Suamiku Seorang Raja

Suamiku Seorang Raja
Kawan Lama Louis


__ADS_3

"Raja, kasus ini sampai ke telinga para anggota parlemen!" Antony menunjukkan wajah paniknya.


"Aku sudah menduganya," jawab sang Raja.


"Mereka mempertanyakan status Nona Eli yang berada di istana. Jika sampai mereka memperkarakan keberadaan Nona Eli, maka keberadaan bayi Kevin juga terancam," ujar Antony lagi.


"Hmmm, aku sudah menduganya," jawab Raja Gerald dengan kalimat yang sama.


"Bagaimana rencana anda kalau begitu, Yang Mulia?" tanya Antony.


"Kalau para anggota parlemen sudah tahu, jadi ... apa yang akan mereka lakukan?" Raja malah balik bertanya.


"Berdasarkan informasi yang hamba, semalam mereka mengadakan rapat tertutup yang hanya dihadiri oleh beberapa perdana menteri. Dalam rapat itu, mereka mencurigai Yang Mulia menyembunyikan hasil penelitian milik Louis."


"Kurang ajar!" Sang Raja merasa geram. "Lalu apa lagi?"


"Mereka berniat membongkar keberadaan Nona Eliana kepada rakyat, dan meminta petisi dari rakyat."


"Petisi? Untuk apa?"


"Petisi untuk menentukan hukuman pada Nona Eliana."

__ADS_1


"Kurang ajar!"


Raja Gerald merasa kesal dibuatnya. Para anggota parlemen sendiri sebenarnya masih paman dari Raja Gerald dari garis keturunan ayahnya.


Mereka sebenarnya banyak tidak setuju saat Raja Gerald diangkat menjadi pemimpin. Mereka memberontak dan memiliki rencana untuk menggulingkan Raja Gerald diam-diam.


Bahkan saat masih kepemimpinan mendiang Raja Raisilian VI yakni Raja Gerry, mereka sempat membahas penghapusan sistem monarki pada Raisilian, sehingga Raisilian akan murni menjadi negara Parlementer, yang dipimpin oleh seorang Perdana Menteri.


Tapi karena Raja Gerry selalu memberi kepuasan pelayanan pada rakyat-rakyatnya, maka banyak menentang hal tersebut. Hingga satu kesalahan dari mendiang kakaknya yang selalu diungkit-ungkit bahkan hingga sekarang, yakni Raja Gerry menikahi orang biasa untuk menjadi pasangan hidupnya.


Para anggota parlemen menolak Ratu dari kalangan rakyat jelata. Sehingga terpaksa Raja Gerry menyembunyikan keberadaan Elsa, yang seharusnya menjadi Ratu di Raisilian.


Apa jadinya sekarang jika mereka mengetahui keberadaan bayi Kevin di istana?


Beberapa waktu kemudian, Antony kembali mendekat dan mengatakan sesuatu pada Raja Gerald.


"Yang Mulia, Menteri sumber daya ingin menghadap."


"Ada apa? Masuk saja!" Yang Mulia Raja memberi perintah.


Setelah Raja Gerald berkata demikian, datanglah dua orang pria paruh baya.

__ADS_1


Alis Raja Gerald mengerut. "Bukankah hanya menteri sumber daya saja yang ingin bertemu?" tanya sang Raja tanpa basa-basi.


"Mohon maaf atas kelancangan kami, Yang Mulia. Namun, ini adalah hal penting terkait penemuan Louis," jelas salah seorang dengan jas hitamnya.


"Apa penelitian Louis mulai sekarang juga ada di job desk-mu, Pak Menteri?" tanya sang Raja.


"Memang pada awalnya tidak ada, Yang Mulia. Namun karena hasil penelitian tersebut merupakan lokasi penambangan sumber daya, maka hamba tidak bisa tinggal diam, Yang Mulia," jawab sang menteri.


"Tapi sebelumnya, perkenalkan, ini adalah tuan Dave. Beliau merupakan salah satu teman dari mendiang Louis, dia adalah seorang teknisi." imbuhnya seraya mempersilakan pada pria di sampingnya untuk memberi salam pada Raja Gerald.


"Salam kenal dan salam hormat dari hamba, Yang Mulia," ucap pria bernama Dave sambil membungkuk.


"Hormatmu kuterima."


"Hamba dulu sempat mengikuti penelitian saat membuat peralatan tambang bersama Louis."


"Apa aku bisa memercayaimu?" tanya Raja Gerald memicingkan mata.


"Tentu, Yang Mulia. Bahkan Joseph, sang kepala laboratorium pun mengetahui kedekatan saya dengan mendiang Louis."


*

__ADS_1


Hayo, menteri sumber daya ini jahat nggak, ya?Apa kalian bisa percaya sama Dave? Komen ya!


__ADS_2