
Seperti biasa Bilqis bekerja dengan sungguh-sungguh. Dia tidak suka kalau sedang bekerja terlalu banyak bicara. Begitu juga dengan Asma sehingga mereka bisa berteman dengan akrab.
"Eh, sudah waktunya makan siang," kata Asma mengingatkan Bilqis.
"Aduh, tidak terasa waktu sangat cepat bergulir." Bilqis membereskan mejanya. Handphone bermerk miliknya pun dia masukan ke dalam tasnya.
"Waw, kamu punya handphone keluaran terbaru?" tanya Asma saat melihat Bilqis memegang handphone itu.
"Pemberian seseorang yang baik hati," jawab Bilqis dengan senyum simpulnya.
"Jangan-jangan dia suka sama kamu?" Asma menggoda Bilqis dengan alis yang di naik turunkan.
"Apaan, sih! Dia itu cuma kasihan sama aku yang sudah terusir dari rumah aku sendiri dengan tidak membawa apapun," balas Bilqis.
"Hei, laki-laki itu baik sama perempuan pasti ada apa-apa. Nggak mungkin dia baik tanpa mengharapkan imbalan apapun," ujar Asma dan membuat Bilqis terdiam.
'Apa Mister suka sama aku?' tanya Bilqis dalam hati.
***
"Kita makan di restoran Nusantara, yuk! Aku dapat voucher diskon lumayan gede. Apalagi masakan di sana sangat enak-enak. Yuk, ah!" Ajak Asma kepada Bilqis.
"Aku sedang nggak punya uang. Kamu sendiri juga sudah tahu itu," balas Bilqis.
"Tenang, aku yang bayar." Asma menarik Bilqis ke parkiran dan mereka menaiki motor matic.
***
Saat Bilqis dan Asma sampai di sana. Mereka bertemu dengan Yusuf dan William.
"Assalamu'alaikum, Mister ... Pak Yusuf," sapa Bilqis sambil menunduk.
__ADS_1
"Wa'alaikumsalam." Kedua orang itu membalas salam Bilqis.
"Pak Yusuf?" Asma terkejut saat melihat ada mantan atasannya dulu.
"Iya, Asma. Apa kabar?" tanya Yusuf.
"Alhamdulillah, baik. Pak Yusuf makin ganteng aja! Padahal baru beberapa hari tidak bertemu," kata Asma sambil tersenyum jahil.
"Alhamdulillah, aku merasa tersanjung," balas Yusuf.
"Kalau istrimu ada di sini. Kira-kira dia akan marah nggak?" tanya William dengan tawa menggoda si pengantin baru.
"Pastinya dia akan marah. Tadi pagi-pagi saja sudah kasih warning!" jawab Yusuf dengan senyum simpulnya.
Kedua lelaki itu pun tertawa.
"Istri? Pak Yusuf sudah menikah lagi?" tanya Asma penasaran.
"Ya, aku baru menikah beberapa hari yang lalu. Untuk resepsi Ini Sya Allah bulan depan," jawab Yusuf.
Bagai di hantam godam, perasaan Bilqis saat ini. Dia merasa hatinya sangat sakit.
'Jangan bagus! Jangan nangis!' kata yang selalu jadi mantra Bilqis akhir-akhir ini.
"Wah, selamat ya, Pak! Ngomong-ngomong siapa istri baru Pak Yusuf, apa aku mengenalnya?" tanya Asma lagi dengan nada penasaran.
"Hm, aku tidak tahu kamu kenal atau enggak sama istriku. Kalau Bilqis, pasti dia tahu orangnya," kata Yusuf.
"S–Siapa, Pak?" tanya Bilqis dengan suara agak bergetar.
"Zulaikha," jawab Yusuf singkat.
__ADS_1
"Pak ... bukannya Zulaikha itu ...." Bilqis sungguh tak menentu perasaannya sekarang ini. Laki-laki yang di cintanya kini sudah menikah dengan anak remaja. Bahkan belum lulus sekolah.
"Kamu kenal di mana dengan istrinya Pak Yusuf?" tanya Asma pada Bilqis. Jiwa penasarannya sedang bergejolak.
"Sebaiknya kita cari meja. Jangan sampai kita kehabisan waktu istirahat hanya untuk mengobrol saja," kata Bilqis sambil menarik tangan Asam.
"Berhenti!" titah William pada dua gadis itu.
"Kalian makan di sini saja bersama kita. Aku sudah pesan makanan yang banyak," lanjut William.
"Maksudnya, Anda mentraktir kita?" tanya Asma sambil menunjuk dirinya dan Bilqis.
"Ya. Aku traktir kalian," jawab William.
***
Raihan berlari masuk ke dalam rumah begitu turun dari mobil. Dia berlari mencari kembarannya.
"Raya ... Raya! Gawat ... gawat!" teriaknya.
Mentari yang sedang berada di sana dibuat heran oleh tingkah putra sulungnya. Sementara itu, Rayyan asik memainkan game. Dia tidak mempedulikan teriakan kembarannya.
"Kamu itu aku cari-cari malah diam di sini!" Raihan mencubit pipi saudaranya.
"Ada apa?" tanya Rayyan dengan nada malas.
"Gawat. Asiah pindah sekolah!" teriak Raihan.
***
Bagaimana reaksi Raya, ya? Bagaimana sikap Bilqis pada Yusuf setelah tahu dia sudah menikah? Tunggu kelanjutannya ya! Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan kepada aku dengan kasih Bunga, Kopi, dan Vote juga. Beri semangat pada aku juga dengan Like dan Komentar. 🤗🤗🤗🤗
__ADS_1