Duda Vs Anak Perawan

Duda Vs Anak Perawan
BAB 114. Jejak Cinta Rania


__ADS_3

Teman-teman baca sampai selesai, ya. Lalu, kasih like dan komentar. Semoga hari ini kalian bahagia selalu.


***


Bab 114


     Perasaan Rain saat ini sedang sangat bahagia. Dia akhirnya bisa meyakinkan agar Rania mau kuliah di Indonesia. Hari ini adalah hari terakhir ujian yang di ikuti oleh Rania. Rencananya malam ini mereka akan makan malam bersama.


"Si Bos sekarang suka senyum-senyum sendiri," kata sang asisten ketika membawakan banyak dokumen dan meletakannya di atas meja.


"Kamu menggangu saja," ujar Rain menatap kesal pada Adnan.


"Kayaknya akan ada Rain junior sebentar lagi," balas Adnan sambil tersenyum jahil.


"Sok tahu kamu," balas Rain sambil membuka dikomentari yang tadi dibawakan oleh asistennya.


"Si Tuan Putri ternyata ganas juga, ya. Jika, sedang berada di atas ranjang," ucap Adnan dan membuat Rain menghentikan gerak tangannya yang hendak menandatangani dokumen itu.


"Kamu ngomong jangan seenaknya," tukas Rain.


"Bukti yang tertinggal di leher terlalu sangat jelas, Bos. Dari sini saja, aku bisa melihatnya. Ada dua, lagi," kata Adnan sambil menunjuk lehernya sendiri.


     Rain pun mengambil handphone miliknya lalu melihatnya lewat kamera depan. Dia bisa melihat ada jejak peninggalan Rania tadi pagi di leher bagian belakang telinga dan satu lagi agak lebih belakang. 

__ADS_1


      Padahal tadi Rain sudah menutupi yang terlihat olehnya. Permainan setelah subuh tadi memang agak lama, bahkan Rania hampir masuk kesiangan. Belakangan ini Rania sangat agresif dan selalu memulai duluan menggoda dirinya.


"Kamu iri?" tanya Rain sambil menyentuh jejak cinta dari istrinya.


"Hei, jadi kalian sudah ke tahap itu?" tanya Adnan dengan raut wajah yang tak percaya.


"Berisik. Sana pergi!" balas Rain menahan malu.


"Oh, pantas si Bos Tampan sering terlihat bahagia belakangan ini. Ternyata sering dikasih madu oleh si Tuan Putri," kata Adnan sambil berlari ke arah pintu, saat Rain sudah siap-siap akan melemparkan mainan karet miliknya.


***


     Murid-murid SMA di sekolahan Rania sedang merayakan hari selesainya ujian akhir semester. Mereka tinggal menunggu kelulusan dan mengurus keperluan ujian masuk universitas.


"Ya, aku akan tinggal bersama papa Angkasa dan Mama Paris," jawab Chelsea.


"Aku juga mau kuliah di Amerika tadinya, tapi belakangan ini aku jadi ingin kuliah di Eropa. Untungnya Kak Ian mau mengikuti keinginan aku," ujar Alin sebelum memasukan baso ke mulutnya.


"Jadinya kita bertiga, berpencar, ya?" Rania merasa sedih karena akan berpisah dengan kedua sahabatnya.


"Tiap hari kita bisa video call atau pas liburan kita berkumpul bersama," kata Chelsea.


"Hei, Chelsea. Apa kamu merasa ada yang aneh dengan guru bahasa Inggris itu?" tanya Rania sambil berbisik.

__ADS_1


"Mister Andreas?" tanya Chelsea balik.


"Iya, aku merasa kalau dia itu sering memperhatikan kita," balas Rania.


"Itu karena Mister Andreas suka sama Chelsea," ucap Alin.


"Darimana kamu tahu itu?" tanya Rania dan Chelsea bersamaan.


"Aku pernah tanya langsung pada orangnya," jawab Alin jujur dan itu membuat kedua sahabatnya mengaga tidak percaya.


"Beneran kamu sudah tanya begitu?" tanya Chelsea untuk lebih meyakinkan.


"Iya, karena dia itu suka sekali melihat ke arah meja kita. Lalu, aku tanya sama dia, 'Mister suka sama aku? Kok, senang sekali menatap ke arah aku?' aku tanya begitu. Lalu, dia menjawab, 'Aku suka sama Miss Chelsea,' begitu jawabnya," ujar Alinenjawab pertanyaan dari Chelsea.


"Wah, aku jadi takut," kata Chelsea.


"Eits, aku lalu bilang lagi padanya, 'Jangan coba-coba menggoda Chelsea karena dia sudah punya calon suami, yaitu Kak Mega,' begitu kata aku."


"Alin pinter!" Rania bertepuk tangan sambil tersenyum.


     Chelsea sebenarnya tahu kalau guru itu sering memperhatikan dirinya. Bahkan dia sudah mengatakan hal itu kepada orang tua asuh dan kekasihnya. Maka, Ghazali memerintahkan salah seorang pasukan khusus untuk mengawasi Chelsea secara diam-diam. Ternyata memang ada orang yang sering membuntuti dan mengawasi Chelsea secara diam-diam.


***

__ADS_1


Siapa yang selalu membuntuti Chelsea? Siapakah Mister Andreas itu? Tunggu kelanjutannya, ya.


__ADS_2