Suamiku Seorang Raja

Suamiku Seorang Raja
Taman Lilac


__ADS_3

"Dokter, dokter ...!" panggil Ibu Suri pada dokter Arabelle yang sedang lewat di koridor istana. Ternyata, wanita paruh baya itu sengaja mencegat lewatnya sang dokter.


"Ah, Yang Mulia Ibu Suri," balas dokter Arabelle dengan Konselor Ammy. Keduanya membungkukkan badan untuk memberi hormat pada wanita paruh baya tersebut.


"Kemarilah, ayo kita minum teh di taman favoritku!" ajak Paula pada kedua perempuan itu.


Ketiganya pun menuju ke taman istana yang sangat cantik di sebelah barat. Taman ini tidak terlihat jika sedang dalam perjalanan menuju ke istana, karena ini adalah taman khusus yang hanya dimasuki oleh orang-orang tertentu.


"Taman Lilac P&G"


Merupakan taman yang dibangun oleh Yang Mulia Raja Raisilian ke V, Raja Gabriel. Sang Raja mengkhususkan taman Lilac P&G ini, untuk sang Ratu tercinta yakni Ratu Paula.


Bunga Lilac yang melambangkan cinta pertama, merupakan perwujudan dari hubungan Ratu Paula dan Raja Gabriel yang dirajut sebagai cinta pertama dan berakhir pada pelaminan hingga membawa mereka menjadi sepasang suami istri nomor satu di Raisilian.


Sementara itu P&G merupakan singkatan dari Paula dan Gabriel.


Diiringi para dayang-dayang pribadi Ratu Paula, mereka bertiga menuju ke sebuah kursi taman yang dinaungi oleh gazebo putih sederhana namun elegan.


"Yang Mulia Ibu Suri, sungguh suatu kehormatan kami diundang kemari. Taman Lilac P dan G, yang keindahannya selama ini hanya kami dengar dan lihat di media masa saja," puji dokter Arabelle saat ia melihat taman lilac yang indah.


"Ini sungguh lebih indah dari yang sering kita lihat," sambung konselor Ammy.


"Terima kasih, ini juga semua berkat para tukang kebun dan ahli flora yang bekerja sama untuk merawatnya. Tanpa mereka, taman ini tidak menjadi cantik seperti yang kalian lihat," balas Ibu Suri dengan kebijaksanaan khas seorang ratu yang masih melekat pada dirinya.

__ADS_1


"Nona Arabelle, Nona Ammy, bagaimana dengan permintaan yang saya sampaikan melalui dayang saya?" tanya ibu suri langsung pada permasalahan.


"Tentang mendekatkan Nona Eli dengan Yang Mulia Raja?" tanya dokter Arabelle memastikan.


"Betul sekali."


"Berjalan lancar, ya kan, Ammy?"


Konselor Ammy pun mengangguk. "Kami selalu menyarankan agar Yang Mulia Raja memijat Nona Eli, dan Nona Eli harus bersedia. Kami katakan, semua itu demi bayi Kevin."


Mereka bertiga pun tertawa-tawa bersama.


Suara cangkir kaca yang bergetar di atas nampan pun terdengar. Seorang pelayan membawa sebuah teko berisi teh dan tiga buah cangkir, ia mendekat pada ketiga orang wanita yang sedang mengobrol.


Cuuuur


Suara teh yang dituang ke cangkir-cangkir terdengar menyela tawa mereka bertiga.


"Haha, apa itu benar?" tanya Paula.


"Itu benar, Yang Mulia," jawab konselor Ammy.


"Seandainya Gerald tahu, dia pasti akan sangat marah. Kalian harus simpan rahasia ini," ucap Paula lagi.

__ADS_1


"Semua rahasia kerajaan ini, aman pada kami. Bukan begitu Ammy?"


"Sangat benar, Dokter Ara!"


Paula tersenyum sambil menutup bibirnya. "Lalu, kapan kira-kira ASI dari Eli bisa diberikan pada Kevin?"


"Kami usahakan secepatnya. Tubuh Nona Eli memberi respon positif pada setiap rangsangan di program ini, sepertinya ini disebabkan oleh kedekatan antara Nona Eli dengan bayi Kevin yang terjalin dengan sangat baik," terang Dokter Arabelle.


Paula mengangguk-angguk.


Gabriel, anak Louis akan kuusahakan agar menjadi menantu kita. Semoga kau tidak marah lagi pada Louis. Kalian harus akur di alam sana.


*


Bersambung ...


Author Note:


Teman-teman, tau nggak asal kata dari Raisilian yang aku ambil untuk nama kerajaannya Gerald?


Coba dong kalian komen tebakan-tebakan kalian!


Episode selanjutnya, aku akan kasi tau alasannya.

__ADS_1


See you.


__ADS_2