Suamiku Seorang Raja

Suamiku Seorang Raja
Setelah Kematian Putri Emilda


__ADS_3

Raja Jeremy murka mendengar kematian anak emasnya, Putri Emilda. Tapi kemurkaan raja Jeremy tak sebanding dengan rasa murka dan dendam dalam hati selir sofi.


Dia mengabdikan dirinya menjadi selir raja Jeremy demi membahagiakan anaknya. Setidaknya, anaknya mendapatkan fasilitas duniawi dan juga harta yang cukup. Dirinya rela dihina, direndahkan bahkan tak dianggap oleh sang ibu suri di Noirland demi anaknya, Putri Emilda.


Perjuangannya membawa putri Emilda dari rumahnya di pinggiran kota hingga ke istana bukanlah hal yang mudah. Dia melakukan segala cara, tak peduli baik buruknya, tak peduli siapa saja yang telah dirugikannya, yang penting dia bisa mencapai tujuan utamanya. Yakni menjadikan Emilda anaknya, dilantik secara resmi sebagai seorang putri.


Selir Sofi mencoba bersabar kala raja Jeremy sudah terlihat bosan dan tak mencintainya lagi. Dirinya tau jika sang raja sering tidur dengan wanita bayarannya.


Selir Sofi sengaja tak menyebarkan skandal sang raja dengan wanita lain pada publik maupun warga istana lainnya, seperti pada ibu suri dan ratu.


Hal tersebut sengaja ia lakukan agar ia tak kehilangan harga diri, terutama di depan sang ratu dan ibu suri. Dia sering memanasi jika sang raja lebih mencintainya daripada mencinta istri pertamanya, sang ratu. Dia juga menunjukkan jika sang raja setiap malam selalu tidur bersamanya, padahal tidak, sang raja suka tidur bersama wanita panggilannya dan itu bukan selir Sofi.


Bahkan sang selir pun tega memasukkan obat yang dapat menghambat kesuburan sang raja. Ia sengaja lakukan hal itu agar raja Jeremy tak punya keturunan lagi setelah putri Estelle. Dirinya takut, jika sang raja mendapat anak dari wanita panggilannya, maka wanita itu akan dinikahi dan tinggal di istana bersamanya, seperti yang terjadi pada ia dahulu.

__ADS_1


Segala cara yang telah disiapkan selir Sofi kini hancur total. Ia ingin suatu saat nanti, Emilda menjadi ratu di Noirland. Akhirnya kegagalan ini berujung pada rasa amarah dan rasa kecewa yang tak terbendung.


"Racun ini akan membunuhmu secara perlahan, dan kau akan mengalami proses kematian yang menyakitkan dan sangat panjang," gumam sang selir seraya mencampurkan racun tersebut. Ia berencana membunuh sang raja yang telah menjerumuskan anaknya.


Lalu pada akhirnya, kematian sang raja pun didengar oleh semua pihak. Hingga ratu Allura yang sedang berada di Raisilian pun jatuh sakit.


Namun, raja Jeremy mati meninggalkan janji. Janji yang belum ditepati, janji yang menjelma menjadi hutang dan tak boleh diingkari.


Seseorang tersebut datang secara diam-diam dan menagih janji.


Malam yang sepi di Raisilian. Rasa berkabung menyelimuti hati putri Estelle. Sebenci-bencinya pada raja Jeremy, sang putri sangat menyayangi ayahnya itu. Tentu saja, rasa kehilangan itu akan selalu hadir dalam hatinya.


Seharian ia menunggui ibunya yang masih belum pulih, beruntung ada Eliana dan para dayang yang membantunya.

__ADS_1


Kini ia sudah mulai mengantuk dan ingin beristirahat. Begitu pula dengan Eliana yang sudah pergi dari kamar ratu Allura sejak tadi.


"Bu, aku ... mau kembali ke kamar dulu ya," pamit sang putri.


Ratu Allura menatap putrinya dengan sayu.


"Ada dayang dan juga pengawal yang akan menemani ibu di sini," lanjutnya.


"Pergilah," jawab ratu Allura dengan suara yang lemas.


Putri Estelle pun pamit dan keluar dari kamar ibunya.


Satu langkah, dua langkah, sang putri berjalan di lorong istana.

__ADS_1


Ia merasa mendengar langkah kaki cukup pelan di belakangnya.


Putri Estelle pun menoleh, dan .... "Tolong ...! To--"


__ADS_2