Duda Vs Anak Perawan

Duda Vs Anak Perawan
BAB 5. Malam Pertama


__ADS_3

    Kini Raihan sudah resmi menjadi suami dari Alin. Keduanya sedang duduk di sofa dan saling menatap.


"Jadi?" Raihan bertanya maksud dari keinginan istrinya kecilnya itu.


"Kita, tidur terpisah. Aku nggak mau tiba-tiba nanti kamu perkosa aku," balas Alin sambil menggosok kedua lengannya.


"Siapa juga yang mau melakukan dengan bocah bau kencur begini. Bisa-bisa aku di bilang pedofil," gumam Raihan yang membalas ucapan Alin.


"Kakak bicara apa?" tanya Alin.


"Nggak masalah kita tidur di tempat terpisah. Itu berarti kita harus tinggal di rumah yang berada dengan orang tua kita," jawab Raihan.


"Setuju! Kita tidak boleh tinggal bersama mereka. Biar kita tidak diatur-atur harus ini itu oleh mereka," balas Alin dengan semangat.


"Ya, sudah. Mulai besok kita pindah rumah," pungkas Raihan sambil berdiri dan berjalan ke kamar mandi.


***


    Saat Rayyan mengantarkan pulang Asiah dan mampir dulu ke cafe karena ingin makan es krim. Mereka bertemu dengan Sulaiman, temannya saat kecil. Ini pertemuan pertama mereka setelah lama berpisah.


"Bagaimana kamu selama ini? Kenapa tidak ada kabar?" tanya Asiah.


"Aku baik-baik saja. Mama menikah lagi dengan seorang pengusaha asal Jerman. Jadi, kami pindah ke sana. Namun, kini aku tinggal di sini karena nenek tinggal sendirian setelah kepergian kakek dua bulan lalu. Makanya aku juga akan pindah kuliah di sini," jawab Sulaiman.

__ADS_1


"Maaf, kami turut berbelasungkawa," ucap Asiah dengan wajah sendu.


"Terima kasih. Kalian masih bersama sampai sekarang?" tanya Sulaiman sambil melirik ke arah kedua temannya secara bergantian.


"Tentu saja. Mana mungkin Asiah bisa lepas dari aku," jawab Rayyan sambil mengedipkan sebelah matanya pada kekasihnya dan Asiah tersenyum malu-malu dengan pipi yang merona.


     Tawa Sulaiman langsung tercipta saat melihat tingkah kedua temannya itu. Dia senang bisa bertemu kembali dengan orang-orang yang berharga baginya sewaktu kecil.


"Ngomong-ngomong Adam dan Baim, bagaimana kabar mereka sekarang, ya?" tanya Sulaiman.


"Mereka kuliah di luar negeri. Kalau nggak salah mereka kuliah di Inggris," jawab Rayyan.


"Entahlah, aku nggak tahu atau dengar kabar mereka saat sedang berada di Inggris," lanjut Asiah.


    Ketiga orang pemuda itu berbincang-bincang sampai larut malam. Kalau Yusuf tidak menelepon bisa-bisa sampai dini hari mereka baru pulang.


***


"Adu~h! Badan aku sakit, ini gara bocah bau kencur itu," kata Raihan sambil menggerakkan dulu badannya melakukan peregangan. Setelah itu dia baru ke kamar mandi.


"Hei, Alin. Bangun! Ayo, sholat tahajud berjamaah!" ajak Raihan sambil menggoyangkan bahu gadis yang asik masih memeluk guling itu.


"Hei, bangun!" Kali ini Raihan lebih tinggi suaranya.

__ADS_1


"Lima menit lagi, Yah. Masih mengantuk," balas Alin masih tidur dan memejamkan matanya.


    Raihan ambil gelas air minumnya lalu dia percikan air pada muka Alin. Agar istrinya itu bangun.


"Hujan … hujan! Bocor, Bun!" teriak Alin dan terbangun sambil mengelap mukanya yang basah.


    Raihan menahan tawanya melihat tingkah istri kecilnya itu. Ini pertama kali dia melihat rambut Alin. Semalam kepalanya ditutup pakai bantal saat dia ingin memintanya pindah ke sofa. Alin terlihat menggemaskan dengan rambut panjang yang hitam dan tebal serta acak-acakan.


"Ahk! Kakak apa-apaan sih! Basahkan muka dan rambut aku," teriak Alin kesal.


"Cepat bangun! Kita sholat tahajud berjamaah," kata Raihan sambil menyimpan kembali gelas di atas nakas.


"Aku masih ngantuk. Bangunkan lagi pas subuh nanti," balas Alin dan kembali membaringkan tubuhnya.


"Eits, bangun. Tidak boleh ngelawan suami. Ayo, kita shalat!" Raihan menarik tangan Alin agar bangun.


"Ka~kak, aku masih ngantuk." Alin hendak membaringkan lagi tubuhnya.


"Bangun atau aku perkosa kamu?" bisik Raihan tepat di telinga Alin.


    Mata Alin langsung terbelalak. Dia memalingkan wajahnya dan melihat muka suaminya hanya beberapa centimeter darinya. Alin sesaat terhipnotis oleh ketampanan Raihan.


"Kyaaaak!" teriak Alin kencang.

__ADS_1


***


Bakat jahil Raihan akan terasah nih, jika terus sama Alin 😁😁. Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Tunggu kelanjutannya ya! Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan kepada aku dengan kirim Bunga, Kopi, dan Vote juga. Like dan Komentar juga untuk penyemangat aku 🤗🤗


__ADS_2