Duda Vs Anak Perawan

Duda Vs Anak Perawan
#Yusuf dan Asiah


__ADS_3

     Abah Taha memperhatikan Zulaikha sesaat karena pintu lift keburu terbuka dan sudah mencapai basement area parkir. Zulaikha pun pamit sama Hajar. Anehnya tanpa sungkan Zulaikha mencium tangan wanita paruh baya itu dan berpamitan.


"Anak yang baik dan cantik," gumam Hajar sambil melihat Zulaikha yang berlari bersama Yunus menuju mobil berwarna biru metalik milik Zulaikha.


"Apa gadis tadi bilang namanya Zulaikha?" tanya Abah Taha.


"Iya, namanya Zulaikha." Hajar menjawab dan dia jadi teringat sama Yusuf. Semalam dia juga menelepon seseorang yang bernama Zulaikha.


'Apa di kota banyak perempuan bernama Zulaikha?' pikir Hajar.


'Apa gadis itu yang di sukai oleh Yusuf saat ini?' Abah Taha bertanya dalam hatinya.


     Hajar dan yang lainnya berencana tinggal di tempat Yusuf selama dua hari dan besok akan pulang. Hari ini Mang Sholeh mengajak mereka untuk jalan-jalan keliling kota.


***


     Hari ini Yusuf sudah masuk kerja meski tangannya masih agak linu. Dia tidak mau terlalu lama bolos, meski Sarah sudah bilang untuk istirahat sampai sembuh benar.


     Saat masuk ke ruang kantor miliknya. Yusuf melewati tempat Bilqis dan terlihat kalau gadis itu menundukkan kepalanya. Dia merasa bersalah kepada gadis itu, tetapi untungnya keluarga Bilqis sendiri yang menolak dan Asiah juga memilih Zulaikha.


    Sudah banyak tugas yang menanti Yusuf. Dia langsung mengerjakan tumpukan berkas laporan itu. Meski waktu masih lumayan agak lama ke masuk jam kerja. Namun, Yusuf langsung mengerjakan tugasnya.


     Masuknya Yusuf ke kantor membuat Sarah senang, tetapi cemas juga. Takut malah memperburuk kondisi kesehatannya. 


"Kenapa kamu malah masuk kerja?" tanya Sarah.


"Aku teringat banyak tugas yang harus aku selesaikan sampai akhir bulan nanti," jawab Yusuf tanpa melihat ke arah Sarah.


"Seandainya kamu merasa lelah, langsung istirahat saja, ya!" titah Sarah.


"Ya," balas sang duda.


     Bilqis masuk ke dalam ruang Yusuf sambil mengantarkan laporan hasil kerjanya dia sempat dia perbaiki lagi. Dia tidak berani melihat wajah Yusuf. Ada rasa kecewa pada laki-laki yang pernah mengajukan diri sebagai calon suaminya. Padahal dia sangat berharap kalau atasannya itu bisa menjadi suaminya. 


"Terima kasih," kata Yusuf sambil tersenyum tipis.


"A–Apa saya ... boleh bertanya sesuatu?" tanya Bilqis dengan ragu-ragu.


"Ya. Apa itu?" tanya Ayahnya Asiah itu. Kini perhatiannya berpusat kepada bawahannya.


"Apa benar Pak Yusuf dulu menyukai saya? tanya Bilqis dengan menahan rasa malu karena dia yakin kalau dulu duda beranak satu ini bilang menyukainya.

__ADS_1


     Yusuf agak terkejut saat mendengar pertanyaan dari Bilqis barusan. Dulu memang dia menyukai sosok gadis berhijab ini. Mengingatkan kepada mendiang istrinya.


"Ya. Karena kamu gadis yang baik dan begitu menyayangi Asiah," jawab Yusuf.


"Apa karena saya baik, Anda jadi menyukai saya? Apa suka Anda itu hanya suka sesama saudara bukan suka terhadap lawan jenis?" Bilqis merasa sakit hatinya saat bicara ini.


     Mendengar kata-kata Bilqis barusan membuat Yusuf kembali berpikir. Rasa sukanya terhadap Bilqis itu karena gadis ini mirip Aisha. Jadi, yang disukai oleh Yusuf itu adalah mendiang istrinya. Bukan diri Bilqis itu sendiri.


"Maafkan aku. Mungkin rasa itu masih dalam tahap kekaguman aku kepadamu. Karena kamu itu gadis baik dan tipe ideal para lelaki yang mengharapkan memiliki seorang istri yang lemah lembut dan pengertian," balas Yusuf dengan nada lemah.


"Jadi, sejak awal Anda tidak pernah menyukai sebagai seorang wanita 'kan?" 


"Maafkan aku," jawab sang Duda.


"Bagaimana dengan Zulaikha?" tanya Bilqis penasaran.


"Kenapa kamu tanya tentang Zulaikha? Aku rasa itu tidak ada hubungannya dengan kamu." Yusuf tidak mau perasaannya menyukai gadis SMA terbongkar.


"Maaf aku sudah bersikap lancang. Seharusnya aku tidak boleh menanyakannya," ucap Bilqis lalu pergi dari sana.


     Akibat kejadian ini Bilqis menjaga jarak dengan Yusuf. Bahkan makan siang pun dia pergi dengan teman-teman sekantornya. Biasanya dia ikut dengan Yusuf ke sekolah Asiah.


***


"Biasanya kalau orang yang saling mencintai akan menikah. Tapi ada juga yang menikah karena dijodohkan. Padahal mereka tidak saling menyukai. Atau ada juga menikah karena terpaksa. Kenapa memangnya?" Rayyan penasaran kenapa Asiah sampai menanyakan hal ini.


"Kemarin aku dengar Nenek menanyakan wanita yang Ayah sukai. Berarti nanti Ayah akan menikah dengan wanita itu," jawab Asiah.


"Ayah kamu itu suka sama Bu Bilqis 'kan? Kata kamu Ayah kamu mau menjadikan Bu Bilqis sebagai istrinya," ucap Raihan yang duduk di dekat mereka.


"Bukannya kamu tidak ingin Mama Zulaikha pergi jauh dari kamu. Berarti dia harus menjadi istri, Ayah kamu." Rayyan memberikan solusi.


"Kemarin saat di rumah sakit. Ayah bertanya, 'apa aku ingin Bu Bilqis menjadi pengganti Bunda?' lalu aku bilang kalau aku nggak mau kehilangan Mama Zulaikha."


"Kalau begitu suruh Ayah kamu untuk menikahi Mama Zulaikha. Agar dia tidak pergi dari kamu," lanjut Rayyan.


"Iya. Jangan sampai Mama Zulaikha pergi dengan laki-laki lain," kata Raihan memprovokasi.


***


     Keceriaan anak-anak di sekolah Asiah sudah kembali seperti semula. Akibat kejadian kemarin. Kini penjagaan di perketat. Bahkan area ke kelas tempat anak-anak berkeliaran dilarang dimasuki oleh orang yang tidak berkepentingan. Yusuf pun tidak bisa masuk ke kelas Asiah. Jadi, dia hanya menunggu sampai salah seorang guru membawa Asiah untuk menemuinya.

__ADS_1


"Ayah kok sendirian, mana Bu Bilqis?" tanya Asiah.


"Bu Bilqis sudah makan siang bersama teman-teman di kantor," jawab Yusuf.


"Ayah tahu nggak Mama Zulaikha bilang sama Asiah kemarin. Kalau dia itu akan pergi, jika Ayah dan Asiah sudah tidak mengizinkan dia dekat-dekat lagi.


"Asiah tidak mau kalau sampai Mama Zulaikha, pergi dari kita.


"Lalu kata si Kembar agar Mama Zulaikha tidak bisa pergi dari kita, Ayah harus menikah dengan Mama Zulaikha. Apa Ayah mau menikahi Mama Zulaikha agar dia tidak bisa pergi?" 


     Asiah bicara sangat panjang sampai membuat Yusuf terperangah. Ada rasa geli membayangkan anak-anak itu membicarakan masalah pernikahan.


"Apa yakin Asiah mau Mama Zulaikha menjadi istri Ayah?" tanya Yusuf sambil menahan tawanya.


"Iya. Ayah menikah saja dengan Mama Zulaikha, kalau Ayah suka. Tapi ... tapi, jika Ayah tidak suka sama Mama Zulaikha. Aku tidak boleh memaksa." Asiah memasang wajah sendu.


"Tapi, Mama Zulaikha itu masih sekolah harus menunggu sampai dia selesai sekolah dulu," ucap Yusuf.


"Kalau Mama Zulaikha di bawa pergi oleh Kak Yunus, bagaimana?" tanya Asiah dan membuat Yusuf terkejut dan kalang kabut.


***


Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Tunggu kelanjutannya ya! Jangan lupa untuk selalu klik like, komentar, favorit, hadiah, dan Vote-nya juga ya. Dukung aku terus. Terima kasih.


Sambil menunggu si Zul up bab selanjutnya. Baca juga nih karya teman aku. Yang suka genre komedi, cus ke karyanya ya!


Blurb:


🚨 Area dewasa, bocil jangan coba-coba ngintip bahaya 🤣. Yang suka romantis, baper, komedi yuk mampir di anak ke 3 emak online ini.


🚦Mafia story, (Karya ini sesoan 2 Kehidupan kedua sang putri)


"Lepaskan aku Ken, cari pasangan yang seusiamu, kau masih muda!" Teriak Angelina Aya M.A.


"Tidak semudah itu wahai wanita! Saat kau menyetujui dokumen pernikahan kita, artinya kau hanya milikku, istriku! Meski harus kupatahkan kaki indahmu, aku tak keberatan. Karena aku sangat mencintaimu!"


Angelina Aya M.A melakukan hal yang konyol dengan mencari suami bayaran untuk memuluskan aksi membalas dendam pada mantan calon tunangannya.


Sayang Jaguar Kendrick Taksa Wu yang berusia 18 th sangat mencintai dan tidak mau melepas Aya. Akankah pernikahan mereka akan bertahan setelah Aya tau jika suaminya lebih muda 7 tahun darinya?


__ADS_1


__ADS_2