
Selama 1 Minggu ini William menahan diri untuk tidak cepat-cepat datang ke Indonesia. Apalagi hal yang membuatnya marah adalah Bilqis tidak memberi tahu dirinya kalau dia kembali menjalin hubungan dengan ibu tirinya. William merasa kalau ibu tirinya itu mau memanfaatkan lagi kebaikan hati Bilqis. Setelah seharian dia bekerja keras menyelesaikan pekerjaannya, agar dia bisa berangkat malam ini juga ke Indonesia.
Seperti biasa Asma menjadi mata-mata William. Dia bilang kalau Ibu tirinya Bilqis datang dan gadis lugu itu pun kasihan padanya. Asma menceritakan semua yang diceritakan oleh Bilqis sendiri, kepada William.
Selain informasi yang di dapat dari Asma. Diam-diam William menjadi stalker pada Zakaria dan Bilqis pakai akun bodong. Ternyata mereka berdua semakin dekat bahkan dengan ibu-ibu mereka juga.
Perjalanan yang ditempuh hampir sehari semalam, tidak membuat William memundurkan jadwal pertemuannya dengan Bilqis. Dia langsung ke tempat pertemuan dengan Bilqis, begitu sampai bandara. Betapa dia sangat menantikan hari ini.
William berdiri di sebuah cafe milik Bintang. Dia sudah meminta padanya untuk mendekorasi ruangan lantai dua dengan indah. Para menantu keluarga Khalid itu dengan semangat menjalankan keinginan sang Kakek.
Ada satu meja dengan dua kursi, lampu hias dan bunga mendominasi isi ruangan itu. William pun duduk dan melihat jam di pergelangan tangannya. Masih ada waktu 13 menit lagi ke jam pertemuan dengan gadis berhijab itu.
***
Beberapa jam sebelum kedatangan William ke Indonesia ….
Wajah Bilqis terlihat cerah sepanjang hari ini. Di mana hari ini adalah hari yang dia tunggu-tunggu selama 6 tahun ini. Dia dapat bocoran dari Mentari kalau William akan memberinya sebuah kejutan. Bahkan dia juga tahu kalau pujaan hatinya itu meminta mantan istri dan buyutnya untuk mendekorasi lantai 2 cafe yang didirikan oleh Cantika itu, secantik mungkin.
__ADS_1
Matanya sering sekali melirik jam dinding di ruang kerjanya atau jam tangan bahkan waktu di handphonenya. Jantung dia selalu merasa berdebar-debar jika dia membayangkan akan pertemuan mereka ini.
"Bilqis handphone kamu berbunyi tuh," kata Asma sambil menunjuk handphone keluaran terbaru yang harganya mahal pemberian William lagi 1 bulan yang lalu. Sebelum mereka memutuskan untuk menjaga jarak agar hati mereka merasa yakin akan perasaan William.
Bilqis pun melihat ada nama ibu tirinya di sana. Meski malas Bilqis pun menerima panggilan dari ibunya itu.
"Assalamu'alaikum, Bu. Ada apa?"
[Wa'alaikumsalam. Bilqis hari ini ibu sedang bermain bersama Bu Hafshah. Kita membuat bolu pandan kesukaan ibu.]
"Bagus lah, Bu. Kalau itu bisa membuat ibu senang."
"Iya"
***
Saat sore hari, Bilqis pulang bersama Zakaria ke rumahnya. Sebenarnya dia merasa ingin cepat-cepat pulang ke apartemen untuk mempersiapkan diri ingin tampil maksimal saat dia bertemu dengan sang pujaan hati.
__ADS_1
"Kalian sudah datang? Ayo, cepat masuk! Kita makan bersama dulu bolu pandan buatan Ibu," kata Hafshah saat kedua manusia yang berwajah lusuh berdiri di depan pintu.
Keempatnya pun menikmati bolu empuk seperti spons dan berwarna hijau. Bolu itu sudah habis setengahnya lebih. Mereka memakan itu sambil berbincang-bincang.
"Bu, sebaiknya kita pulang. Aku sudah ada janji mau bertemu dengan seseorang," kata Bilqis. Biasanya dia akan memesankan taksi online untuk Maria. Begitu juga untuk dirinya yang berbeda jurusan.
***
William berjalan mondar-mandir tidak tenang. Ini sudah lebih 1 jam lewat dari waktu perjanjian mereka. Jam di dinding sudah menunjukan pukul 22.13 tapi Bilqis belum juga datang.
"Bilqis kemana? Kenapa di telepon juga nggak di angkat?" William terus mencoba menghubungi gadis itu.
Kini hati dan pikiran William mulai diliputi kecemasan. Jam sudah menunjukkan pukul 23.00 Bilqis belum juga ada kabarnya.
"Aku akan tunggu sampai tengah malam pergantian waktu. Jika, tidak datang juga, berarti dia menganggap aku berharga lagi." William kembali duduk dan meminum air gelas ke 13.
***
__ADS_1
😱😱 Bilqis tidak datang ke tempat janjian!!! Ada apa dengannya? Tunggu kelanjutannya di bab berikutnya. Bagaimana kabar si BuMil yang lagi ngidam? Kira-kira dia ingin apa lagi, ya?😁😁😁. Jangan lupa untuk selalu kasih dukungan untuk aku dengan kirim Bunga, Kopi, dan Vote. Mumpung hari Senin nih 🥰🥰. Like dan Komentar juga untuk penyemangat aku 🤗🤗