuf menelan salivanya, dia lagi-lagi pertanyaan dari Asiah membuatnya mati kutu. Dia melirik ke arah Zulaikha meminta dia untuk menjelaskan.


"Eh ... i–itu ... sebuah pernikahan jika kedua orang tua pengantin tidak setuju kalau anak-anaknya itu menikah dengan pasangannya. Sehingga pasangan itu memilih kabur dan menikah tanpa restu orang tua," jelas Zulaikha sambil matanya melirik ke sana kemari minta bantuan siapa saja yang mau menerangkan hal itu kepada calon anak sambungnya itu.


     Asiah terdiam seperti sedang memikirkan sesuatu. Dalam pikirannya dia kawin lari itu, menikah sambil berlari-lari. Seperti iklan di televisi, di mana sepasang pengantin berlari-lari kemudian naik mobil bagus.


"Masih tidak mengerti?" tanya Zulaikha kepada Asiah. 


"Apa kawin lari itu seperti pengantin yang pakai baju gaun pengantin indah lalu berlari-lari kemudian naik mobil?" tanya Asiah masih penasaran.


"Oh, gitu." Asiah mengangguk-anggukkan kepalanya.


"Siapa itu Raya?" tanya Abah Taha dan Hajar bersamaan.


     Yusuf merasa sakit kepalanya. Seharian ini Asiah dan Zulaikha membuatnya kalang kabut terus. Juga membuatnya sport jantung terus.

__ADS_1


"Raya itu suami Asiah kalau di sekolah," jawab Asiah polos karena memang dia yang sering jadi suaminya kalau lagi main rumah-rumahan di sekolah.


"Apa?" teriak Hajar, Abah Taha, dan Mang Sholeh.


     Sementara Yusuf memijat kepalanya semakin kencang karena semakin pusing. Zulaikha malah menganggukkan kepalanya.


"Bu, Abah, dan Mang Sholeh. Kalian jangan salah paham. Itu hanya permainan rumah-rumah di sekolah Asiah. Dan kebetulan kalau mereka berdua itu suka menjadi Ibu dan Ayah untuk bonekanya Asiah," terang Yusuf.


***


Sudah satu minggu sejak kedatangan Hajar ke apartemen Yusuf. Mereka meminta Yusuf untuk segera melamar Zulaikha. Untuk Asiah, mereka meminta pengawasan Yusuf untuk lebih ketat lagi. Jangan sampai putri kecilnya itu dewasa sebelum waktunya.


Apalagi mereka merasa khawatir karena Asiah bilang kalau sudah besar akan menikah dengan Rayyan. Hal ini membuat Abah Taha berkali-kali menasehati Asiah. Pergaulan dengan anak laki-laki juga harus dibatasi. Jangan sampai menjadi kebiasaan dan terbawa sampai besar.



Ujian sekolah Zulaikha sudah selesai. Dia juga sudah menghubungi kedua orang tuanya mau berkunjung ke Amerika. Dia sudah meminta kedua orang tuanya untuk menyediakan waktunya sedikit saja.


***

__ADS_1


Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Tunggu kelanjutannya ya! Jangan lupa untuk selalu klik like, komentar, favorit, hadiah, dan Vote-nya ya. Dukung aku terus. Terima kasih.


Maaf aku up sehari cuma 1X, jadwal sehabis lebaran padat. Baru selesai kemarin lusa, malah mendapat kabar duka dari sahabat baik aku. Sampai otak aku ngeblank untuk berpikir dan mengetik. Mudah-mudahan besok sudah bisa up banyak lagi.


__ADS_2