
"Mari dilanjut, Yang Mulia," ajak tuan Luffy.
"Ada hal lain yang ingin Yang Mulia katakan pada kami? Kami ingin tahu sekali bagaimana kabar Manda?" ucap Nyonya Jannet merasa bersedih. "Kami merasa bersalah," ujarnya lagi.
Suasana ruangan tersebut tiba-tiba saja terasa menjadi lebih haru semenjak nama Manda disebut.
"Baik, Tapi ... sebelum itu, bisakah kalian bercerita mengenai kenapa kalian bisa ada di penjara Noirland?" tanya sang ratu sangat penasaran.
Tuan Luffy menghela napas panjang, dia memasang wajah sayu sambil menatap istrinya.
"Jadi begini, Yang Mulia ...." Tuan Luffy pun memulai cerita pilunya yang panjang dan menimpa dirinya dan keluarga. Tak pernah ada dalam cita-citanya berada di posisi sesulit itu.
Keluarga Tuan Luffy dulunya merupakan seorang bangsawan, namun tiba-tiba saja putri sulungnya mengabari jika dirinya ditugaskan untuk menjadi tim peneliti rahasia di Raisilian. Hanya kedua orang tuanya yang diberitahu, yang lain tidak.
Tujuan Manda memberitahu hal tersebut adalah supaya orang tuanya tak khawatir jika Manda jarang pulang. Bekerja menjadi tim peneliti rahasia memang membutuhkan waktu yang panjang untuk bekerja di bawah atap laboratorium. Manda juga memberitahukan mengenai identitas barunya yang akan disebut sebagai Elsa.
__ADS_1
Namun, suatu ketika beberapa petinggi kerajaan memanggil mereka. Alasannya karena ada pelanggaran pajak yang dilakukan oleh usaha dagang milik tuan Luffy. Tuan Luffy dibawa ke kantor kementerian keuangan, yakni kantor Menteri Garfield.
Di sana tuan Luffy diinterogasi akan sesuatu yang tak masuk akal karena tuan Luffy sendiri tak merasa melakukan pelanggaran pajak seperti yang dituduhkan.
Tiba-tiba saja dia dibawa ke Noirland, di Noirland dia dipertemukan dengan anak-istrinya yang telah disandra terlebih dahulu.
Entah bagaimana awalnya, Tuan Luffy sudah tak mengerti lagi, mereka dikurung di sebuah penjara.
Lalu ada Manda yang juga diseret di hadapan mereka.
"Lepaskan, anakku!" teriak tuan Luffy waktu itu.
"Saat itu, saya benar-benar tidak tahu lagi, Yang Mulia. Saya merasa kesalahan saya sangat besar sehingga harus melibatkan keluarga saya," sesal tuan Luffy.
"Raja Jeremy juga mengancam Manda, jika mereka akan membunuh kami. Dia berjanji pada Manda untuk membiarkan kami hidup asal dia menuruti keinginan sang raja," ujar nyonya Jannet yang ikut menimpali sambil berderai air mata.
__ADS_1
Raja Gerald mengangguk-anggukkan kepalanya. "Memangnya apa yang diminta oleh sang raja dari Noirland itu?"
Tuan Luffy dan istrinya serempak menggeleng-gelengkan kepalanya. "Kami tidak tahu, itu apa."
"Apa ini ada kaitannya dengan tambang?" tanya Raja Gerald pada istrinya.
"Bukan!" ucap Eliana tegas. "Tapi ini berkaitan dengan kematian raja Gerry."
Semuanya tercengang mendengar pernyataan Eliana.
"Apa maksudnya, Yang Mulia Ratu?"
Raja Gerald yang mengerti maksud istrinya langsung menjawab. "Ada kemungkinan, Manda-lah yang membunuh Kakakku."
*
__ADS_1
Guys! Maaf ya, kemaren otak aku macet. Mana bocah seharian minta ditemenin naik odong-odong. Bapaknya ogah! Ya kali, bapa-bapa bekumis naik odong-odong. Akhirnya, karena mamak yang wajahnya masih imut manjalita cabelita inilah yang mengalah menemani si bocah. Katanya, masih pantes naik komedi putar sekalipun -_-
Oh iya, part sebelumnya aku salah up, sehingga up nya dobel. Sekarang udah diperbaiki bisa kalian cek.